My wife is a Mafia

My wife is a Mafia
part 3



Malam hari di kediaman hendri terlihat mobil mewah memasuki halaman rumah tersebut dan turunlah dua orang paruh baya turun ndari mobil itu,orang itu adalah orangtua angga yang datang untuk melamar vanya


 


"hai bro apa kabar sudah lama kita tidak benjumpa"sapa papa angga pada hendri


 


"hai,seperti yang kau lihat aku baik baik saja,oh ya silahkan duduk dulu"ucap hendri pada tamu nya


"ah baiklah"jawab papa angga kemudian mengikuti hendra duduk di sofa


"baiklah,kita langsung saja tujuan kita adalah untuk membahas perjodohan anak kita"ucap papa angga lansung ke intinya


"oh iya,sebentar aku panggilkan anak ku dulu"jawab hendri kemudian memanggil bibi


"bi..."panggil nya


"iya tuan "ucap bibi


"tolong bibi panggilkan vanya kemari "suruh hendri


"baik tuan"jawab bibi dan berlalumemanggil vanya


Di kamar vanya


 


Terlihat vanya dengan penampilan yang begitu memukau sedang duduk di di kasur sambil mengotak atik ponsel memeriksa email yang dikirim oleh sekretaris nya tentang perkembangan perusahaannya,tak lama kemuadian terdengar suara ketukan pintu yang membuat vanya menghentikan aktivitas nya.


 


Tok...tok...tok..


"siapa.."tanya vanya


"ini bibi nona,nona disuruh turun oleh tuan karena tamunya sudah datang"jawab bibi


"oh..baiklah,bibi turun duluan nanti vanya nyusul"perintah vanya


"baik nona"jawab bibi dan langsung turun kebawah.


 


Di ruang tamu terlihat tiga orang paruh baya sedang berbincang soal perjodohan anak mereka,tak lama turunlah seorang gadis cantik menghampiri meraka,siapa lagi kalau bukan vanya.


 


"Vanya perkenalkan ini tuan bayu dan istrinya yulisia mereka adalah calon mertua kamu" ucap hendri


"Oh ya ini putri saya nama nya vanya" lanjut hendri


"Vanya tante,om" ucap vanya sambil menyalami tangan bayu dan yulis


"Iya,kamu cantik sekali mirip dengan ibu kamu"ucap yulis


" makasih tante"jaqab vanya sambil tersenyum


"Jangan panggil tante dong sayang panggil aja mama sapa papa ok" pinta yulis


"Em iya tan....eh mama" jawab vanya gugup


"Nah gitu dong" timpal mama angeh


" oh ya dimana calon mantu saya"tanya hendri


"ah maaf angga nghak bisa dateng lagi sibuk katanya" jawab pak bayu


"ah ya nggak papa kok nama nya juga pembisnis muda,kalau begitu kita langsung saja keintinya" jawab hendri maklum


"Oh ya kami kesini ingin menyampaikan bahwa anak kami setuju untuk menikah dengan vanya ,tapi dia ingin pernikahannya hanya di hadiri oleh orang terdekatnya saja...apakah pak hendri setuju" jelas pak bayu


"bagaimana nak apa kamu mau menerima perjodohan ini" tanya hendri pada vanya


"Vanya terserah ayah saja" jawab vanya.meskipin ingin menolak tapi tidak bisa pikir vanya


"baiklah saya terima perjodohan ini,jadi kapan pernikahannya akan dilaksanakan " ujar hendri


"bagaimana kalau 2 minggu lagi" tanya bayu


"apa tidak terlalu cepat yah" tanya vanya pada ayah nya


"lebih cepat lebih baik sayang,baiklah aku setuju kita laksanakan pernikahannya 2 minggu lagi" jawab hendri


"baiklah kalau semua susah ditentukan kalau begitu kami pamit pulang dulu" pamit orang tua angga


"mari saya antar ke depan" ucap hendri


Hendri pun mangantar tamu nya hingga depan rumah semantara vanya berjalan menuju kamar nya untuk istirahat.


Hai semua cuman mangingatkan jangan lupa tinggalkan jejak nya dengan cara LIKE,KOMEN,DAN VOTE aithor tunggu ya😊