
#Penjara Bawah Tanah#
"Aww tubuhku Sakit semua." Dengan Tubuh yang Gemetar ellena Berusaha melepaskan rantai tersebut tapi Mustahil kaki dan tanganya di rantai dan tubunya penuh luka.
"sial!." Ellena berusaha membuka tetapi tiba tiba kaki dan tanganya seperti di tusuk tusuk duri.
"Akh!. Aada apa ini Kenapa Tangan dan kakiku berdarah."
"Kau mencoba untuk melarikan diri lagi nona? Tetapi percuma rantai di kakimu itu bukan rantai biasa sesekali kau mencoba membukanya kau akan terluka."
"Dasar Licik!."
Allenpun tertawa puas melihat mate adiknya yaitu ellena terluka dan melihatnya tidak berdaya.
"Hahahahha Tetapi aku Belum Ouas Untuk Menyiksamu Lebih Kejam Lagi!."
Allenpun pergi dengan keadaan tertawa bebas.
"Sial aku kehabisan banyak darah aku pusing, tubuhku lemas."
#Alex#
"Kalian siap."
"Ya kami Siap."
"Hmm.."
"Kenapa kau alvian?." tanya justin yang menahan tawanya.
"Kenapa Karus aku yang menyamar menjadi pembantu perempuan!!."
"Hahahahha Sudah kau pantas Mengenakan pakaian tersebut hahahha" justinpun tidak bisa menahan tawanya.
Jenifer dan alex hanya tertawa kecil melihat tingkah laku mereka berdua.
"Baiklah Mari kita mulai!." Dengan semangat Justin.
Alvianpun Mulai menyelinap Ke dapur untuk menghantarkan makanan ke para prajurit bawah tanah.
lalu mengambil kunci untuk di berikan ke alex dan aku akan mengelabui prajurit tapi aku hanya mempunyai waktu 2 menit, kalau tidak aku akan berubah menjadi Laki laki.
sebelum itu alvian meminum ramuan khusus yaitu perubah bentuk menjadi perempuan.
"ekhm..Selamat siang Makanan mana yang akan di antarkan ke prajurit penjara bawah tanah.
"Di sana, tunggu siapa kau aku tidak pernah melihatmu?."
"eee...aku adalah pembantu baru."
"baiklah."
Alvianpun pergi ke ruang bawah tanah.
"Permisi para prajurit waktunya makan siang."
"Oh sudah waktunya yah."
Ada satu prajurit yang membawa kunci dan alvianpun tertuju ke prajurit satu itu.
alvianoun mencoba untuk menggodanya.
"Permisi Tuan Tampan."
"eh iiya.."
"Bolehkah aku Ikut bermain bersama tuan?." dengan suara menggoda alvian.
"Ttentu...boleh..."
Saat alvian bermain ia berhasil mendapatkan kunci lalu ia pergi.
"tunggu kau mau kemana?."
"Aku...Oh aku mau ke dapur sebentar dan balik lagi."
Saat berjalan di lorong penjara alvian memberikan kunci kelada alex yang telah menunggunya dari tadi.
"Aku mendapatkan kuncinya."
"Bagus."
Alexpun Segera mencari Ellena dipenjara sedangkan alvian Pergi keluar istana Tetapi Saat Melewati prajurit depan alvian berubah wujud menjadi wujud aslinya.
"Astaga waktunya sudah habis." saat menengok ke belakang prajurit meneriakinya.
"Ada Penyusup!!."
Satu prajurit lari ke dalam istana untuk memberitahu ke raja yaitu allen dan prajurit lain menyerang alvian.
#Alvian mentelepaiti Alex.#
"Gawat alex Kita ketahuan!."
"Baiklah aku akan segera menemukan ellena."
Aku mencari ellena di setiap penjara aku menemukan satu penjara yang auranya aneh ternyata penjara itu di lapisi oleh sihir.
Aku menggunakan kekuatanku untuk membuka penjara tersebut dan berhasil saat sihir itu memudar.
Alex melihat seorang gadis di sebalik penjara tubuhnya yang terantai,dan sekujur tubunya berlumuran darah terbalut banyak luka memar di tubuhnya gadis tersebut Adalah Ellena.
Alex tidak sanggup menahan ke kecewaan terhadap dirinya sendiri karena tidak bisa menjaga ellena. dengan menahan emosinya yang sedari tadi ia tahan ia berkata.
"Ellena maafkan aku aku tidak bisa menjagamu tolong sadarlah Ellena." dengan suhu tubunya yang dingin ellena bergumam lemas.
"Allex...Apakah..itu..kau?.."
"Ellena Benar ini aku alex." tak lama kemudian ellenapun tidak sadarkan diri
"gawat ellena Kehabisan banyak darah."
Dengan Geram Alex Keluar Menggunakan sayapnya Dan Melihat alvian sedang bertarung dengan prajurit, Justin Dan Jeniferpun ikut bertarung.
"Tuan Ada penyusup di Halaman depan."
"Penyusup Gawat Pasti Dia datang ke sini."
Allenpun Keluar dan Terbang menggunakan sayapnya.
"Lama tidak bertemu Ya Alex."
"Cih!."
"Kau tidak Berubah ya Alex."
"Aku malas berurusan denganMu." dengan menggunakan sayapnya alex meninggalkan Allen.
"Kau kira Mudah Untuk meninggalkan Kerajaan Ini!." dengan geram allen mengeluarkan pedangnya.
Seketika Allen menyerang Di belakang alex Dengan cekatan alex menghindar dan membalsa dengan pedang petirnya Allenpun menghindari petir tersebut.
"Apa Cuma Segitu kekuatanmu!."
"Aku tidak ingin mengeluarkan kekuatanku hanya untuk Bertarung dengan Seorang Yang lemah!."
"Apa kau Bilang!!."
Dengan sekejap mata alex pergi. alvian, justin dan jenifer yang mengetahui alex pergi alvianpun berubah menjadi serigala, justin dan jeniferpun lari dengan gesit untuk pergi menyusul alex.
"Awas Saja Kau alex aku akan lebih Kejam dari pada sekarang!!."
***Bagaimana Nasib Ellena Setelahnya.
Tunggu episode di next part.
Jangan Lupa Like Dan Vote Ya Untuk Mendukung Author Supaya Rajin Up***.
TERIMA KASIH :)