Please Love Me

Please Love Me
Awal



Haiiii..... 🤗🤗


Ini novel pertamaku mohon dukungannya


Cerita ini murni hasil buah pemikiran thor semata tidak bermaksud menyinggung atau hal lainnya jika nama atau memiliki kasus yang sama itu hanya sebuah kebetulan 🙏🙏 mohoh maaf jika ada kata yang salah


Selamat menikmati 😊😘


Jangan lupa di 👍 dan ❤


*****


Suatu hari di kota X


Sebuah gedung aula di hiasi dengan bunga mawar putih yang tertata indah dan sebuah karpet putih dilantai menuju sebuah altar yang indah.


Sebuah dekorasi pernikahan yang sangat cantik yang bertema mawar putih


kursi-kursi mulai di isi oleh keluarga dan para tamu undangan



Sementara itu di dalam sebuah ruangan ada wanita cantik sedangan di persiapkan menjadi ratu sehari, gaun putih cantik yang sesuai dengan bentuk tubuhnya make-up yang sesuai menambah kecantikannya karna dirinya sendiri sudah cantik alami, dia adalah Rara Winarti yang hari ini akan menjadi pengantin wanita dan menikah dengan seorang pria yang ia cintai selama 3th


Baginya hal ini diterjadi sekali dalam seumur hidup dan tak akan pernah terulang kembali


"Kamu sangat cantik Ra." kata Yeni


"Panji sangat beruntung kau akan menjadi istrinya." kata ucapnya lagi


Yeni adalah sahabat Rara mereka sudah berteman dari bangku sekolah dasar hingga sekarang, mereka sudah seperti saudara kembar yang kemana aja selalu berdua, dimana ada Yeni pasti ada Rara ikatan persahabatan ini sudah terjalin sejak kecil


"Tidak akulah yang beruntung dia mau menjadikan aku sebagai istrinya." jawab Rara sambil tersenyum dan berdiri menghadap kaca memperhatikan diri


Tok....tok...tok


Pintu ruangan itu terbuka dan masuk seorang pria


Pria tersebut adalah Wisnu Prabowo, ayah dari Rara seorang pengusaha yang cukup ternama


"Ayah, aku sangat gugup." ucap Rara mendekat ke ayahnya


"Kalau begitu bagaimana kalau pernikahan ini di tunda dulu karna ayah juga belum rela putri kesayanganku pergi dariku." kata Wisnu sambil tersenyum


"Ayah.. jangan bercanda aku semakin gugup." kata Rara dengan wajah cemberut


"Gadis kecilku sekarang sudah besar, bisakah kau tetap menjadi gadis kecilku." ucap Wisnu dengan wajah sedih


"Ayah jangan berkata seperti itu aku akan tetap menjadi putri ayah." ucap Rara sambil memeluk ayahnya


"Sudah sayang jangan ada air mata, hari ini kau akan menjadi ratu, ayo bergegas acara sudah mau di mulai." ucap Wisnu sambil melap air matanya yang keluar dengan sendirinya karna dia belum rela putri satu-satunya menjadi istri orang


Didepan pintu aula Rara sudah sempurna dengan buket mawar putih di tangan dan disisinya Wisnu yang siap mengantarnya ke altar saat pintu terbuka dan para tamu undangan berdiri dan mereka masuk ke dalam aula namun alangkah terkejutnya ternyata di depan altar hanya ada pendeta tanpa penganti pria


"Kemana panji." kata Wisnu yang kebingungan melihatan di depan hanya ada pendeta


"Ada apa ini? Kemana panji." tanya Rara


"Bukannya sudah waktunya ini" kata Rara dengan wajah panik


Tiba-tiba ada seseorang mendekat dan berkata bahwa Panji tidak datang dan tidak dapat di hubungin bahkan ada yang mengantarkan surat ini, orang tersebut memberikan sebuah surat


Rara mengambil surat itu dan membacanya


"Maafkan aku Ara aku tidak bisa menikah denganmu tapi percayalah aku mencintaimu" isi surat tersebut membuat rara menangis dan teriak


"TIDAK..... TIDAK MUNGKIN...." teriak Rara sambil pergi dari keluar dari Aula itu dan membuang buket yang di pegang tadi


Semua tamu ada yang terdiam, ada juga yang berbisik-bisik heran karna acara pernikahan Rara hancur


Acara yang di susun secara rapi dan matang hancur dalam sekejap. Seharusnya menjadi momen yang paling indah dan berharga malah menjadi penghinaan dan pengalaman memalukan seumur hidup yang tak terlupakan