My wife is a Mafia

My wife is a Mafia
part 26



  selamat membaca...!!!


**1 minggu kemudian**


satu minggu berlalu angelia terus saja mencari cara agar dapat memisahkan angga dan vanya namun gagal pernah suatu hari dia menyuruh seseorang untuk membunuh vanya namun bukanya vanya yang terbunuh malah pembunuh itu,hari ini angelia mencoba untuk datang ke kantor angga karna memang selama ini dia hanya bertemu dengan angga saat di restoran saja karna dia memang sibuk menyusun rencananya...


**di rumah angga**


 


waktu sudah menunjukkan hampir waktunya makan siang vanya berencana untuk memebuat makan siang angga dan mengantarkannya ke kantor angga


vanya mulai mengambil bahan bahan makanan dan mencucinya,vanya pun mulai berkutat dengan alat alat dapurnya,1 jam berlalu semua masakan vanya sudah siap dan sedang di tata ke dalam rantang setelah selesai vanya pun memutuskan untuk mandi


setengah jam kemudian vanya sudah selesai bersiap dan menyuruh supir untuk mengantarnya


"pak tolong antar saya ke tempat kerjanya mas angga ..."ucap vanya


"baik nona.."jawab nya dan segera melajukan mobilnya dengan kecepatan rata rata menembus jalanan jakarta yang terkenal macet


 


45 menit kemudian mobil vanya sampai di depan gedung perkantoran menjulang tinggi vanya menyuruh supirnya untuk pulang dan bergegas masuk dengan menenteng sebuag rantang makanan.sesamapainya di meja resepsionis


"selamat siang mbak ada perlu apa.."tanya resepsionis ramah


"siang juga mbak saya mau ketemu tuan angga pratama.."jawab vanya


"oh ada perlu apa mbak menemui pak presdir apakah mbak sudah membuat janji.."tanya nya lagi


"oh tidak mbak saya hanya mau mengantarkan makan siang aja mbak.."ucap vanya


"baik tunggu sebentar ya mbak saya telfon pak dimas dulu mbak silahkan tunghu di sana..."ucap resepsionis


"baiklah katakan dengan mbak vanya.."ucap vanya lalu duduk di sofa sementara resepsionis tadi sedang menelfon dimas


tak berapa lama vanya pun kembali di panggil oleh resepsionis tadi


"maaf nona saya tidak tau kalau anda istri pak presdir,silahkan masuk nona mari saya antar.."ucap resepsionis tadi membungkuk hormat,sedangkan kariawan yang mendengar hal itupun mulai membicarakan vanya


"ah tidak usah mbak saya bisa pergi sendiri..."ucap vanya


"baiklah sekali lagi saya mohon maaf ya nona.."ucap resepsionis itu lagi


"tidak masalah saya pergi dulu..tetaplah menjadi orang yang selalu ramah mbak.."ucap vanya sambil berjalan ke arah lift khusus presdir dan memencen angka 20


ting..


bunyi pintu lift terbuka vanya pun segera keluar dan berjalan ke arah ruangan angga sesampainya di depan ruangan angga vanya kembali di sambut oleh dimas


"selamat siang nona.."sapa dimas


"iya nona tuan ada di dalam silahkan masuh..."ucap angga membukakan pintu ruangan angga,vanya pun segera masuk ke dalam


di dalam terlihat angga yang sedang sibuk mengerjakan berkas berkas nya tak menyadari kedatangan vanya karna memang dimas tidak memberitahu angga


melihat itu vanya pun berjalan ke arah sofa mengendap ngendap menaruh rantangnya kemudian berjalan ke arah angga dan langsung mengecup pipi angga


cupp...


angga yang mendapatkan ciumanpun kaget dan reflek menoleh ke arah samping


"selamat siang mas.."ucap vanya sambil tersenyum manis


"sayang kamu ngagetin mas aja mas pikir siapa yang berani cium pipi mas.."ucap angga


"hehe..maaf mas.."ucap vanya sambil cengengesan


"kamu kesini bareng siapa kok nggak ngasih tau mas dulu biar mas bisa jemput kamu tadi.."tanya angga


"tadi bareng supir..vanya kesini mau nganterin makan siang buat mas vanya sengaja nggak ngasih tau mas biar kejutan gitu.."jawab vanya


"yaudah kalau gitu kita makan aja mas juga udah laper nih.."ucap angga


"yaudah ayok.."ucap vanya sambil berjalan ke arah sofa diikuti angga


mereka berduapun duduk,vanya menyiapkan makanannya dan mulai makan,20 menit kemudian mereka berdua pun selesai makan,namun di luar terdengar suara seseorang yang sedang ribut tak mau ambil pusing angga dan vanya pun mengabaikannya dan memilih membereskan tempat makannya,setelah selesai vanya meminta izin ke toilet


"mas vanya mau ke toilet dulu..dimana toilet nya.."tanya vanya


"di dalam ruang pribadi aku kamu masuk aja terus sebelah kanan ada toilet disitu.."jawab angga


"yaudah vanya ke toilet dulu.."ucap vanya bangkit menuju toilet sedangkan angga masih menunggu vanya di sofa


suara ribut di luar masih saja terdengar namun tak lama kemudian suara pintu terbuka denfan keras


Brraakkk...


"sayangg...


🌸🌼🌸🌼🌸🌼🌸🌼🌸🌼🌸🌼🌸🌼🌸🌼


HAI READES MAAF YA AUTHOR KEMAREN NGGAK SOALNYA LAGI SIBUK NGERJAIN TUGAS DAN JUGA INI AUTHOR UP PAKE HP KAKAK NYA AUTHOR PINJAM SOALNYA HP NYA AYTHOR RUSAK JADI NGGAK BISA UP SETIAP HARI YA MOHON DI MAKLUMI,AUTHOR JUGA PUSING MAU BIKIN EPISIDE SELANJUT NYA KEK GIMANA...


  JANGAN LUPA LIKE,KOMEN,DAN VOTE YA TUNGGU EPISODE SELANJUTNYA BYE BYE👋👋☺☺


JANGAN LUPA JUGA FOLLOW IG AUTHOR YA ENTAK AUTHOR FOLLBACK


**IG @zoyana_syahila


SARANGHEO😘😘**