
Β selamat membaca maaf kalau sedikit...πππ
vanya pun keluar dari dalam mobil dengan pandangan dingin dan aura yang sangat mengerikan membuat para preman itu bergidik ngeri tapi mereka mencoba bersikap tenang
"hai kalian mencariku..."ucap vanya dengan nada dingin
"hei ternyata dia sangat cantik tapi sayang hidup nya harus berakhir di tangan kita..."ucap salah satu preman itu
"kau benar,bagaimana kalua kita cicipi dulu baru kita habisi itu tidak masalah bukan"jawab salah satu preman itu
"hei nona cantik mari kita bermain kami. pasti akan memuas kan mu..."ucap salah satu preman dengan senyum mesumnya membuat vanya menatap mereka dengan tatapan jijik
Β
"kalian ingin bermain dengan ku??... baiklah. mari kita bermain.." tanya vanya sambil tersenyum menyeringai
"baiklah nona cantik sesuai permintaanmu..."ucap salah satu preman itu mendekat ke arah vanya hendak memegang pundaknya namun
bugkkhh...
vanya langsung memukul orang itu hingga jatuh tersungkur
"apa yang kau lakukan..."teriak preman itu dengan nada tinggi
"kau bilang ingin bermain...jadi mari kita mulai bermain..."jawab vanya santai
"kurang ajar kau..."ucap preman itu langsung berdiri hendak menghajar vanya namun lagi lagi usahanya gagal malah dia yang terluka,melihat hal itu ketiga preman itu pun mulai geram dan langsung menyerang vanya secara bersamaan
buughh...
brakk....
kreekk...
buuggjh..
buughh...
kreekkk....
dalam hitungan menit keempat preman itu pun terkapar dengan banyak luka di seluruh tubuhnya
tut...tut...tut...
π "jalan xx lima menit,bereskan semuanya...
π "......"
tut...tut...tut...
15 menit kemudian mobil yang dikendarai vanya sudah sampai di depan mansion,vanya segera keluar dari mobil dan memanggil para pelayan untuk membantunya membawa pak anto dan mama yulis,vanya membawa mama yulis ke kamarnay dan segera membaringkannya kebetulan keadaan rumah saat ini sedang sepi papa bayu sedang keluar sedangkan angga masih belum pulang dari kantor
setelah membaringkan mama yulis vanya segera kembali ke kamarnya untuk membersihkan diri dan juga mengobati luka yang tadi ia buat,20 menit kemudian vanya sudah keluar dari kamar mandi dengan pakaian lengkap dan melangkah keluar menuju kamar mama yulis
"bik,apa mama sudah sadar..."tanya vanya
"belum nona..."jawab bik ijak
"baiklah bibik boleh keluar biar saya yang menemani mama..."ucap vanya
"baik nona..."jawab bik ijah dan segera melangkah keluar
beberapa saat kemudian setelah bik ijah keluar,mama yulis pun mulai sadar dari pingsannya
"mama...mama sudah sadar..."tanya vanya
"sayang ini di mana..."tanya mama yulis yang masih belum sadar sepenuhnya
"ini di kamar mama,mama baik baik aja kan.."ucap vanya
"mama baik baik aja sayang...tadi itu siapa kenapa mereka mencarimu..dan apakah mereka berbuat sesuatu pada mu nak...dan kenapa wajah mu tergoras seperti ini.."tanya mama yulis berturut turut
"mama tenang dulu...vanya juga nggak tau tadi itu siapa..dan juga vanya baik baik tadi ada orang yang nyelametin vanya...tapi vanya juga nggak tau orang itu siapa...dan juga ini hanya luka kecil tidak papa kok.."jawab vanya berbohong
"syukurlah kalau kamu nggak papa sayang..." ucap mama yulis
"iya mah vanya nggak papa kok,yaudah kalau gitu vanya ambilkan makan siang buat mama dulu ya...mama kan belum makan..."ucap vanya sambil membantu mama yulis duduk dan menyandarkan kepalanya dan di kepala ranjang dan berlalu keluar kamar
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
**JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN AND
VOTE
Sampai jumpa di episode selanjutnya bye bye...πππ
FOLLOW IG @ana_cdc05**