REINCARNATED

REINCARNATED
Yagami Si Polisi Kota



Angkat tanganmu tuan Necromancer, atau kami akan membunuhmu"(Polisi kota)


Setelah diancam oleh sekelompok polisi kota itu bersenjatakan pedang dan tombak aku langsung turun dari king elephant zombie dan menemui polisi itu,


"Maaf ada apa ini ya??"(Aku)


Aku mencoba bersikap sopan karena takut akan membuat Ken dan Vio ikut terkena masalah,


"Angkat tanganmu tuan, dan ikut kami ke kantor kami"(Pemimpin Polisi)


"Baiklah baiklah, namaku Irwan dan siapa namamu??"(Aku)


"Hem... Panggil aku saja Yagami"(Yagami)


"Oh.. baiklah"(Aku)


Setelah itu aku dibawa sambil dikawal oleh pasukan milik Yagami kedalam kota, dan disaat aku masuk kedalam kota aku mendengar kata kata yang agak menusuk kepada polisi kota,


"Heh.. tumben polisi bisa bekerja dengan benar"(warga kota 1)


"Ya, kau benar tumben mereka bisa menangkap penjahat"(warga kota 2)


Aku langsung bertanya kepala Yagami karena dia masih saja diam walaupun sudah di omongi buruk oleh warganya,


"Hey Yagami, Ken kau diam saja saat di olok olok begitu??"(Aku)


"Aku sudah terbiasa sepeti ini, jadi tidak apa-apa kok"(Yagami)


"Hem.. baiklah, jadi apa nama kota ini??"(Aku)


Yagami terkejut karena aku tidak tahu nama kota ini karena kota ini adalah kota yang besar,


"Hah... Bagaimana kau tidak tahu namanya??"(Yagami)


"Aku memang tidak tahu, jadi ayo beritahu lah"(Aku)


"Nama kota ini adalah kota Celestial, dan ini adalah kota terbesar ketiga di negara ini"(Yagami)


"Hem... Celestial ya, oke akhirnya aku tahu namanya"(Aku)


Setelah percakapan itu aku dan polisi kota akhirnya sampai di kantor polisi itu, dan aku langsung memasuki kantor itu dengan penuh percaya diri,


********


Author POV


Sementara dilain tempat Vio dan Ken sudah selesai berbelanja dan berniat kembali keluar kota untuk berniat menemui Irwan,


"Ken, apa menurutmu ini bagus untuk Irwan??"(Vio)


"Tentu saja nona, apapun pilihan anda pasti akan cocok jika itu berwarna hitam, karena tuan Irwan suka dengan warna hitam"(Ken)


"Baiklah"(Vio)


Setelah sampai didekat pintu gerbang Vio dan Ken mendengar sesuatu yang agak asing,


"Hey, apa yang akan polisi kota itu pada Necromancer yang baru saja ditangkap??"(Warga kota 1)


"Entahlah, mungkin hukuman penggal karena Necromancer adalah sekutu iblis"(warga kota 2)


Sontak hal itu membuat Vio dan Ken cemas DNA langsung pergi melesat kearah luar kota dan memeriksa firasatnya yang buruk,


Setelah sampai diluar kota Vio dan Ken langsung melihat sekitar untuk mencari Irwan dan yang terlihat hanyalah beberapa anak panah,


Dan itu membuat Vio lemas dan Ken yang melihat itu langsung khawatir dan mulai menenangkan Vio,


"Tenanglah nona, tuan Irwan kan kuat, tidak mungkin dia ditangkap tanpa ada alasan yang kuat"(Ken)


Vio langsung tersenyum dan bersemangat mendengar kata kata dari Ken,


"Begitu ya, baiklah ayo kita menuju kantor polisi untuk menemui sayangku"(Vio)


"Ayo"(Ken)


***********


Irwan POV


Aku masih di kantor polisi dan saat ini masih diinterogasi oleh Yagami,


"Katakan yang sebenarnya Irwan, apa yang kau inginkan dari kota ini??"(Yagami)


"Kan sudah kubilang, aku hanya ingin mengisi perbekalan makanan dan membeli baju"(Aku)


Yagami masih tidak percaya dan terus menerus memojokkan ku,


"Tuan Irwan, katakan yang sebenarnya tolonglah, jangan berpura pura lagi"(Yagami)


Seseorang dari pasukan Yagami tiba tiba mengacungkan pedangnya kearah ku,


"Sudahlah kapten, kita bunuh saja orang ini"(Wakil)


"Tenanglah wakil, kita tidak boleh membunuh orang tanpa sebab"(Yagami)


"Aku akan membunuh sekutu iblis ini dan menjadi kap...."(Wakil)


Duar.......


Ledakan tercipta dari belakang pintu kantor polisi dan mengakibatkan kantor polisi itu langsung remuk dan membuat wakil yang tadi mengancam ku langsung jatuh,


"Ah... Siapa yang melakukan ini??"(Aku)


"Jangan bergerak tuan Irwan, kau masihlah tahanan"(Yagami)


"Itu pasti ulah mu iblis"(wakil)


Tiba tiba muncul siluet 2 orang dari belakang kabut dan membuat semua polisi kota menjadi waspada,


Setelah kabut itu hilang dan 2 orang itu dan membuatku tersenyum,


"Hay sayang, apa kau baik baik saja??"(Vio)


"Sudah kubilang untuk jangan membuat keributan besar seperti ini kan nona, lihat para polisi itu langsung waspada"(Ken)


Sementara semua pasukan polisi itu terdiam, si wakil langsung melesat kearah Vio dan mengacungkan pedang,


"Heh... Manusia sepertimu berani melawan polisi kota seperti kami, kau akan ku bunuh"(Wakil)


Bugh...


Pukulan tiba tiba menghantam kepala wakil itu, dan yang memukulnya adalah Yagami, dan itu membuat wakil dan pasukannya bingung,


"Kenapa kau memukulku kapten??, Apa sekarang kau membela sekutu iblis ini??"(Wakil)


"Huh... Kau mungkin tidak tau tapi orang yang sedang kau ancam itu adalah putri kota Asgar, dan dia adalah cucu dari Raja yang menduduki ibukota"(Yagami)


Yagami langsung membungkuk dan meminta maaf kepada Vio,


"Mohon maaf tuan Putri atas sikap anak buah ku"(Yagami)


"Tenanglah Yagami, aku tidak mempermasalahkan nya dan jika kau tidak menghentikan nya mungkin dia sudah mati terlebih dulu"(Vio)


Yagami mulai bingung dan bertanya kepada Vio,


"A..apa maksudmu Putri??"(Yagami)


"Apa kau tidak lihat kalau anak panah diatas langit itu??"(Vio)


"A...apa apaan itu??"(Yagami)


Saat Yagami kaget aku langsung bangun dan membuka borgol yang mengunci tanganku,


Yagami langsung terkejut bukan main karena aku baru saja melepaskan diri dari borgol,


"Hey, bukankah itu borgol Mitril, bagaimana tuan Irwan bisa melepasnya??"(Yagami)


"Anggap saja kalau levelku sudah terlalu tinggi"(Aku)


Sontak hal itu membuat Yagami, wakil dan para polisi kota itu terkejut karena Mitril adalah benda yang memiliki kualitas terbaik tapi malah ku hancurkan dengan cukup mudah,


Aku yang tidak peduli langsung melesat kearah Vio,


"Hey yang, dimana baju ku??"(Aku)


"Nih, ku harap itu cocok untukmu"(Vio)


Aku langsung memakai baju baruku dan ternyata itu sangat pas dengan badanku,


"Wah.... Cocok sekali, terima kasih yang"(Aku)


"Sama sama"(Vio)


Setelah itu kami bertiga langsung pergi meninggalkan kantor polisi yang remuk itu,


Saat aku mau pergi tiba tiba di tanganku ditahan oleh Yagami,


"Maaf anda tidak boleh pergi terlebih dahulu"(Yagami)


"Oh... Maaf pacarku menghancurkan kantor polisi ini, ini 9 koin tembaga untuk memperbaiki kantormu ini"(Aku)


"Baiklah terima kasih ya, tapi aku akan tetap ikut denganmu untuk melihat apa kau akan melakukan hal berbahaya"(Aku)


"Baiklah, tapi jika kau menghambat, aku akan meninggalkan mu"(Aku)


"Baiklah, wakil tolong jaga kantor ini dan aku akan mengawasi mereka"(Yagami)


"Siap kapten"(Wakil)


Saat perjalanan kami, Yagami memulai pembicaraan,


"Permisi tuan, kemana kau akan pergi??"(Yagami)


"Aku akan pergi ke Guild petualang untuk meningkatkan peringkat ku"