
Bughh...
pria itu pun tersungkur akibat bogeman dari pria yang berteriak tadi
"kurang ajar kau....ah...tu..tuan...ang..angga" ucap pria itu ketika mengetahui bahwa yang menonjok nya adalah angga
**flass back on**
di tempat duduk angga,angga terus memerhatikan vanya yang sedang tertawa bersama temannya itu entah kenapa hati nya merasa sangat bahagia melihat istrinya itu ia baru menyadari kalau istrinya itu berbeda dengan perempuan lain yang hanya mengincar hartanya saja,setelah cukup lama memerhatikan vanya ia melihat vanya seperti ingin pergi angga terus memerhatikan nya ternya vanya berjalan ke arah kamar mandi,angga pun berniat untuk menyusul vanya
"maaf...saya permisi ke toilet dulu..." ujar angga masih dengan wajah datarnya
"ah..iya,silahkan tuan" jawab adit sambil tersenyum
angga pun berjalan untuk menyusul vanya ke kamar mandi,tapi dari kejauhan dia mendengar suara kegaduhan angga pun berjalan mendekat semakin dekat angga mendengar suara perempuan meminta tolong dan suara itu terdengar begitu familiar di telinga angga,annga pun mempercepat langkahnya
sesampai nya di sana angga melihat istrinya yang akan di lecehkan oleh seseoarang pria hidung belang yang ternyata pemilik cafe itu angga pun berteriak dan menghantam pria itu
"heeiii..." teriak angga dan
Bughkk....
**flass back off**
pria itu pun jatuh tersungkur dan memegangi pipi nya lalu bangkit dan ingin membalas nya
"kurang ajar kau....eh...tu..tuan..ang..angga" ujar orang itu
"apa yang kau lakukan..." tanya angga dengan nada dingin dan wajah datarnya
"ti..tidak ada tu..tuan saya hanya sedang bermain dengan pacar saya tuan.." jawab pria itu gemetar
"pacar...kau bilang wanita itu pacar mu.." tanya angga sekali lagi sambil menunjuk vanya yang sedang meringkuk katakutan sambil memeluk lututnya sendiri dan air mata membanjiri pipi nya
"i..iya tuan" jawab pria itu gemetar
"kau tau...dia siapa...dia adalah istriku istri tuan muda angga pratama...dan anda baru saja ingin menodainya...anda berani menyentuh nya maka mulai detik ini anda berurusan dengan saya" ujar angga menekan setiap kata kata nya
"tuan tolong maafkan saya tuan saya tidak tau jika dia adalah istri anda tuan.." ucap pria itu memohon pada angga sedangkan angga tak mengubris ucapan pria itu memilih menggendong vanya keluar dari kamar mandi menuju mejanya tadi mememnggil dimas
sesampainya di meja nya angga pun memanggil angga untuk pulang
"dim kita pulang sekarang" ujar angga pada dimas,sementara dimas melihat angga menggendong seorang wanita dengan tampilan acak acakan yang sedang membenankan wajah nya di dada angga
"tu..tuan siapa wanita itu" tanya dimas sedilit gemetar
"istriku.." jawab angga datar
"nona muda.." ujar angga kaget
"iya..ayo kita pulang..oh ya sebelum itu kamu suruh anak buahmua untuk mengurus dulu laki laki yang ada di kamar mandi karan telah berani menyentuh istriku..." ucap angga datar dan langsung meninggalkan dimas
"hah...iya tuan" ucap dimas terkejut dan langsung menghubungi anak buahnya untuk mengurus semuanya dan bergegas menyusul angga
**sementar di tempat sarah**
sejak tadi sarah menunggu vanya tapi vanya tak kunjung kembali yang membuatnya khawatir saat berniat menyusul vanya sarah melihat seorang laki laki dengan paras yang bisa dibilang sempurna dengan raut wajah dinginnya sedang menggendong seoarang wanita yang ia yakini adalah vanya atasan selaligus sahabatnya,sarah pun berlari menyusul orang itu sambil memanggil nya
"hei..tuan..hei.." panggil sarah namun tak ditanggapi sarah pun terus berlari hingga berhenti di parkiran
"hei..tuan kau apakan sahabat ku..kenapa dia jadi seperti ini..." tanya sarah pada angga
"bukan urusan anda..." ucap angga dingin dan langsung masuk ke dalam mobil
"hei..hei..tuan kau mau membawa sahabatku ke mana..." ujar sarah menggedor gedor kaca mob angga
"maaf nona ..tuan dan nona muda saya sedang tidak tidak bisa di ganggu...saya permisi dulu.." ucap dimas langsung masuk ke mobik dan meninggalkan sarah yang sedang bengong
"hah...nona muda..apa maksud nya apa jangan jangan dia suami nya vanya lagi..gila ganteng banget tapi bukannya itu tuan angga pratama pungusaha sukses yang meduduki peringkat pertam se asia yah
tapi bener kata vanya orang nya dingin banget emang pasangan yang serasi sama sama dingin...eh tunggu tunggu tadi vanya kenapa ya kok penampilannya acak acakan gitu apa dia abis di apa apain ya..." gerutu sarah dalam hati
"ah...udah lah mending sekarang gue pulang besok gue tanyain langsung ke orang nya.." ucap sarah sadar dari lamunannya dan memilih untuk pulang karna merasa lelah
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
**HAY READES DUKUNG TERUS AOTHOR YA JANGAN LUPA LIKE,KOMEN,AND VO