
"Ayo kita menyelamatkan Ken"
Setelah mengalahkan kedua penjaga pintu kerajaan, kami berempat langsung pergi menuju aula istana,
Saat di depan pintu masuk istana, kami disambut oleh 50000 pasukan dari kelompok Skeleton age,
Aku pun hanya tersenyum dan menyuruh Vio, Yagami, dan Alicia, untuk pergi menuju penjara dan menyelamatkan Ken yang sedang ditahan,
"Kalian bertiga pergilah, aku akan menghadapi pasukan ini"
Mereka bertiga mengangguk dan pergi meninggalkanku, saat pergi aku melemparkan sebuah tongkat sihir yang diberikan oleh pengemis tua tadi,
"Nih tongkat sihir untuk jaga jaga jika kau menghadapi musuh"
Vio pun tersenyum senang dan langsung pergi mengikuti Yagami dan Alicia,
Aku yang sudah dihadang oleh ribuan pasukan langsung mengangkat kedua tangan sambil memfokuskan mana, dan lalu mengayunkan nya ke tanah sekitar,
"Dark Summon King Zombie"
Setelah membacakan nama skill, tiba tiba muncul ribuan pasukan king zombie dari dalam tanah yang mengelilingi ku,
Aura dari king zombie itu sedikit membuat para pasukan Skeleton Age agak ragu, tetapi tiba tiba muncul orang dari belakang pasukan musuh,
"Tenanglah wahai pasukan ku, pemimpin cabang sudah datang untuk membantu kalian menghadapi Necromancer jelek itu"
Aku pun tersenyum dan duduk bersila sambil menyuruh pasukan king zombie ku menyerang,
"Semuanya serang!!!"
Di pihak musuh juga melakukan hal yang sama, dan kali ini muncul 9 orang lagi orang yang memiliki aura kuat,
******
Author POV
Dilain tempat Vio, Yagami, dan Alicia sedang mencari penjara tempat Ken dikurung,
Mereka bertiga menyusuri segala tempat tetapi belum menemukan satupun penjara yang ada di istana,
Tiba tiba muncul seorang pangeran yang dulu dipotong tangannya oleh Irwan,
Vio pun langsung tersenyum dengan wajah menyeramkan, hal itu membuat Yagami dan Alicia terkejut dan langsung merinding,
Vio pun langsung melesat ke arah Pangeran itu dan langsung memukul kepalanya,
Duk....
Pukulan itu sangatlah keras sampai sampai Pangeran itu pingsan dalam sekejap, dan beruntungnya pangeran itu tidak sedang bersama penjaga nya,
Vio pun segera menyuruh Yagami untuk membawa pangeran itu ke semak semak,
"Tolong bawa itu ya Yagami"
Yagami pun menuruti perintah Vio, dan saat sampai di semak semak Vio langsung menyembuhkan pangeran itu dengan skill nya,
"Healing"
Cring....
Cahaya putih mengelilingi tubuh pangeran itu, dan setelah cahaya itu hilang Pangeran itu sadar,
"Ah... Dimana aku??"
Vio pun segera mengangkat kerah pangeran itu dan mengancamnya,
"Hey pangeran, dimana lokasi penjara yang menahan temanku??, Jawablah jika tidak aku akan memukulmu lagi!!"
Pangeran itu terkejut melihat Vio karena itu mengingatkan atas tangan kanannya yang putus,
"Eh... Kau kan pacarnya orang yang sudah memotong tangan kananku"
Vio langsung tersenyum dan kembali mengangkat kerah pangeran itu lebih tinggi dari sebelumnya,
"Heh... Kau masih ingat ya, baiklah katakan dimana lokasi penjara yang menahan temanku, jika tidak mungkin kau akan kehilangan satu tanganmu lagi"
Pangeran itu langsung menelan ludah dan langsung menuntun mereka bertiga ke tempat ditahannya Ken,
Perjalanan itu memakan waktu yang cukup lama, dan juga karena merasa diputar putar oleh pangeran itu,
Vio langsung mengancam pangeran itu kembali,
"Hey, kenapa kau menuntun kami berputar putar, apa kau mau tangan mu ku Putus sekarang"
Pangeran itu tersenyum dan langsung tertawa keras sambil mengangkat kedua tangannya,
"Hahahaha, kau benar ini adalah rencana ku untuk membuat kalian sibuk"
Vio pun langsung marah dan menyuruh Yagami untuk memutuskan tangannya yang tersisa,
"Yagami, potong tangan kirinya"
Yagami pun menurutinya dan langsung melesat ke arah Pangeran itu,
Tiba tiba tangan Yagami di potong oleh serangan pisau dari atas, Yagami pun berteriak kesakitan,
"Argh.... Sakit... Sakit sekali"
Vio pun terkejut dan langsung melesat ke arah Yagami dan menyembuhkannya,
"Healing"
Cring... Tangan Yagami yang tadi terpotong langsung kembali utuh, dan orang yang menyerang Yagami muncul dihadapan mereka bertiga,
"Yo, kalian akan mati ditangan ku"
Mereka bertiga terkejut karena dari tadi tidak merasakan aura nya sedikitpun,
"Eh... Siapa kau??"
Vio yang kaget langsung bertanya kepada Assassin itu, dan assassin itu langsung tertawa keras,
"Tidak peduli siapa aku, aku akan membunuh kalian bertiga"
Yagami yang masih kesal langsung melesat dan mencoba menusuk tubuh assassin itu,
Tetapi karena perbedaan kecepatan, serangan Yagami dapat dihindari dengan mudahnya oleh assassin itu,
Assassin langsung menebas tangan kanan Yagami dengan cepat dan mengakibatkan tangan kanannya putus lagi,
Kemudian Vio datang dan menyembuhkan Yagami lagi, tetapi karena assassin itu tau yang harus dibunuh dulu adalah Healer nya, dia langsung melesat ke arah Vio dan mencoba menebasnya,
Tring....
Suara gesekan antara pisau assassin dengan bola tulang raksasa, Vio pun tersenyum dan melihat kebelakang,
"Hai Ken, terima kasih ya"
Ken tiba tiba muncul dan langsung menerima ucapan terima kasih dari Vio, Ken pun hanya menjawab ucapan itu dengan tersenyum,
"Ini memang sudah tugasku nona"
Akhirnya mereka bertiga bertemu dengan Ken dan langsung melawan assassin itu, dan karena perbedaan kekuatan tim Vio menang dengan cepat,
Saat Yagami ingin membunuh assassin itu tiba tiba muncul pemimpin kelompok Skeleton Age dan menahan serangan Yagami,
"Jangan bunuh anak buah ku tuan mantan polisi"
Mereka berempat kaget karena tiba-tiba muncul pemimpin dari pasukan musuh dihadapan mereka,
"Saiki"
Vio, Yagami, dan Alicia sudah tahu kalau nama pemimpin dari kelompok Skeleton Age adalah Saiki, sementara Ken yang belum tahu hanya langsung bingung,
"Siapa Saiki??"
Vio pun menjelaskan dengan singkat,
"Saiki ini adalah pemimpin kelompok Skeleton Age, dan bahkan Irwan pun kalah dalam pertarungan dengannya tadi"
Ken pun kaget karena dulu merasa kalau tuan Irwan adalah orang yang tak terkalahkan, tetapi saat terkejut tiba tiba Saiki melesat kearah mereka berempat dan memukul perut tim Vio yang mengakibatkan mereka berempat pingsan,
Lalu Saiki mengambil pisau dan berniat membunuh mereka berempat, tetapi saat pisau itu hampir mencapai kepalanya tiba tiba saiki dihentikan oleh assassin,
"Berhenti tuan, biar aku yang membunuh mereka berempat, aku ingin membunuh dengan tanganku sendiri, sebaiknya tuan pergi menemui musuh utama yang ada di depan"
Saiki pun hanya mengangguk dan pergi melesat ke arah Irwan berada,
******
Dilain tempat di dalam istana ibukota
Saat ini irwan sedang membantai semua pasukan Skeleton Age dan kini pasukan king zombie yang dipimpin oleh irwan sedang bertarung dengan 9 pemimpin cabang kelompok Skeleton Age,
Saat musuh hampir mencapai kekalahan tiba tiba muncul cahaya dari langit dan menabrak semua king zombie dan membuatnya hancur tidak tersisa,
Ternyata yang menabrak pasukan Irwan adalah pak tua yang memimpin skeleton Age,
Dia tiba tiba berkata,
"Kau sudah kalah bocah, ke-empat temanmu sudah ku bunuh, dan saat ini adalah giliran mu"
Irwan pun terkejut karena mendengar kata kata yang tidak ingin kudengar, dan Irwan benar benar marah dan berniat membunuh pak tua itu dalam sekali tebasan,
"Nittoryuu Rashomon"
Saat Irwan melesat ke arah pak tua itu dia tiba tiba memukulnya tepat diperut dan kini Irwan terlempar jauh hingga pintu gua,
Sementara pihak skeleton Age sedang mengalami kemenangan, muncul assassin misterius yang tadi melawan tim Vio,
"Permisi tuan, apakah anda sudah membunuh Necromancer itu??"
Saiki pun menjawabnya dengan percaya diri,
"Aku sudah memukulnya hingga terpental sejauh ribuan kilometer, dia pasti sudah mati"