
Kami berempat akhirnya sampai di dalam ibukota dan aku berteriak dengan keras,
"Akhirnya kita telah sampai di ibukota"
Saat aku berteriak aku dilihat oleh orang orang sekitar dengan tatapan merendahkan, dan aku melihat Ken, Vio, dan Yagami menepuk jidat dengan tangannya,
Aku pun sadar karena teriakan ku tadi terlalu keras dan meminta maaf kepada mereka bertiga,
"Aku minta maaf, sepertinya kalian malu karena aku berteriak terlalu keras"
Mereka bertiga pun panik, dan hanya mengangguk lalu pergi mengikuti ku untuk pergi melihat isi ibukota,
Saat dalam perjalanan aku melihat orang tua yang sedang mengemis, tiba tiba orang itu langsung memukul ku dengan mangkoknya,
Puk... Puk... Puk...
Aku pun heran dan langsung bertanya kepada pengemis itu,
"Permisi pak, kenapa kau memukuli ku dengan mangkok mu??"
Pengemis itu langsung menarik bajuku dan berbisik kepada ku,
"Hey nak, aku tahu kau sedang diincar oleh kelompok Skeleton Age, aku akan memberimu misi dan jika kau menolak aku akan memberitahukan kau pada kelompok Skeleton Age agar menangkap mu"
Aku pun tersenyum dan mengambil pedangku dari sarung dan mengacungkannya pada pengemis itu,
"Heh... Pak tua kau mengancam ku, aku ini dapat membunuhmu dengan satu tebasan"
Sementara pak tua itu langsung tersenyum dan berteriak keras,
"Ah... Ampuni aku tuan, tolong jangan bunuh aku"
Pengemis tua itu berteriak keras sehingga suaranya didengar oleh orang sekitar, dan salah satu orang langsung melesat kearah ku,
"Hentikan bocah, dia hanyalah pengemis, kenapa kau mau membunuhnya"
Aku pun terkejut karena teriakan pengemis itu dan langsung menghentikan waktu,
"Time Pause"
Cling....
Dunia langsung berhenti dan aku langsung menarik pengemis tua itu ke hutan yang ada di luar ibukota,
Setelah sampai didepan hutan, aku menghentikan time Pause ku dan pengemis itu sadar dan terkejut,
"Eh... Bagaimana aku bisa sampai di luar kota??"
Aku pun menjawabnya sambil menarik baju pengemis itu,
"Aku memindahkan mu dengan Teleportasi dan katakan apa mau mu sebenarnya pak tua??"
Pengemis itu langsung tertawa sambil mengambil sebuah kertas yang ada di sakunya,
"Hahaha, jadi kau penasaran ya anak muda, baiklah aku akan menceritakan sebuah kisah untukmu"
Author POV
Flashback ON
Dulu ibukota adalah tempat yang damai dan rakyatnya sangatlah makmur, tetapi sekitar 17 tahun yang lalu saat pemanggilan pahlawan dari dunia lain ada orang yang memberontak dan membunuh sang Raja,
Dan saat raja terbunuh, orang yang memberontak itu menjadi raja baru dan memerintahkan warga ibukota untuk memberikan pajak yang sangat tinggi,
Sementara untuk para pahlawan yang dipanggil itu langsung di pukul lehernya, tetapi karena pahlawan itu memiliki ketahanan yang tinggi, raja baru itu hanya memberi sihir tidur yang sangat lama dan menyimpannya didalam kamar khusus,
Flashback OFF
"Begitulah ceritanya nak"
Begitu pengemis tua itu selesai menceritakan kisah aku mulai penasaran,
"Jadi apa tujuanmu menceritakan kisah ini??"
Pengemis tua langsung menghela nafas dan melanjutkan penjelasannya,
"Huh... Begini ya nak, aku akan memberikan mu sebuah misi untuk menyelamatkan para pahlawan itu"
Aku pun terkejut karena kakek tua itu akan memberikan misi yang sulit, tentu saja aku akan menolak,
"Maaf pak tua, aku tidak melakukan misi yang kau berikan"
Kakek tua kembali menghela nafas dan memberikan hawa membunuh langsung kepadaku,
"Huh... Apakah kau ingin menolak misi yang kuberikan??"
Aku pun terkejut karena hawa membunuh yang digunakan oleh pengemis tua itu besar, tetapi walaupun begitu aku langsung tersenyum dan membalas hawa membunuh yang dilancarkan oleh pengemis tua,
"Maaf kek, aku benar benar tidak ingin melakukan misi itu, tetapi aku akan membantu mu jika kau memberikan semua harta yang kau punya, bagaimana??"
Pengemis tua itu langsung tertawa dan memberikan satu cincin Spatial yang ada ditangannya,
"Hahaha, baiklah aku akan memberimu cincin Spatial ku"
Setelah menerima cincin Spatial dari pengemis tua, aku melihat isi dari cincin Spatial itu menggunakan skill,
"Aprasial"
Ding!!!
_______________
Isi:
- 1X Tongkat Sihir tingkat tinggi
- 1X Inti kristal Bear King
- 9999X Coin Tembaga
- 4X Card To Kingdom
___________________
Aku pun terkejut melihat isi dari cincin Spatial yang diberikan oleh pengemis tua itu,
"Wah... Ada uang sebanyak ini, baiklah aku menerima misi darimu"
Ding!!! Anda telah menerima Quest dari Pengemis tua
Ding!!! Menampilkan informasi Quest
Ding!!!
________________
Quest Dari Pengemis Tua
Rank: S+
Tujuan:
- Menyelamatkan (0/5) pahlawan
- Membunuh skeleton Age (0/99) orang
Reward:
- Relik Skill
- 1 Key Deadly Seven Labyrin
_______________________
Aku pun membaca dengan seksama dan mulai paham tentang misi ini, tetapi ada satu hal yang membuatku bingung, jadi aku menanyakan pada sistem,
"Sistem, berikan penjelasan tentang Reward Quest kali ini"
Ding!!! Relik Skill adalah alat yang digunakan untuk mengevolusi kan sebuah skill
Ding!!! 1 Key Deadly Seven Labyrin adalah sebuah kunci untuk membuka salah satu dari Deadly Seven Labyrin yang ada di dunia ini
Aku pun hanya diam setelah melihat penjelasan dari sistem dan langsung melihat sekitar, dan melihat pengemis tua itu hilang,
Aku pun langsung bingung dan berteriak dengan keras,
"Woi!!! Dimana kau kakek tua!!"
Saat aku berteriak tiba tiba muncul suara di dalam kepalaku,
"Cek, cek, apa kau mendengar suara ku, bocah dari dunia lain"
Aku pun terkejut dan langsung duduk bersila untuk memfokuskan mana ku dan menjawab pertanyaan,
"Ya, aku mendengarnya dan juga bagaimana kau bisa mengetahui kalau aku dari dunia lain??"
Suara itu langsung tertawa dan membalasnya,
"Hahaha, sebenarnya saat kau menemui ku tadi aku sudah merasakan aura yang bukan dari dunia ini, jadi aku sudah tahu dari tadi bahkan saat kau menggunakan skill penghenti waktu aku juga sadar"
Aku pun tersenyum kecut karena sudah dibohongi oleh pengemis tua ini, dan setelah itu aku kembali ke dalam ibukota untuk menemui Vio, Ken dan Yagami,
Saat memasuki kota aku hanya berjalan melewati gerbang dengan normal tanpa ditahan oleh penjaganya karena sudah tahu aku adalah peringkat B berlevel tinggi,
Setelah itu aku menaiki gedung untuk melihat sekitar, diatas gedung aku melihat Vio yang sedang di goda oleh lelaki berpakaian mewah,
Sontak aku pun marah dan langsung menghentikan waktu dan melesat ke arah Vio,
Saat aku mencapai didekat Vio aku menonaktifkan skill [Time Pause] ku dan waktu kembali berjalan seperti semula,
Saat aku menjalankan waktu kembali orang berpakaian mewah itu terkejut karena aku sudah ada didepannya sambil mengacungkan pedang,
"S..siapa kau??, Beraninya mengacungkan pedang pada pangeran ibukota ini"
Aku pun tidak mempedulikan nya dan langsung menghadap ke Vio sambil melihat tubuhnya,
"Pa kau baik baik saja sayang??, Apa kau diganggu oleh orang jelek dan gendut ini??"
Vio hanya diam dan mengangguk, dan aku langsung naik pitam dan memotong tangan pangeran itu,
Srat...
Setelah aku memotong tangan pangeran itu, dia langsung kabur sambil berkata,
"Tunggu pembalasan ku"
Aku pun tidak mempedulikan dan langsung berjalan bersama Vio untuk mencari Ken Yagami,