My Mate Is Human

My Mate Is Human
part 9



#alex#


"ell."


"hmm..."


"ikut aku."


"kemana?."


"aku sudah menyiapkan kamar untukmu."


"kenapa tidak di sini saja?."


"ini kamar pribadiku aku tidak pernah mengijinkan orang lain masuk dalam kamarku kecuali kamu."


"oh begitu."


#Dikamar Ell.#


"seluas inikah kamar untuku, apa tidak terlalu besar untuku?."


"tidak honet itu memang untuk mu."


#Tok..tok...tok..#


"pembantu sudah datang aku keluar dulu."


"hmm.."


"permisi..."


"iya masuk."


"yang mulia izinkan aku ubtuk menyentuh tubuhmu untuk memandikanmu."


"iya silahkan."


#dikamar mandi#


satu persatu pakaian ellena dibuka dan ellena berendam di sebuah bak mandi yang luas.


dalam hati ellena


"Seluas inikah kamar mandi alex."


"permisi saya ingin mengkramas rambut yang mulia."


"panggil saja aku ellena."


"tidak yang mulia nanti yang mulia alex marah besar."


"memang bagaimana dengan sikap alex."


"Dia mempunyai aura yang sangat dingin dan kejam, saat itu pernah ada seorang prajurit membuat kesalahan tanpa berfikir panjang yang mulia alex menebas kepalanya di depan para sahabatnya."


ellena menelan salivanya dengan susah


"kejam sekali."


"kekejamanya dimulai dari saat usia tuan masih belia dimana saat adiknya membunuh ibu kesayanganya."


"kasihan alex."


"Semoga saja yang mulia ellena dapat merubah sikapnya menjadi dulu lagi sikao yabg hangat dan selalu tersenyum ceria."


"akan ku usahakan."


"baik yang mulia ellena sudah selesai, saatnya kita memakai baju."


"aku akan memakai bajuku sendiri."


"tidak yang mulia ellena harus pembantu wanita yang memakaikan baju."


"baiklah."


pembantu wanita itu mendandani ellena dan memuji ellena.


"terima kasih mmm... siapa namamu?."


"aku tidak pantas menyebut namaku sendiri di depan yang mulia ellena."


"tidak apa apa..."


"Nnamaku Mary yang mulia ellena."


"nama Yang bagus."


"terimakasih."


prajuritpun membuka pintu.


"yang mulia ellena raja alex sudah menunggu anda di ruang makan."


"aku akan ke sana."


prajuritpun meninggalkan kamar ellena.


"sudah selesai yang mulia ellena."


"terima kasih."


marypun mengangguk.


ellena segera pergi ke ruang makan tetapi ia tidak tahu di mana ruang makan itu.


"permisi di mana ruang makan?."


"yang mulia ellena."


prajuritpun berlutut dan menunjukan ke arah utara.


"terima kasih."


saat ellena sampai di ruang makan dan berjalan anggun alexpun segera menghampirinya.


"Honey kau tampak cantik bahkan lebih cantik..."


"terima kasih alex."


alexpun menahan untuk mencium ellena karena di sana ada 3 sahabatnya justin, jenifer, dan alvian.


#alvian#


"alex kau mempunyai mate yang sangat cantik."


"jangan menggoda mateku."


#justin.#


"sudah mari kita makan, nanti habis di makan jenifer."


#jenifer#


"apa salah aku?, aku lapar lah dari pada melihat kalian ribut."


mereka pun Makan dengan Keadaan yang sepi dan tenang.


#justin#


"Al kau pernah bertanya pada alex bahwa kapan alex mempunyai mate dan sudab terbukti jadi aku juga ingin bertanya kapan kau mempunyai mate??."


"ukhuk..ukhuk...jangan mengejeku bentar lagi juga aku akan mendapatkana mate ku."


***kira kira siapakah mate alvian? apakah dari makhluk immortal atau sari dunia manusia??...


ikuti ceritanya di next part...


jangan lupa like...


terima kasih ***:)