
"Ayo kita mulai petualang kita"
Setelah sampai didepan pintu gerbang kota mati itu aku langsung bingung melihat Ken yang tiba tiba bersembunyi dibelakang ku,
"Apa yang kau lakukan Ken??"(Aku)
Ken menjawabnya dengan sedikit takut,
"T..tidak apa-apa kok"(Ken)
Aku tidak mempedulikan Ken yang mulai ketakutan, tetapi berbeda dengan Vio dia mulai cemas dengan tindakan Ken,
"Apa kau baik baik saja Ken??"(Vio)
"Ya, tidak apa apa kok nona, jangan khawatir"(Ken)
"Ya, baiklah Ken tetapi untuk memastikan aku akan menghilangkan skill penghilang rasa takut padamu ya"(Vio)
"Physhical Healing"
Cring.......
Cahaya mulai mengelilingi tubuh Ken dan mulai terjadi perubahan ekspresi muka Ken yang berubah dari takut menjadi percaya diri lagi,
Aku lalu melihat itu dan langsung berbalik ke arah Vio dan mulai bertanya,
"Key Vio, kenapa kau tidak pernah memberitahukan ku tentang skill itu??"(Aku)
Vio lalu menjawabnya dengan menghela nafas,
"Huh... Kau kan tidak pernah takut"(Vio)
Aku hanya membalasnya dengan tersenyum sambil menggaruk kepala,
Setelah itu kami bertiga memasuki kota dengan berjalan kaki dan mengirim kembali king elephant zombie kedalam alamnya,
Didalam kota itu kami langsung dihadapkan dengan pasukan normal skeleton tentu saja aku hanya menyuruh Ken untuk menyerangnya,
"Wave Attack"
"Wave Attack"
2 serangan yang dilancarkan oleh Ken langsung membuat pasukan Skeleton itu remuk dan aku kemudian menuju kearah remukan skeleton itu,
"Baiklah Ken, bantu aku mencari harta mereka"(Aku)
"Baiklah tuan"(Ken)
Saat aku mencari harta Vio hanya menatap ku dengan tatapan aneh karena hobi ku yang mengumpulkan harta jarahan, tentu saja aku tidak mempedulikan nya dan melanjutkan pencarian,
Tiba tiba Ken berlari kearah ku dengan membawa sesuatu yang bersinar,
"Tuan, kristal apa ini??"(Ken)
Aku lalu mengambil kristal itu dari tangan Ken dan langsung memeriksanya,
"Sebentar, aku akan memeriksanya"(Aku)
"Aprasial"
Ding!!!
_______________
Kristal Inti Skeleton tingkat rendah
Penjelasan:
Kristal yang digunakan oleh skeleton untuk hidup, dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan jika menyerap energinya, kristal ini hanya dapat ditemukan di skeleton level level 25 keatas
___________________
"Oh... Ini hanya kristal Inti Skeleton"(Aku)
"Bolehkah aku menyerapnya??"(Ken)
"Tentu saja, kau lah yang menemukannya"(Aku)
"Baiklah"(Ken)
Setelah itu Ken langsung duduk sambil bermeditasi dengan kristal Inti Skeleton itu dipangkuan nya,
Sementara Ken bermeditasi aku pergi untuk melihat ke dalam rumah rumah yang ada didalam kota mati itu,
Sebelum aku pergi aku meninggalkan Ao untuk menjaga Ken, setelah masuk kedalam villa, melihat sebuah cincin berkilau yang menarik perhatianku,
Kemudian aku mengambilnya dan melihat statusnya menggunakan [Aprasial]
"Aprasial"
Ding!!!
_________________
Ring of Takuban perahu
Efek:
+100% Skill tipe pertahanan
+100% skill tipe Pengerasan
+100% skill tipe Wave
___________________
"Hem...sepertinya di nama benda hebat di dunia ini hampir sama dengan legenda duniaku sebelumnya, baiklah aku akan memberikan cincin ini kepada Ken"
Lalu aku kembali keluar untuk bertemu dengan Vio yang aku tinggal diluar, disana aku melihat Vio sedang duduk dengan ekspresi kesal, hal itu membuatku khawatir tetapi aku memberanikan diri untuk mendekatinya,
"H..Hay Vio, apa kau sudah lama disini??"(Aku)
Vio lalu menatap ku dengan senyuman palsu,
"Tidak kok, aku hanya menunggu selama 5 tahun"(Vio)
Glek...
Aku menelan ludah karena mendengar jawaban yang penuh amarah,
"S..sayang, kau tidak marah kan??"(Aku)
"Hem... Tidak kok, aku hanya bercanda hahaha"(Vio)
"Untunglah"(Aku)
Setelah itu Ken tiba dengan penuh percaya diri,
"Kenapa kau percaya diri sekali??, Apa karena baru saja menyerap inti kristal itu??"(Aku)
"Iya, sekarang aku mungkin sudah bisa menahan serangan penuh anda"(Ken)
Aku hanya tersenyum dan berbicara sok bijak kepada Ken,
"Ken ingatlah, bahwa diatas langit masih ada langit"(Aku)
"Oh... Maaf kalau begitu, aku hanya terlalu senang saat menerima kekuatan lebih dari ini skeleton itu"(Ken)
"Oh... Begitu ya, baiklah ayo ikut aku ke tanah kosong sebentar"(Aku)
"Baiklah"(Ken)
"Tunggu... Aku ikut juga, aku akan menjadi wasit"(Vio)
Setelah mereka sampai di tanah kosong yang dimaksud, aku menyimpan kedua pedangku di dalam cincin Spatial dan Ken langsung marah karena merasa aku telah meremehkan nya,
"Tuan, kenapa kau menyimpan pedangmu, apa kau meremehkan ku"(Ken)
"Hem... Tidak kok, aku hanya ingin melatih fisikku dan jika kau berhasil memukulku walaupun sekali aku akan memberikan mu hadiah"(Aku)
"Hem... Baiklah, ini akan mudah"(Ken)
Setelah aku dan Ken bersiap diposisi, Vio langsung maju ditengah tengah dan memberi aba aba,
"3....2.....1....mulai?!"(Vio)
Ken langsung melesat kearah ku dan berniat memukulku dengan tenaga penuh, aku hanya pukulan itu menggunakan satu jari,
Ken langsung terkejut dan melompat kebelakang dengan sikap waspada,
"Ada apa Ken??, Kau takut"(Aku)
Ken langsung emosi dan menggunakan skill barunya,
"Ekskeleton Armor"
Tubuh Ken langsung ditutupi oleh tulang tulang dan di bagian tangan kanannya muncul pedang yang terbuat dari tulang,
"Wah.... Mari kita uji seberapa hebat skill barumu"(Aku)
"Jangan sampai menangis karena kalah ya tuan"(Ken)
Aku hanya tersenyum dan berteleportasi dengan cepat kearah Ken, dan berniat memukulnya tetapi ternyata Ken sudah menebak dan menangkap tanganku dan melempar ku ke udara,
"Wave Attack"
Aku tidak tinggal diam dan langsung mengambil Fuma Shuriken dari cincin Spatial ku, dan melemparkannya ke arah gelombang yang dilemparkan oleh Ken,
Duar.....
Ledakan tercipta karena tabrakan kedua serangan dan melempar kan aku sejauh 2 meter, aku tidak menyadari ada Ken disebelah ku dan tiba tiba dia memukulku dengan ekskeleton ditangannya,
Bugh......
Vio yang melihatku terkena pukulan langsung menghentikan pertandingan,
"Selesai!!, Pemenangnya adalah Ken"(Vio)
Aku kemudian langsung berdiri dan mengambil kedua pedangku kembali dari cincin Spatial lalu memasangnya di pinggang ku kembali,
"Nih Ken, hadiah yang ku janjikan"(Aku)
"Terima kasih tuan, lalu sebenarnya cincin apa ini??"(Ken)
"Pakailah terlebih dulu"(Aku)
"Baiklah"(Ken)
Ken lalu memakai cincin itu dan langsung merasa kekuatannya meningkat, dan lalu membungkuk ke kepadaku,
"Terima kasih tuan, aku akan menjaganya dengan baik"(Ken)
"Ya, sebenarnya aku memang ingin memberikan nya kepadamu walaupun kau kalah aku tetap akan memberikannya kepadamu"(Aku)
Setelah itu Vio langsung memeluk ku dan memegang pipiku yang dihantam oleh Ken,
"Sayang, apa kau baik baik saja??"(Vio)
"Iya aku baik baik saja, ayo kita ke istana untuk menemui lich berlevel 100"(Aku)
Mereka bertiga lalu melanjutkan perjalanan ke istana kota mati dengan penuh percaya diri