
SMA PERMATA ABADI
Itulah nama yang terpampang jelas didepan gedung sekolah yang dituju oleh Lea dan Leo.
Di sana terlihat sudah banyak siswa siswi yang berlalu lalang apalagi anak kelas 10 akan mengikuti kegiatan MPLS, ada yang ketinggalan atribut nya, ada juga yang sibuk berfoto bersama entah kah sama teman baru atau dari sekolah sebelum nya.
Deru motor sport mengalihkan perhatian mereka yang tadinya sibuk dengan urusan masing-masing, sekarang teralihkan oleh kedatangan Leo dan Lea yang mengendarai motor sport milik Leo, ya siapa lagi masa' Lea, ngendarain sepeda aja jatoh mulu'.
Back to Cb
"AAA GANTENG BANGET KAYAK OPPA OPPA KOREA!"
" YA AMPUN KALAU ADA COGAN DI SEKOLAH MAH BETAH GW!"
"KYAA HATI MUNGIL GW MELEYOT LIAT COGAN!!"
"Ehh Bukannya itu Ketos yah?!"
"Iya, yang fotonya di IG sekolah kan, tapi kok dia bareng murid baru?!"
"Paling tuh murid baru CAPER!"
" Iya, sekalian PANSOS kali'!! "
Begitulah kira-kira teriakan dan cibiran siswi yang melihat mereka. Sesampai nya di parkiran Lea turun memberikan helmnya dan menunggu Leo memarkir kan kuda besinya itu.
"Bang, kok mereka ngelihatin kita gitu banget?!" Tanya Lea sambil menatap mereka yang melihat nya sinis sedangkan tatapan memuja untuk Abang nya itu yang menurut Lea sih biasa aja.
"Tanya ke mereka, jangan malah nanya ke Abang!" Ucap Leo yg sudah berdiri disamping Lea dengan gaya coolnya dengan memasang mimik muka sedatar tembok.
"Lagian mereka punya mata, jadi terserah mereka mau ngeliatin siapa" Lanjut Leo, yang membuat Lea mendengus sebal.
"Yaudah sih, orang Lea penasaran juga' jadi refleks aja gitu nanyanya"ucap Lea setelah mendengar jawaban kakaknya yang kelewat bener nya.
"Hm... Terserah, Abang mau ke ruang OSIS dulu, kamu mendingan cari teman sana!! dari pada berdiri terus disini kayak patung tengkorak" Ucap Leo dingin tapi nyelekit, lalu pergi begitu saja.
"Dih kayak cewek aja bilang nya terserah, trus gw disamain kayak patung tengkorak lagi, ngak nyadar apa mukanya abang aja datar kayak tembok rumah sikunti" cibir Lea sambil menatap kepergian Leo dengan memakai kata Lo-gw karena kalau didepan Leo udah dimarahin dah tuh.
Lea pun langsung masuk ke lapangan disekolah yang sudah banyak siswa siswi baru dengan Atribut syarat ikut MPLS, jadi nampak jelas mereka adalah pendatang baru sama juga dengan Lea.
"LEAAA!!" Teriak seorang siswi diantara banyaknya human dilapangan, Lea yang merasa terpanggil celingak-celinguk mencari asal suara ngelengking yang memanggil namanya itu dan akhirnya Lea menemukan apa yang ia cari matanya menyipit untuk mengetahui orang yang berlari kearahnya ternyata orang itu adalah sahabat nya saat ia SMP.
"SELLY!!" Teriak Lea tak kalah hebohnya, merekapun langsung berpelukan ala Teletubbies lalu berpegang tangan dan melompat lompat girang kayak film India.
"OMG Lo Lanjut SMA disini juga, oh astaga gw kira Lo Lanjut dibandung Sel!" Pekik Lea senang, ia kira sahabat One - One nya ini bakalan Lanjut sekolah dibandung karna Selly pernah bilang gitu, jadi hal itu Membuat Lea sedih semalaman sambil dengar lagu tentang sahabat dan makan cemilan yang banyak sebagai Obat Badmoodnya bagi Orang sejenis Lea. Dan sekarang dia menyesal telah membuang waktunya untuk bergaulau malam itu hanya untuk sahabat NO HAVE AKHLAKnya itu, padahal dia bisa maraton drakor sampai the end kan saat itu, Hiks ..**..
"Yaa, memang tapi ngk jadi, karna bokap gw ngk jadi ditugasin ke Bandung tapi tetap disini yaa gw sih ngikut aja" Ucap Selly dengan nada santuynya.
"Lo tuh ya, bener-bener temen ngk berperi ke sobatan ye, Kenapa ngk chat atau telfon gw sih kan gw jadi nethink karna gw pikir ngak akan ada lagi sobat yang care dan Aneh bin Ajaib kayak lo" cerocos Lea Dangan Dramatis.
"Yee.. Lo tuh yang Aneh bin ajaib bukan gw" Ucap Selly sambil menghadiahi Lea dengan Jitakan dikepalanya.
"Awss sakit tau" ucap Lea sambil mengusap usap kepalanya setelah mendapat hadiah jitakan dari Selly.
"Lebay Lo, Gw dah Pelan itu!" Hardik Selly.
"Apanya yang pelan, orang tenaga Lo kek Samson gitu" Pekik Lea tak terima.
"Dih ngak yah, sorry" ucap Selly sambil mengibaskan rambutnya kebelakang.
"Udah deh, nyesel gw galauin Lo, kembali sana Lo ke habitat asli Lo dibandung!!" ucap Lea karna sudah ada dilevel kesel, ia pun berjalan menuju tengah lapangan sambil ngedumel.
"Sok sok an ngusir gw, ntar ditinggal mewek lagi " dumel Selly menatap punggung Lea yg menjauh, lalu ia menyusul untuk ikut berkumpul ditengah lapangan.
Ya begitulah ke duo bestiean itu,kalau ngk ketemu ntar kangen Ampe nangis, kalau ketemu berantem Mulu' kek Masha and the bear aja ygy.
"Duh, panas banget sih" ucap Selly yg sejak tadi tak berhenti mengipasi dirinya dengan tangan nya.
"Iya, bener sel" ucap Lea sambil menghalau keringat dikeningnya.
Saat ini mereka sedang mendengarkan dakwah dari sang KEPSEK yg memberi kan sepatah kata sambutan untuk siswa siswi baru, tapi sampai puluhan menitpun belum terdengar nada ujung kalimat nya.
Sebenarnya mereka tak masalah jika mendengar kan lama, tapi kalau panas matahari nyaterik banget, bagaimana ngk tahan coba.
"Ck, gw dah skincare mahal mahal malah di jemur kek ikan kering gini lagi" Keluh Selly pelan agar tak terdengar oleh anggota OSIS yang berjaga di belakang barisan.
"Udah lah sell, ngeluh malah buang² tenaga tau ngk yang ada malah tambah gerah tau" ucap Lea karna ia sangat jengah dan kepanasan sekarang sedangkan teman seajaibnya yang berdiri disamping nya itu sudah dari tadi mengeluh sambil menatap kedepan dan berharap sepatah kata kepsek itu akan berakhir.
"Tumben lu bijak, biasa nya Lo ikut ngeluh juga" ucap Selly yg menghadap kedepan, Lalu melirik kesamping di mana Lea berdiri, matanya membulat saat melihat Lea yang mukanya sudah pucat.
"Lea, astaga Lo ngak papa?!" Tanya Selly khawatir.
"Hah, ngk kok gw ngk papa" jawab Lea pelan karna tubuh nya terasa lemas sekarang.
"Ngak papa gimana sih Lo?! Tuh liat, mukalo dah pucat gitu, mending kita ke UKS sekarang" ucap Selly kesal
"Gw ngk papa sel, gw cuman lupa pakai lip tint aja jadi keliatan pucat gini, Lo hadap depan aja sana!… tuh kakak OSIS dah liatin kita dari tadi" ucap Lea lemas, sambil melirik sedikit kearah belakang tempat berdirinya anggota OSIS.
"Tapi Lo serius ngk papa?!"tanya Selly.
"Iya Sel" ucap Lea jengah.
"Yaudah deh, tapi kasih tau gw kalau ada yg sakit supaya langsung gw antar ke UKS!"
"Iya iya bawel lu sel" hardik Lea walaupun dengan kondisi lemas, tapi pura² biasa aja supaya orang ² disekitar nya tidak khawatir.
"Dih, lu tuh yang keras kepala kalau dibilangin" ucap Selly jengah sambil menghadap keedepan kembali karna tamannya ini susah dikasih tau nya.
Sedangkan disisi lain Leo berada didepan barisan, dia berdiri di belakang kepsek. Karna Leo selaku Ketos jadi ia akan memberi sambutan kepada siswa siswi baru setelah kepala sekolah memberi Amanat.
POV LEO
Leo yang sedari tadi sibuk mencari keberadaan adiknya di antara ribuan orang dengan lirikan mata tanpa memperdulikan amanat dari kepala sekolah, hingga akhirnya dia menemukan nya tapi etss tunggu dulu,apa ini?! Dia melihat adiknya yg muka nya sudah pucat beda dari sebelumnya Yang membuat nya tiba-tiba merasa khawatir. Eh tunggu, sepertinya dia melupakan sesuatu, oh astaga dia lupa jika adiknya belum minum obat sehabis sarapan tadi.
'Sial, kenapa gw bisa lupa' batin Leo, mengumpati dirinya sendiri karna lupa tentang kondisi adik nya itu.
POV AUTHOR
Leo pun langsung menghampiri Lea tanpa memperdulikan panggilan mederator yang memanggil namanya untuk memberikan kata sambutan, dan tatapan para guru dan murid pun ia abaikan.
"Lea, Abang Lo keknya mau kesini deh"
Ucap Selly lalu memandang Lea yang sudah memegang kepala nya.
"Lea' Lo kenap.."
BRUKK
ucap Selly yg panik terhenti, karna Lea Pingsan tapi untung saja Leo berlari dan langsung menangkap tubuh adiknya itu saat melihat Lea yang akan terhuyung ke belakang.
"Bawa Cepat Ke UKS kak!" Ucap Selly panik.
Tanpa menjawab Leo langsung menggendong Lea ke UKS, karna dia sangat cemas saat ini takut terjadi sesuatu terhadap adik nya itu..
Para murid yang menyaksikan hanya melihat dengan Tatapan yang berbeda beda, ada yang tatapan heran, iba, dan ada juga yg menatap seperti tidak suka.
...~~ ♡ ~~...