
Ken POV
Kemarin aku dan guru baru ku bertarung karena perintah tuan ku, dan pertarungan itu aku mengalami kekalahan telak,
Kini adalah hari disaat aku sedang berlatih kecepatan bersama guru, aku dan guru saling tukar menukar serangan dan karena guru yang terlalu cepat jadinya aku hanya bisa terkena serangan telak guru dan semua serangan yang kulancarkan tidak ada yang kena,
Saat istirahat aku duduk di pojok tempat ku berlatih, sambil melamun sesuatu,
"Hem.... apa ya yang membuat guru begitu kuat "(Aku)
Tiba tiba di belakangku muncul bayangan hitam dan aku langsung mengambil posisi siaga,
"Siapa kau?? Keluarlah!!"(Aku)
Lalu sosok bayangan itu mulai keluar sambil tertawa,
"Hahaha bagus Ken, sekarang insting mu meningkat ya"(Irwan)
"Eh... Ternyata tuan ya, mohon maaf atas sikapku"(Aku)
Saat melihat yang ada di balik bayangan adalah tuan Irwan, aku langsung panik karena takut jika dia akan memarahi ku, tetapi saat aku panik dia langsung tertawa kembali,
"Tenanglah Ken, kenapa kau panik??"(Irwan)
"Tidak... Tidak apa apa kok"(Aku)
Kemudian tuan Irwan menyuruh Ao untuk kembali ke pundaknya dan setelah itu bertanya padaku,
"Ao, kemarilah"(Irwan)
"Jadi, apa yang kau dapatkan dari latihan partner ku ini??"(Irwan)
"Hem... Bagaimana ya?? Aku memang mendapat banyak hal yang baru, tetapi dia melatihku tanpa ampun jadinya hari ini aku pegal pegal semua, hehehehe"(Aku)
Tetapi saat mendengar jawabanku ekspresi tuan Irwan langsung berubah dan langsung mengangkat guru,
"Hey Ao, bukankah sudah kubilang untuk membuatnya sampai merasa patah tulang, kenapa kau hanya membuatnya pegal pegal saja"(Irwan)
Aku yang mendengar hal itu langsung terkejut bahwa tuan Irwan memiliki pemikiran yang lebih kejam,
Dan setelah itu aku langsung mencoba bangun dari duduk ku dan yang terjadi adalah aku langsung jatuh dan itu membuat tuan Irwan tertawa,
"Hahaha, kenapa kau Ken?? Lagi atraksi ya?"(Irwan)
"Haha.. aku tidak apa apa kok"(Aku)
Kemudian aku langsung mencoba bangun agar tidak merasa malu karena sudah di tertawa kan oleh tuan Irwan,
Bugh....
Aku jatuh lagi dan kali ini aku di pandang cemas oleh tuan Irwan,
"Vio.... Kemarilah!!"(Irwan)
"Ya ada apa yang??"(Violet)
"Apa kau tidak lihat itu??, Sembuhkan dia"(Irwan)
"Hah... Apa yang terjadi padamu Ken?? Tenanglah jangan bergerak"(Violet)
"Healing"(Violet)
Cring.....
Luka luka yang ku alami tiba tiba langsung menghilang dan tubuhku mulai merasa lebih kuat dari sebelumnya,
"Terima kasih nona Vio, aku sekarang merasa lebih kuat"(Aku)
Tuan Irwan yang berada di sampingku langsung melesat ke arahku dengan kecepatan yang tidak bisa kulihat,
"Hey Ken, kan kau sudah sembuh jadi apa kau melawan sesuatu yang lebih mudah seperti zombie??"(Irwan)
"Hah... Zombie?? Bukankah ini masih siang, tidak ada zombie disini??"(Aku)
"Aku punya salah satu skill untuk memanggil zombie, jadi apa kau mau??"(Irwan)
Aku langsung mengiyakan pertanyaan yang diajukan oleh tuan Irwan, walaupun aku merasa ada sesuatu yang mencurigakan,
"Baiklah"(Aku)
"Dark Summon zombie"(Irwan)
Aku yang merasa kalau ada yang aneh dan ternyata benar bahwa jika yang dipanggil oleh tuan Irwan adalah dark king zombie,
"Apa maksudnya mudah tuan, bukankah ini king zombie??"(Aku)
"Yap dia benar, dia bahkan bisa menahan serangan ku yang memiliki damage ribuan"(Vio)
Aku langsung tercengang bahwa nona violet yang seorang penyembuh memiliki serangan ber damage ribuan,
"Apa... Anda memiliki skill yang...."(Aku)
Saat aku belum menyelesaikan kata kata tiba tiba Irwan langsung menyela pembicaraan,
"Dia itu laki laki yang, jadi mungkin saja dia memiliki skill hebat"(Irwan)
"Heh... Kau meremehkan ku ya"(Violet)
********
Dilain tempat aku sedang dalam posisi kuda kuda bertarung dan mengambil satu pedangku pada tangan kananku, kemudian aku langsung melesat menusuk kepala king zombie itu,
Kepala king zombie itu langsung hancur dan aku membalikkan badan,
"Hey tuan, sudah selesai"(Aku)
Tuan Irwan hanya tersenyum dan nona Vio menahan tawanya, aku pun heran dan mulai bingung,
Tiba tiba aku merasakan hawa membunuh yang begitu tinggi dari belakang ku,
"J...jangan jangan"(Aku)
Roar..........
King zombie itu meregenerasi kepalanya dan terlihat bersih tanpa luka, aku kemudian langsung mundur ke belakang untuk mengambil posisi bertarung lagi,
"Ini akan jadi pertarungan yang sulit"(Aku)
"Wave Attack"
Aku melancarkan serangan gelombang yang sudah di latih oleh guru Ao, dan skill ini sekarang menjadi level 5,
Whusss.....
Angin berhembus kencang saat aku menggunakan serangan Wave Attack dan,
Bumm......
Ledakan yang dihasilkan sangat lah kuat aku hampir terpental tetapi aku menahan tekanan anginnya dengan menancapkan pedangku,
"Sepertinya itu berhasil"(Aku)
Tetapi nona Violet langsung memanggil ku,
"Ken, sudah cukup"(Violet)
"Kenapa nona, apakah aku sudah berhasil membunuh king zombie itu??"(Aku)
"Yang, hentikan king zombie itu, dia mungkin akan mati"(Violet)
"Baiklah, Return"(Irwan)
Setelah pertarungan itu aku mengalami kelelahan fisik dan kelelahan mental secara bersamaan,
Aku kemudian beristirahat di pinggir lapangan tempat ku berlatih, dan beruntungnya ada nona Violet yang sedang berniat menyembuhkan ku,
"Ken, aku akan menyembuhkan mu"(Violet)
"Terima ka...."(Aku)
Sebelum menyelesaikan kata kata, perkataan ku langsung dipotong lagi oleh tuan Irwan,
"Yang, jangan sembuhkan dia dengan skill mu, biarkan dia sembuh sendiri"(Irwan)
"Tapi kenapa yang??"(Violet)
"Biarkan kemampuan regenerasi nya meningkat, jika terus disembuhkan dia akan besar kepala"(Irwan)
"Baiklah kalau begitu, maaf ya Ken"(Violet)
Aku hanya membuang nafas saat melihat tuan Irwan menyuruh nona violet untuk tidak menyembuhkan ku,
**********
Setelah beberapa jam aku tertidur di pinggir lapangan, aku melihat sekitar dan tidak menemukan tuan Irwan dan juga nona violet,
Aku mulai bingung dan berkeliling kota untuk mencari mereka berdua, lalu aku menuju pasar dan ternyata aku tidak menemukan mereka,
Aku mencari kemana mana dan masih tidak menemukan mereka, akhirnya aku melihat sebuah pasukan zombie di tengah jalan yang sedang menuju istana kota Britania,
"Hem... Sepertinya ini adalah pasukan tuan Irwan, tetapi kenapa ada disini?? Apakah dia ingin menyerang istana sendirian??"(Aku)
***********
Author POV
Dilain tempat di dalam istana kota Britania, mereka dalam kondisi kepanikan,
"Permisi tuan, apa yang harus kita lakukan??, Kita telah diserang oleh zombie??"(Prajurit 1)
"Hah... Bukankah cuma zombie kenapa kau takut??"(Raja)
"Masalahnya adalah ada sekitar 500 king zombie dan 1 king elephant zombie"(Prajurit 1)
"Apa!!,bagaimana kita akan bertahan?? 500 king zombie itu terlalu banyak"(Raja)
"Sebaiknya kita bernegosiasi dengan orang yang mengendalikan nya"(Prajurit 1)
"Memangnya dia mau??"(Raja)
"Mungkin dengan nama kelompok Skeleton Age dia bisa menuruti kita"(Prajurit 1)
"Yah... Mungkin kau benar"(Raja)
**********
Irwan POV
"Ayo kita mulai invasi besar besaran nya"