Please Love Me

Please Love Me
Kehidupan yang baru



Haiiii..... ๐Ÿค—๐Ÿค—


Ini novel pertamaku mohon dukungannya tolong saran kritik ya dan mohon maaf juga ada tulisan yang salah banyak kekurangan


Cerita ini murni hasil buah pemikiran thor semata tidak bermaksud menyinggung atau hal lainnya jika nama atau memiliki kasus yang sama itu hanya sebuah kebetulan ๐Ÿ™๐Ÿ™


Selamat menikmati ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜˜


Jangan lupa di ๐Ÿ‘ dan โค


Di tunggu kritik dan sarannya ๐Ÿ˜Š


******


5 Tahun kemudian


Triiiiiinnnggg...........


Triiiinnggggg.......


Suara hp yang tak berhenti-henti berdering


"Hallo." kata seorang wanita yang sedang setengah sadar menjawab telpon tersebut


" Apa kabar sayang? Bagaimana keadaanmu hari ini Kenapa tidak ada memberi kabar ahkir-ahkir ini kamu ke mana saja? " suara wanita paruh baya keluar dari telpon tersebut dengan nada khawatir dan sedikit marah


"Aku baik-baik saja bu.... kehidupanku berjalan dengan lancar di kota ini." kata Rara sambil bangun dari kasurnya dan menuju dapur untuk minum


" Lalu bagaimana dengan percintaanmu sayang apakah ada pria yang sudah membuat mu jatuh cinta? kapan kamu akan menikah?. " kata wanita dari telpon


Wanita tersebut adalah Ayuwati Prabowo wanita paruh baya berusia 49 tahun walaupun umur sudah hampir setengah abad namun kecantikannya tidak lutur, dia adalah ibu dari Rara Winarti yang mengkhawatirkan putrinya yang tak kunjung-kunjung menikah padahal umur yang sudah cukup untuk menikah


Setika mendengarkan hal tersebut Rara yang tadinya minum lalu tersedak dan batuk


" Ibu ini masih pagi, jangan bertanya hal yang bukan-bukan, aku nyaman dengan hidup ku sekarang aku tak butuh pasangan. " kata Rara setelah meredakan batuknya akibat kaget ditanya seperti itu


" Lalu bagaimana Ibu Ra.... ibu pengen punya cucu teman-teman ibu sudah memiliki cucu. " jawab Ayu dari telpon


" Kalau mamah pengen punya cucu, baiklah besok aku akan mengadopsi anak atau suruh Aditya untuk menikah. " jawab Rara lagi


" Rara ibu pengennya anak kandung kamu bukan anak angkat dan Aditya masih fokus kuliah persiapan melanjutkan perusahaan. " jawab ibunya


" Hallo....haaallloooo....hhhaallloo apa bu ???? apa aku tak bisa mendengar suara mamah kurang jelas,, hallo... hallo. " kata Rara sambil mematikan telpon ya


" Apa-apa sih ibu ini masih pagi juga udah ngomongin nikah-nikah emang siapa yang mau nikah. " ucap Rara sambil berjalan ke kamar mandi untuk mandi dan siap-siap ke butiknya


Rara Winarti seorang wanita cantik memiliki rambut panjang, tinggi 160 cm dan bentuk tubuh yang ideal sebentar lagi berusia 27th namun wajahnya masih imut dan cantik alami



1 bulan setelah kejadian atas gagalnya pernikahannya Rara pindah ke kota S dan memulai hidup barunya dan banyak yang terjadi hingga ahkir ya ia sukses...


Tidak terasa sudah 5th Rara berjuang di kota S dan sekarang Rara adalah Owner sebuah butik dan WO (Wedding Organizer) "The Paradise" adalah nama toko butiknya dan butik ini cukup terkenal di kota S ini adalah hasil kerja keras Rara yang hanya fokus pada karirnya saja


Jam 10.00 pagi


Seorang wanita sedang melihat kaca memperhatikan dirinya...... mencari apa yang kurang dari dirinya


"Hhhmmmm... kurasa cukup..." ucap Rara didepan kaca lalu beralih ke kasur mengambil hp, kunci motor dan tasnya sambil lihat jam


"Wow.. sudah jam segini semoga tidak macet." ucap Rara sambil keluar rumah sederhananya lalu menguncinya, memakai helm dan mengeluarkan motornya dari bagasi lalu pergi ke butiknya


Rara hidup di rumah sederhana dan memilih mengunakan motor bukan karna tak punya mobil dia lebih suka naik motor karna lebih praktis



Rumah Rara dengan butik memang tidak terlalu jauh


tak sampai 15 menit Rara sampai ke sebuah butik yang tema hari ini adalah warna merah jadi semua baju yang di pajang berwarna merah


Rara masuk langsung di sambut para pegawainya


" Selamat pagi owner. " ucap para pegawainya serentak mengucapkan selama pagi ke Rara


" Selamat pagi juga untuk kalian.... apakah manajer Yeni sudah datang?." tanya Rara pada pegawainya


" Sudah owner dia di atas. " jawab pegawainya


" Baiklah kalau gitu saya ke atas lanjutkan kerja mu. " ucap Rara sambil berlalu dan menaikin anak tangga


"The Paradise" adalah toko butik gaun pernikahan langsung dengan Weddingย Organizer (WO) memiliki 2 lantai, 1 untuk butik dan di atasnya adalah kantor Rara dan Yeni, butik ini adalah hasil kerja keras Rara dan di bantu Yeni Sahabat baiknya, butik ini memiliki 10 pegawai tetap yang semuanya wanita dikarnakan owner mereka tidak bisa dekat pria selain ayah dan adenya dan 5 orang pegawai panggilan jika ada proyek yang besar


" Yeni apa kamu di dalam? " Rara masuk ke ruangan melihat Yeni sedang menbolak balik berkas hasil penjualan dan pemesanan bulan ini lalu dia duduk di sebuah sofa di dalam ruangannya


" Ara kamu baru datang? ada apa kamu datang ke ruanganku. " tanya Yeni sambil membawa berkas dan duduk di samping rara


"Yen, aku bingung ibuku selalu memaksaku untuk cepat menikah sedangkan kamu tau sendiri aku tidak bisa dekat laki-laki." ucap Rara dengan wajah sedih


"Hhmmm.... mungkin tante khawatir dengan putrinya yang sudah mulai memasukin umur 27th tapi tidak pernah kencan dengan pria mana pun selama 5th ini bahkan jika melihat pria berbicara padanya dia akan pergi menjauh hahaha." ucap Yeni sambil mengejek


"Lalu aku harus bagaimana? aku sudah mengikutin saranmu pergi ke psikiater tentang ganguan kecemasanku namun aku hanya bisa dekat dengan pria tapi jika ada pria yang mengajakku pacaran atau mengatakan suka dan cintanya aku langsung pusing dan merasa sesak nafas. " ucap Rara


"Ra lebih baik kamu ceritakan soal masalahmu ini ke dua orang tua mu jadi nanti kamu bisa ikut terapi yang lebih bagus. " ucap Yeni sambil memberikan berkas penjualan bulan ini


"Aku gak mau mereka khawatir Yen. " ucap Rara sambil mengambil berkasnya dan melihatnya


"Aku tak bisa membantu lebih banyak lagi, jika kamu sendiri tidak mau membantu dirimu Ra. " ucap Yeni


Rara hanya diam dan memperhatikan berkas pemasukan bulan ini


Rara memiliki ganguan kecemasan atau fobia akan pernikahan. Gamophobia di dalam dunia psikologis dikaitkan dengan kondisi mental yang membuat seseorang takut berkomitmen dalam asmara yaitu ikatan pernikahan, dia akan pusinh, panas dingin bahkan susah bernafas jika ada yang melamar atau bahkan mengatakan cinta padanya.


Lucu bukan dia adalah seorang owner dari butik WO yang membantu sebuah pernikahan namun dirinya sendiri fobia akan pernikahan


"Yen bukan nya harus ya ada pemasukan lebih dari ini apakah tidak salah?" tanya Rara yang sedang memperhatikan dan mengitung ulang pemasukannya


" Tidak Ra gaun yang 2 bulan sudah jadi itu baru hanya di bayar setengah dan sudah 2 bulan gaun itu belum di ambil bahkan orang yang memesannya tidak ada kabarnya lagi. " Jawab Yeni


" Apa!!! kok tidak memberitahuku lebih awal? ya sudah di mana alamatnya biar aku sendiri yang mendatanginnya. " ucap Rara kaget


" Aku sudah memberitaumu namun ada proyek jadi kita lebih fokus ke sana." jawab Yeni sambil beranjak mencari berkas orang yang memesan gaun pernikahan dan setelan jas


"Ini alamat orang yang memesannya." ucap Yeni memberikan sebuah kertas berisikan alamat


" Aku heran jika tidak sanggup membayarnya kenapa dia memilih gaun pernikahan yang berharga 1M. " ucap Rara sambil menerima kertasnya


" Ya sudah aku ke alamat ini dulunya, dan aku rasa semuanya sudah beres jadi aku mau sekalian pulang. " ucap Rara keluar dari ruangan Yeni


" Hati-hati di jalan Ra dan coba kamu pikirkan untuk menikah Ra kamu sudah tidak muda lagi. " ucap Yeni dengan nada agak teriak di karnakan Rara sudah pergi