
#di halaman belakang sekolah#
"Kenapa kau membawaku ke sini?."
"Aku ingin Bicara DenganMu."
"Bicara saja."
"tapi kau janji tidak akan bilang siapa siapa."
"Janji."
"apakah kau percaya bahwa ada makhluk lain selain manusia?."
"percaya."
"kenapa kau percaya."
"karena saat aku kecil aku selalu melihat hal yang tak terduga."
"salah satunya?."
"pada saat aku camping bersama orang tuaku, aku melihat seekor serigala sedang berlari dan aku mengikutinya. seketika ia berubah menjadi manusia sepertiku awalnya aku tidak percaya, tetapi saat aku mendekatinya itu memang benar dan serigala itu pergi saat melihatku."
"Bagaimana ciri ciri serigala itu?."
"Bulunya yang tebal berwarna coklat kehitaman."
#dalam hati alvian#
"apakah itu hendra?."
"mmm...Jadi kau benar benar percaya?."
"memang kenapa kau menanyakan aku tentang itu?."
"apakah kau percaya bahwa aku juga seperti dia."
"Mmm...entahlah."
"kenapa begitu."
"karena kau tampak konyol dan mesum."
"aku tidak mesum."
"dari penampilanmu sudah terlihat."
"baiklah Aku akan mengakui aku adalah Seekor werewolf."
"Benarkah?."
"Ia."
"kau tidak berbohong?."
"aku tidak berbohong."
"aku masih belum percaya."
"apakah perlu aku tunjukan."
AlvianPun Menggendong Lyara Pergi Ke hutan.
"mengapa kau membawaku ke sini?."
"Aku akan tunjukan wujud asliku kepadamu."
"apakah seram?."
"tidak malahan kau akan terpesona melihatku dan semakin jatuh cinta."
"........"
Alvianpun berubah wujud Menjadi seekor serigala seutuhnya Bulunya yang lebat dan warnanya seputih salju membuat Lyara Terpesona kagum.
"Al...Kau Tampak mengagumkan."
Alvianpun menunduk dan memberikan isyarat kepada lyara untuk menaikinya
"Okeh aku akan Naik...."
alvian mengajak jalan jalan lyara keliling hutan, Dengan matanya yang tampak terpesona karena keindahan alamnnya alvian memberhentikan lyara di dekat jurang air terjun.
"kenapa kita berhenti di sini?."
"aku ingin bicara sesuatu."
"boleh."
"mate?."
"ia mate adalah pasangan kekasih makhluk immortal yang takdirnya aku harus menjaga matenya sampai akhir hayatnya untuk menjadikannya istri atau di bangsaku di sebut luna."
"mate, immortal, luna aku tidak paham semua itu?."
"Dalam peraturan manusia mmm...begini kau adalah pacarku dan kau harus setia padaku aku akan menjagamu sampai akhir hayatku dan menjadikanmu ratuku."
"Jadi?."
"mulai sekarang aku adalah pacarku."
"Pacar Tapi...."
"kenapa?."
"Yaa aku bingung karena kita baru saja bertemu."
"jadi?."
"ya aku akan berusaha."
"baiklah, Semoga Kau menerimaku seutuhnya Dan kita akan membuat keturunan!."
"Alvian Kau Mesum!." (pipi lyarapun merah)
"Hahahahaha.....pipimu memerah."
"tidak aku biasa biasa saja...."
"Aku tidak akan tertipu."
Merekapun bercanda dan berbaring di sebuah rumput dekat jurang air terjun
mereka pun saling menatap satu sama lain, karena menurut alvian lyara adalah matenya akhirnya alvianpun mencium lyara terlalu lama lyarapun meronta dan mendorong alvian.
"kenapa kau mendorongku."
"Aku kehabisan napas tau."
"maaf aku terlalu bersemangat."
"Al ayo Kita Pulang."
"Sudah hari ini kita bolos saja."
"Baiklah."
Alvian Dan lyarapun saling bercanda sampai Sorepun datang.
"Lyara Ayo Kita Pulang."
"Ayo."
#Sampai Di rumah Lyara.#
"kau tidak pulang Al?."
"Aku akan menginap di rumahmu."
"Menginap di rumahku?."
"Tenang aku tidak akan macam macam."
"Serius."
"Kenapa kau takut?."
"A.. ku ti dak Takut!."
"hahahaha."
"Masuk, aku hirung sampai 3 kalau kau tidak masuk kau tidak jadi menginap si rumahku."
sebelum lyara menghitung alvian sudah masuk bagaikan kilat.
"Kau cepat sekali."
"Sudah Biasa." (sambil tersenyum bangga.)
"cih..."
ikuti di next part ya
jangan lupa like***