
Latihan pun dihentikan sejenak untuk istirahat. Aula pun mendadak sepi karena sebagian besar anak pergi ke mushola untuk menjalankan sholat. Namun aula tidak benar-benar sepi karena masih ada aku, Zahra, Ivan, dan beberapa anak lain yang tidak sholat. Badanku benar-benar lelah sekali dan aku pun juga mulai mengantuk. Aku pun menegak air mineral yang baru aku beli di kantin, rasanya begitu segar mengaliri tenggorokanku yang rasanya kering sekali. Seusai minum air aku pun melihat ada seseorang memasuki aula. Dia tampak asing, dan nampaknya senior juga karena dia sudah bersabuk hitam. Aku pun terpaku menatapnya karena dia begitu tampan. Dalam hati aku berkata “Seandainya senpaiku setampan dia, pasti aku jadi sangat semangat dan tidak mengomel saat latihan meski ditendang sekalipun.” Baru saja aku berkata seperti itu, dia pun menoleh ke arahku kemudian tersenyum sambil berjalan ke arahku. Oh, apakah ini mimpi? Lelaki setampan itu datang menghampiriku? Apakah mungkin ini saatnya aku bertemu seorang pangeran? Eh, salah bukan pangeran tapi jodoh maksudku.
“Hai, Anna.” Sapa pangeran tampan itu, dari mana dia tahu namaku? “Ha-hai, juga.” Balasku aku pun kemudian berdiri dan memberi salam padanya “Osh!” Dia pun tersenyum ramah dan membalas salamku. “Anna, kamu sepertinya kesulitan ya dalam latihan kali ini apa lagi senpaimu itu agak menyebalkan bagimu, kan?” Tanya pangeran itu.
“Bukan agak, tapi sangat menyebalkan.” Jawabku.
“Kalau begitu, boleh kan aku mengajarimu? Gerakan mana saja yang masih belum kamu kuasai?”
“Mau gerakan dasar sampai aplikasi Kata pun aku mau diajari semuanya asalkan senpai yang mengajariku.”
“Baiklah, ayo kita mulai latihan kita.”
Dia mengajari semua gerakan yang belum aku kuasai, ya semuanya sampai aku benar-benar bisa. Tidak seperti Ivan, senpai yang satu ini lebih sabar dan yang penting lebih tampan darinya. “Anna, sepertinya kamu sudah siap untuk UKT 2 minggu lagi. Semoga kamu lulus dan dapat nilai bagus, ya.” Kata senpai tampan itu “Terimakasih banyak sudah mengajari saya.” Kataku, dia pun tersenyum ramah dan menambah rasa sejuk di hatiku.
BERSAMBUNG
**BANTU LIKE YAH KAKAK
PLEASE...
BUTUH BANGET LIKE...
LIKE AJA KOK
KALAU GAK MAU BACA JUGA GAK PAPA**