My Mate Is Human

My Mate Is Human
part 6



#Kerajaan#


"Tuan."


"Bagaimana Keadaan Kerajaan ku setelah aku tinggal beberapa hari."


"Semua Keadaan baik-baik saja yang mulia Tetapi Kemarin Ada Penyusup yang Menyelinap Ke dalam kerajaan Dan Menancapkan Panah Dengan Sebujuk Surat."


"Dimana Surat Itu."


"ini tuan."


*AKU AKAN BALAS DENDAM PADAMU*


Alex mengepal Dan mengeluarkan Urat-urat di tanganya.


"Brakk.....(memukul dinding)


KURANG NGAJAR!! Perketat penjagaan Stev Dia sudah Mulai Berontak."


"Dia siapa tuan."


"Nanti kau tahu, Aku pergi Dulu."


#Rumah Ellena#


"Kenapa aku cemas dengan pria itu Diakan Bukan Siapa-Siapa, Dari pada memikirkan itu aku lebih baik buka Internet."


Ellenapun mengambil hpnya dan membuka halaman Internet tak lama ellena Membuka hpnya tak lama Alex Datang.


"Sedang memgang benda apa itu?."


"Handpone."


"Handpone?."


"Kau tak Tau??."


"Tidak."


"Handpone itu untuk alat berkomunikasi kepada orang lain."


"oh, seperti telepati?."


"Eehh....Ya begitulah."


(Bunyi perut lapar.)


ellena malu dan bergumam.


"mengapa harus berbunyi sekarang dasar perut tidak bisa di ajak kompromi."


"Kau lapar?."


"Tidak."


"Jangan Berbohong."


"Hehehe yaa aku lapar."


"kita kedapur untuk menentukan makan malam."


#di dapur#


"Ehh tunggu akutidak mempunyai bahan-bahan makanan gaji bulananku belum keluar hehehe..."


"Kata siapa Lihat banyak bahan-bahan makanan kulkas ini."


"Wahh tapikan aku tidak berbelanja dan uangku tidak mungkin sebanyak itu untuk membelanjakan makanan sebanyak ini."


"Kau? darimana kau mendapatkan uang itu...apakah kau mencuri!..."


"Tiidak Uangku Sendirilah Kan Aku Raja."


"Oh iya kau kan raja angsa."


"mengapa kau selalu menyebutku raja angsa."


"karena kau memiliki sayap."


"SudahKu bilang Aku ini Devil..."


"pelan-pelan makanya nanti tersedak.menumpahkan caos di makananya jangan banyak-banyak, sayuran jangan sampai di tiriskan."


mendengarkan Alex yang menurutnya terus berbicara Ellena Bergumam.


"Pria ini seperti ibu-ibu."


"Kau bilang aku ini ibu-ibu."


"Tiidakk (ellena mengelak)."


"Ada caos di sudut bibirmu."


Alex mengambil tisu dan mengelap sudut bibir ellena.


wajah ellenapun memerah jantunya berdebar-debar kencang.


"Terima kasih."


"Sama-Sama Ratuku."


"Aku mengantuk ingin tidur aku pergi ke kamar duli terima kasih atas makananya."


Alexpun mengikuti Ellena pergi ke kamar tidurnya.


"mengapa kau mengikutiku."


"Aku ingin tidur."


"Tapi..."


Alexpun menggendong ellena


"Aaaa...turunkan aku..."


"Sudah malam tuan putri a


mari kita tidur."


Alex menidurkan ellena dan dia tidur di samping ellena. sambil memeluk ellena dengan prosesive.


"menghadap ke arahku nona kecil."


ellena menghadap ke arah alex


"Aku berjanji akan selalu menjagamu Takan Ada Seorangpun melukai mateku."


"Alex Apakah Aku boleh Jujur?."


"Tentu saja."


"Aku bersyukur bertemu denganmu karena kamu pengganti mama dan papaku."


"I Love You ellena."


"I Love You Too Alex."


alex mencium bibir ellena dengan lembut, awalnya ellena kaget tapi ia membalas ciuman alex dan pasangan kekasihpun tertidur di atas kasur yang sama.


**Bonus Picture Karakter


Ellena



alex



steven



***nah itu sekilas gambar para pemain


hambar hanya ilustrasi semata


kalau kalian suka dengan cerita aku jangan lupa untuk like yaa***...