REINCARNATED

REINCARNATED
Ruang Bawah Tanah



Irwan POV


Saat ini aku sedang menaiki seekor king elephant zombie bersama Vio, dan kini aku sedang dalam perjalanan menuju istana kota Britania yang dipimpin kelompok Skeleton Age,


Aku yang tadinya tidak ingin terlibat jauh malah sekarang berniat untuk menghancurkan nya, jika bukan karena ingin guardian aku mungkin tidak akan seserius ini,


Disaat perjalanan aku dan Vio mengobrol,


"Yang, apa yang kita lakukan ini apa benar??"(Vio)


"Tentu saja, aku tidak akan mengecewakan guardian ku, dan kau juga dulu yang memintaku untuk membantu Ken, dan sekarang kau ingin berhenti??"(Aku)


"B..bukan begitu yang, aku akan tetap ingin menghancurkan kelompok Skeleton Age tetapi kau jangan membunuh lagi ya??"(Vio)


"Huh... Baiklah jika itu mau mu"(Aku)


Sesampainya didepan pintu istana aku langsung mendobrak pintu gerbang dengan menggunakan gading dari king elephant zombie,


Duar.....


Ledakan besar tercipta karena gading zombie ku menabrak pintu gerbang,


Aku hanya diam diatas king elephant zombie dengan santai, saat memasuki istana aku dihadang oleh ribuan pasukan Skeleton Age,


"Pasukan king zombie, serang!!!"(Aku)


Roar.... Roar... Roar....


Pasukan king zombie ku berteriak kencang dan men summon normal zombie yang berjumlah ribuan,


Kemudian terjadi peperangan antara pasukan zombie ku dan pasukan Skeleton Age, yah... Mungkin tidak bisa ku sebut peperangan tetapi pembantaian sepihak,


Pasalnya yang terjadi adalah pasukan zombie ku mengubah pasukan musuh menjadi pasukan ku, sehingga aku merasa seperti memiliki pasukan tidak terbatas,


Setelah hampir mengatasi semua musuh aku melihat Vio yang menganga karena terkejut,


"Hey Vio, kenapa kau bengong??"(Aku)


Plak.


Vio tiba tiba menampar ku dan aku bingung,


"Kau ini kenapa Vio??"(Aku)


"Kenapa kau membunuh mereka semua??, Bukankah sudah kubilang untuk jangan membunuh!!"(Vio)


Kemudian aku menjawabnya dengan tatapan datar,


"Bukankah aku sudah mengubah mereka menjadi zombie, jadi tidak bisa di sebut mati bukan??"(Aku)


Muka Vio berubah menjadi merah, bukan karena malu tapi karena marah,


"K...kau ini, baiklah mulai besok kau tidak boleh membunuh orang dan tidak boleh mengubah orang menjadi zombie, oke!!!"(Vio)


"Huh.... Baiklah baiklah"(Aku)


Saat aku sedang dalam perdebatan dengan Vio tiba tiba pintu masuk istana terbuka dan ada 2 orang yang keluar dengan aura wibawanya,


"Hey, siapa mereka?? Aku paling benci orang seperti dia"(Aku)


Vio yang berada disebelah ku langsung tersinggung,


"Jadi kau juga membenci ku!!"(Vio)


Aku yang merasa Vio tiba tiba menaikkan nadanya langsung panik,


"T... tidak kok, aku hanya membenci orang yang penuh wibawa seperti dia, dan kalau kamu itu berbeda"(Aku)


"Hahaha, aku hanya bercanda kok yang, jangan panik begitu dong"(Vio)


"O..oh... Begitu ya, haha"(Aku)


Orang tadi keluar dari pintu istana langsung berbicara padaku dengan nada lembut,


"Permisi tuan, kenapa kau menyerang istana kami??"(Raja)


"Hem... Mungkin ingin saja"(Aku)


Raja dan 1 orang lainnya tiba tiba merubah ekspresi dari senyum ramah menjadi senyum kecut,


"Apa kah anda tidak tau jika kami adalah kelompok Skeleton Age?"(Raja)


"Ya, aku t...."(Aku)


Saat aku ingin menjawabnya aku, tiba tiba diundang oleh suara yang tidak asing,


"Tuan Irwan nona Vio,tunggu!!"(Ken)


"Oh... Ken rupanya, kenapa kau kemari??"(Aku)


Lalu setelah itu aku menyuruh Ken untuk menaiki king elephant zombie,


"Naiklah Ken, lalu ceritakan kenapa kau kemari??"(aku)


Saat Ken tiba diatas king elephant zombie, tiba tiba Ken mengeluarkan pedangnya dan...


Jleb ......


Aku sangat kaget tiba tiba keluar ujung pedang di dadaku dan tubuhku mengeluarkan darah,


Sambil menoleh kebelakang aku melihat Ken yang meneteskan air mata,


"K...Ken, kenapa kau lakukan i...."(Aku)


Aku kemudian pingsan dan tidak bisa melihat apapun lagi,


********


Vio POV


Aku benar benar terkejut melihat Ken menusuk Sayangku yang ada disebelahnya,


Kemudian aku mendengar sayang ku menggumamkan sesuatu tapi aku tidak bisa mendengar nya, dan pasukan zombie yang dimiliki sayang ku langsung menghilang semua, aku pun bertanya kepada Ken,


"Maaf nona, tetapi ini semua adalah rencana mereka, jika aku tidak menuruti mereka aku akan kehilangan adikku"(Ken)


"Apa maksud......"(Aku)


Aku tiba tiba merasa ada yang memukul leherku dari belakang dan aku mulai kehilangan kesadaran,


***********


Dark Irwan POV


Didalam kegelapan yang tak berujung, aku sedang duduk meditasi, dan melihat seseorang yang kukenal,


"Hey teman, kenapa kau kesini??"(Aku)


"Entahlah, apa aku sudah mati??"(Irwan)


"Tidak, kau masih hidup, dan aku akan menggantikan posisi mu sebentar"(Aku)


"Baiklah, jaga Vio ya"(Irwan)


"Tentu saja"(Aku)


*******


Kembali ke dunia nyata,


"Ah.... Akhirnya bisa keluar"(Aku)


"K...kenapa tuan Irwan masih hidup, bukankah aku barusan membunuhmu??"(Ken)


Ken mulai kebingungan, tetapi aku tidak mempedulikan nya dan melihat sekitar untuk mencari Vio,


Akhirnya aku menemukannya dipojok istana, aku langsung menaikkan hawa membunuh yang tinggi dan langsung mendatangi Ken,


"Hey Ken, apa dia sudah mati??"(Aku)


Ken menjawabnya dengan gugup,


"T.. tidak tuan, dia belum mati"(Ken)


"Oh.. begitu ya, jadi ayo tunjukan jalannya"(Aku)


Ken yang melihat aku menurunkan hawa membunuh langsung terkejut,


"T..tuan tidak marah, aku baru saja berniat membunuh tuan??"(Ken)


"Hahaha, percuma saja kau membunuh ku karena aku tidak akan mati"(Aku)


"Ayo kita cari adikmu"(Aku)


"B...baiklah"(Ken)


Duar.......


Istana kota yang tadinya megah dan besar tiba tiba hancur rata dengan tanah,


"Sepertinya ini akan mudah"(aku)


"T.... Tuan kenapa kau lakukan ini??, Bukankah kita ingin mencari adikku??"(Ken)


"Ya aku memang ingin mencari adikku tetapi memangnya harus dalam keadaan hidup bukan??"(Aku)


Ken langsung berkeringat dingin dan mulai ingin pingsan,


"Y... ya, kau benar"(Ken)


Aku melihat Ken yang berkeringat dingin langsung tertawa,


"Hahaha, kenapa kau berkeringat dingin begitu, aku hanya bercanda kok, barusan aku hanya meledakkan bangunannya dan melindungi orang yang ada didalam nya"(aku)


Setelah itu ekspresi Ken langsung kembali semula, kami berdua langsung melihat sekitar dan tidak menemukan orang satu pun,


Kami pun bingung dan Ken yang mulai cemas, saat itu aku mendapatkan telepati dari temanku,


"Hey dark, kenapa kau bingung begitu??, Bukankah kau bisa mencari mereka menggunakan skill [Aprasial] ku"(Irwan)


"Oh.. iya ya"(Aku)


"Aprasial"(aku)


Ding!!!


_____________


Ruangan bawah tanah


Luas : 10×5×2 meter


Ket:


•25 orang ada di dalamnya


>2 laki laki


>23 perempuan


_______________


"Ken, aku sudah tau dimana mereka"(Aku)


"Dimana??, Dimana??"(Ken)


"Ayo ikuti aku"(Aku)


"Baiklah"(Ken)


Duar........


Aku kemudian memasuki ruangan itu,Dan melihat banyak perempuan dalam keadaan mengenaskan,


Ken yang melihat itu langsung geram dan langsung mengambil pedangnya dan melesat menuju kedua pria yang ada di ruangan ini,