Please Love Me

Please Love Me
Sebuah Pertemuan



Haiiii..... 🤗🤗


Ini novel pertamaku mohon dukungannya tolong saran kritik ya dan mohon maaf juga ada tulisan yang salah banyak kekurangan


Cerita ini murni hasil buah pemikiran thor semata tidak bermaksud menyinggung atau hal lainnya jika nama atau memiliki kasus yang sama itu hanya sebuah kebetulan 🙏🙏


Selamat menikmati 😊😘


Jangan lupa di 👍 dan ❤


Di tunggu kritik dan sarannya 😊


*******


" Sepertinya ini alamatnya. " ucap Rara yang sedang berdiri di depan gedung pecakar langit sambil memperhatikan alamat dan gedung di depannya lalu Rara masuk dan bertanya pada resepsionis


" Permisi bu.. Saya Rara dari paradise WO ingin bertemu ibu Mila dan bapak Alex apakah bisa?." tanya Rara


" Kalau ibu Mila tidak ada di sini tapi bapak Alex ada, tapi apakah nona sudah membuat janji untuk bertemu?" tanya resepsionis


" Saya kesini karna mereka memesan jasa kami untuk mempersiapkan pernikahannya namun tidak ada kabarnya lagi." jelas Rara kepada resepsionis


" Oohh... seperti itu mohon tunggu sebentar." ucap resepsionis lalu dia menelepon


Tak lama kemudian dia menutupnya dan berkata pada Rara "anda bisa bertemu dengan pak Alex silahkan naik ke lantai 20." ucapnya sambil memberikan arah ke lift


" Oke... terima kasih." ucap Rara sambil berjalan ke arah lift


Di dalam lift Rara menekan tombol 20 yang ternyata lantai yang paling atas dan Rara mulai panik (bagaimana ini aku malah bertemu suaminya bukan calon istrinya) batin Rara


Sampai di lantai 20 lift terbuka dan hanya ada 1 pintu tak jauh dari lift tersebut Rara keluar dari lift dan mengetuk pintu tersebut


Tok....tok....tok...


"Permisi. . " ucap Rara sambil membuka pintu dan masuk ke dalam ruangan tersebut



Rara melihatan sekeliling dan kagum dengan dekorasi kantor yang bagus, minimalis namun elegan


di dalam ruang tersebut bukan hanya ada 1 pria namun 2 pria sedang duduk di sebuah sofa berwarna putih... Rara mulai sesak nafas namun dia berusaha tetap tenang dan berpikir jernih


"Silahkan duduk." kata seorang pria berjas hitam


" Perkenalakan saya Rara owner dari paradise WO yang bapak dan istri bapak gunakan untuk memesan gaun dan jasa WO kami untuk 2 bulan lalu namun sampai sekarang bapak tidak bisa hubungin." jelas Rara yang sudah duduk di samping pria tadi


" Aahh.. saya lupa memberikan kabar bahwa saya bahwa tidak jadi menikah." ucap pria tersebut sambil mengambil berkas yang Rara taruh di meja


"Kalau seperti itu tidak apa-apa untuk membatalkan jasa WO saya, tetapi harus bapak tetap harus membayar biaya untuk gaun dan setelan jas yang bapak pesan." jelas Rara sambil memberikan bukti pembayaran bahwa gaun dan setelan jas baru di bayar setengah


"Untuk apa saya harus membayarnya kan saya tidak menjadi menikah dan apa gunanya gaun itu untuk saya, kalian kan tidak rugi apa-apa bahkan jasa WO sudah lunas itu saya tidak minta untuk di kembalikan dan kalian mendapatkan gaun semahal itu untuk di jual kembali kenapa malah meminta saya untuk membayar dan mengambil gaun itu." ucap pria itu sambil melipat tangannya


Pria tersebut adalah Alexsander William seorang pria mapan dan tampan dengan postur tubuh yang sangat sempurna tidak memiliki kekurangan apapun.


Dia adalah ceo dan alih waris perusahan terbesar di kota S yang sudah memiliki banyak cabang di berbagai negara asing


(Sombong banget sih jadi orang) batin Rara


" Itu bukan prosedur kami pak, kami akan kembalikan biaya WO namun akan di potong sesuai perjanjian jika di batalkan sedangkan untuk gaun dan setelan jas ini adalah barang yang bapak dan calon bapak beli jadi bapak harus tetap membayarnya dan barangnya akan di kirimkan ke tempat bapak." jelas Rara


" Hhmmm... seperti itu ya. " ucap Alex sambil berpikir


" Saya akan membayarnya bahkan biaya untuk WO itu jangan di kambalikan. " timpah Alex lagi sambil menatap Rara


" Bagus kalau gitu tolong bapak cepat selesaikan pembayaranya. " ucap Rara sambil tersenyum


" Tapi ada syaratnya, saya tak memiliki pengantin wanitanya untuk melanjutkan acara tersebut jadi bagaimana kalau anda yang mengantikannya jadi menikahlah dengan saya nanti saya akan membayar semua biayanya." ucap alex dengan santainya


Pria di samping Alex langsung kaget dan menjatuhkan hp yang dia mainkan tadi sedangkan Rara mendengarkan kaget dan setika hal tersebut membuat mulai merasa Rara sesak nafas


Ppllaaakkk...........


Tangan Rara mendarat di pipi Alex, Raara langsung berdiri mengambil tasnya "Pernikahan bukan hal yang dapat di jadikan sebuah candaan pak dan soal gaun itu besok saya kirim tanpa anda bayar." ucap Rara dengan nada marah


Rara keluar dari ruangan tersebut dan masuk ke lift di dalam lift Rara mulai sesak nafas, kepalanya mulai berat dan berputar tangannya keringat dingin dengan susah payah di menekan tombol lantai 1


Sementara itu di ruang tadi


"Gila loe bro... baru aja kenal udah di ajak nikah." kata Rio tadi yang melihat kejadian tersebut


"Tapi hebat ya wanita tadi tidak luluh padahal banyak wanita yang bahkan menawarkan dirinya untuk di nikahi loe" lanjut Rio sambil tertawa melihat Alex masih bingung sambil memengan pipi kirinya


"Wanita yang menarik" ucap Alex sambil tersenyum dan mengusap pipi kirinya



(Baru kali ini aku di tampar setelah mengajak seorang menikah, padahal aku mengajak menikah bukan mengajak mengahabiskan malam berdua) kata hati Alex yang merasa bingung akibat tindakan Rara