
Selamat membaca!!.....
Vanya berjalan memasuki gudang tersebut diikuti oleh dua orang di belakang nya yang merupakan anak buah dari wanita itu,tak lama vanya pun sampai di sebuah ruangan dimana terdapat sang ayah yang sedang duduk di sebuah kursi dalam keadaan terikat dan seorang wanita di depan ayah nya,dan ruangan itu juga di jaga oleh banyak pengawal
"Ayah..."ucap vanya
"Oh rupanya kau sudah datang ya baguslah sekarang kau tidak akan bisa keluar dari sini kecuali..."ucap wanita itu menggantung ucapannya sambil membalik kan badannya menghadap vanya
"Angelia..."ucap vanya kaget
"Oh rupanya kau masih ingat dengan ku nyonya angga...ups...salah nona vanya karna sebentar lagi gelar itu akan hilang darimu..."ucap angelia tersenyum miring
"Apa maksudmu cepat lepaskan ayah ku...apa yang kau mau hah..."ucap vanya kesal
"Oh santai saja nona...aku hanya ingin kau tanda tangani surat ini dan aku akan melepaskan mu dan ayah mu ini...bersiaplah untuk kehilangan ayah tersayang mu ini"ucap angelia menyeringai sambil menyerahkan surat gugatan cerai atas nama vanya dan angga
"Tidak nona tolong jangan sakiti ayah saya...saya akan menandatangani nya tapi tolong nona lepaskan ayah saya..."ucap vanya pura pura takut sambil mengambil surat tersebut
"Heh..sekarang kau takut pada ku...dulu kau bilang akan menghabisiku dan sekarang cih..."ucap angelia dengan nada mengejek
"Sekarang cepatlah tanda tangan aku tidak mempunyai banyak waktu lagi..."ucap angelia sinis
"Baa...baik nona..."ucap vanya hendak menandatangani surat tersebut tapi...
Srreekkk.....
Vanya merobek kertas itu dan menatap angelia dengan tatapan tajam
"Hei apa yang kau lakukan...kenapa kau malah merobek nya..."ucap angelia dengan nada tinggi
"Hehh...kau pikir aku bodoh mau mengikuti kemauanmu...,kau salah nona angelia aku kesini untuk menepati ucapan ku karna kau sudah berani mengganggu ketenangan ku..."ucap angelia dingin sambil tertawa sinis
"Heii lihat lah pak tua anak kesayangan mu ini sudah tidak perduli lagi dengan anda...sungguh miris.."ucap angelia tersenyum sinis ke arah ayah vanya
"Apa yang kau bicarakan cepat lepaskan ayah ku atau kau akan tau akibatnya..."ucap vanya
"Kurang ajar kau hei kalian semua habisi gadis itu sekarang juga..."ucap angelia pada anak buah nya
"Baik boss..."ucap anak buah angelia dan langsung maju menyerang vanya
Brruukkhh...
Kkrreeeekk....
Brruukkhhh...
Brukkhh...
Kreekkhh..
Dalam 10 menit semua anak buah angelia terkapar di lantai,hal itu membuat angelia panik dan langsung mengambil pistol dari saku nya dan mengarahkannya ke sembarang arah,tapi naas tembakan itu mengenai ayah vanya tepat di bagian jantung nya,melihat hal itu vanya segera berlari ke arah ayah nya dan langsung memangkunya
"Ayah..ayah bangun ayah..."ucap vanya sambil menepuk pipi ayah nya
"Ayah vanya mohon ayah bangun jangan tinggal kan vanya..."ucap vanya terus memanggil ayah nya
"Ughh...sa..yang.."ucap ayah vanya terbata bata
"Ayah...ayah bertahanlah vanya akan bawa ayah kerumah sakit..."ucap vanya menatap ayah nya dan hendak membawanya kerumah sakit namu di hentikan
"Vanya
sa..ya..ng..maaf..kan..ayah..ayah..ti..dak..bisa..mene..mani...mu..la..gi..,papa...hanya..min..ta ka..mu...harus...menuruti..pe..rintah...suami..mu..dan..ja..ngan..per..nah..tinggalkan dia...ayah...ingin...dia..men..jaga..mu.."ucap ayah vanya terbata bata
"Ayah vanya akan menuruti semua permintaan ayah tapi vanya mohon ayah bertahan vanya akan bawa ayah kerumah sakit.."ucap vanya dengan air mata yang sudah membanjiri pipinya
"Tidah u..usah...sa..yangg..seka..rang...aya..hh...akan..per..gii..mee..nyusul..ibu..muu..ayah...harap..ka..kamu...se..lalu..bah..hagia..."ucap ayah vanya terbata bata dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya
"Ayaahhh...ayahh...vanya mohon ayah bangun jangan tinggalin vanya ayah ...vanya mohon..."teriak vanya histeris..
"Hehh...lihat lah itu akibatnya karna kau sudah melawanku..."ucap angelia tersenyum sinis
"Kau...kau sudah membuat ayah ku meninggal ...maka dari itu kau harus membayarnya dangan nyawamu sendiri..nyawa dibalas dengan nyawa..."ucap vanya menatap tajam angelia dan bangkit berjalan menuju angelia sambi mengeluarkan pisau lipatnya
"A...apa yang kau lakukan menjauhlah atau aku akan menembak mu..."ucap angelia gemetar sambil menodongkan pistolnya dan berjalan mudur
"Menagih hutang mu..."ucap vanya menyeringai
"Mundur aku bilanv mudur atau..."ucap vanya sambil mengarahkan pistol nya ke arah vanya dan...
Doorr....
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
**halo gays maaf ya author jarang up dan soal yang minta crazy up maaf author nya belum bisa karna setiap episode itu author bikin nya baru dari otak jadi kalau otak nya lagi nggak nyambung males yang mau up....sekali lagi mohon maaf ya ...dan semoga kalian tidaj pernah bosan dengan cerita saya...dan sampai jumpa di episode selanjut nya....bye bye
Jangan lupa
Like
Komen and
Vote ya
dan juga gollow ig author @ana_cdc05**