My Live As Auditor

My Live As Auditor
Episode 2 Truckmart Cilegon - Cek Fisik Partai 1



Tol tangerang menyambut kami, jalan yang macet tidak membuat kami berhenti menuju Cilegon, karena kalau tidak kerja tidak digaji hahahah... Mobil-mobil menyapa mobil kami dan matahari yang terik membuat suasana jalan seperti dipanggang. Ahh.... Jalan tol sekarang sudah bukan jalan bebas hambatan tetapi sudah menjadi jalan penuh hambatan. Aku harap dimasa depan kembali lagi sesuai namanya. Jarak kami tempuh dari masuk tol sampai Cilegon adalah delapan puluh enam kilometer. Perjalanan seperti tidak ada ujungnya, sampai-sampai aku ngantuk dijalan,  tetapi sepertinya manager ku dan senior audit ku sudah terbiasa. Mobil-mobil berdempetan serasa berpacaran karena macetnya menambah ngantuknya mata kami. Akhirnya....setelah perjalanan yang berlarut-larut, akhirnya sampailah kami di suatu mall yang besar dengan parkiran didepannya. Truckmart Cilegon namanya. Orang-orang datang untuk bersenang-senang tetapi bagi aku ini adalah tempat pertempuran perdanaku. Suasana yang gersang menambah tingginya atmosfer dipikiranku. Aku masuk lalu sampailah kami di suatu conter kuliner. Diatasnya ada namanya “U'Crepes”. Tempat tersebut kurang lebih seperti konter kuliner umumnya. Mesin kasir, kompor crepes, toples selai, laci-laci stenlis, box powder minuman, kulkas, freezer, dan box taperware menghiasi conter tersebut. Uniknya kompor crepes berbentuk lingkaran. Hal tersebut karena crepes dibuat dengan cara memutarkan stick crepes berbentuk lingkaran pergelangan tangan sehingga crepes tersebut berbentuk lingkaran. Lalu Pak Stenli maju dan memperkenalkan Aku kepada crew konter disana,”Kenalin ini Auditor baru namanya Renaldo.”


Lalu Aku memperkenalkan diri, Aku Renaldo, Salam kenal.”


Crew menjawab,”Siap pak.”


“Jadi bagaimana jobdisknya pak?”


Pak Stenli memanggil salah satu crew pria berkulit kuning langsat dengan sisiran rambut kekiri, namanya Arion. “Tolong ambilkan laporan inventori harian... “


Arion menjawab,”Siap pak.”


Lalu terdapat sebuah kertas berisi nama-nama bahan baku seperti adonan, tepung, margarine, berbagai selai, keju, cup, dan masih banyak lagi berikut dengan satuannya.


Lalu sambil memegang kertas tersebut dan berkata,”Ini adalah inventori harian. Jobdisk kita adalah mengerjakan mengecek keuangan, inventori harian, laporan penjualan harian/edisi, deehbulanan, lalu penulisan sanksi. Untuk sekarang kamu kerjakan inventori harian, kalau ada yang ingin ditanyakan, tanyakan saja rey... “


Lalu tanpa basa-basi aku menjawab,”Siap...“ Sebab aku disini bukan untuk main-main.


Aku tidak tau harus memulai dari mana sebab banyak list yang harus dikerjakan. Di list paling atas ada list bertuliskan adonan. Ketika Pak Stenli melihatnya Dia berkata,”Jangan itu dulu Rey, itu nanti terakhir saja.”


Tanpa mengeluh Aku menjawab,”Siap Pak.” Lalu Aku mengurungkan niatku melakukannya. Lalu Aku bertanya,”Jadi Saya harus memulai dari mana Pak? Tolong dibantu.”


“Situ bisa mulai dari atas, tempat sekitar kompor dan kasir. Situ juga bisa bertanya kepada crew konter jika ada yang ingin ditanyakan.”


Lalu Aku menjawab tanpa basa-basi,”Siap.”


Lalu Aku mengalihkan pandangan-Ku kepada daerah atas tempat kompor dan mesin kasir berada. Tampak disana ada satu set toples berisi selain dan keju parut.


Lalu datanglah seorang wanita berambut panjang berkulit putih, namanya Desia. Mari Pak Saya bantu.“


“Terimakasih Nona Desia. Mohon bantuannya.”


Lalu Nona Desia menjawab,”Mari Bapak.”


“Toples selai ini beratnya berapa ya? Lalu berapa ya satuan timbangan selai ini?” karena berat bersih sama dengan total berat kotor dikurangi berat wadah, dan kebetulan wadahnya adalah toples stenlis.


“Berat toples selai 300 gram Bapak. Jadi harus dikurangi toples nya dulu, lalu ditulis satuannya gram.” Lalu saya menimbang nya. Aku harus memastikan timbangan berada di titik nol, karena tetap ada kemungkinan adanya masalah di timbangan. Lalu aku mengambil toples berisi selai kacang, menimbangnya lalu dapatlah 650 gram, kemudian dikurangi 300 gram, maka dapatlah berat bersih 350 gram. Setelah menimbang selai-selai dapatlah timbangan selai sebagai berikut:


- strawberry 400 gram


- blueberry 550 gram


- coklat 710 gram


- kacang 350 gram


- Meises Chocolate 400 gram


List selai berada bagian depan sebelah kiri lembar laporan di atas list nutela dan di bawah dan di bawah keju mozarela dan aku mengisinya.


Lanjut aku ada sebuah balok-balok panjang kecil berwarna kuning di dalam toples sebelah selai, itu adalah keju parut, dilist keju parut dihitung berdasarkan jumlah. Setelah dihitung


didapatiah jumlahnya 21 batang.


List keju parut berada di bawah list minyak goreng dan di atas list keju single.


Lalu disampingnya ada sebuah saos berwarna kuning dengan daun bawang, warna merah, warna hitam, warna putih, dan coklat, itu adalah saos mayonnaise, saos sambal, black pepper, kental manis putih, dan kental manis coklat.


“Bagaimana dengan botol ini?”


“Botol ini beratnya 50gr.”


Lalu didapatilah berat sebagai berikut :


- Saos mayonnaise : 500 gram


- Saos sambal : 300 gram


- Black paper : 200 gram


- Kental manis putih : 700 gram


- Kental manis coklat : 400 gram


- Sambal Oppa : 400 gram


Lalu didekatnya ada sebuah botol kecil selai berwarna coklat dan botol kecil berwana coklat, itu adalah nutele dan ovomalten.


“Bagaimana dengan selai nutele dan ovomalten?”


- Berat botol nutele 50 gram


- Ovomalten adalah 200 gram.”


Aku menimbang nya dan didapatlah berat bersih nutele 150 gram dan ovomalten 300 gram. Listnya berada di sebelah kiri di bawah selai di atas kental manis putih.


Lalu ada straw hijau besar, itu adalah straw bubble. Lalu didapati lah jumlahnya 30 buah. List straw bubble berada di lembar belakang sebelah kiri di bawah list cup bubble di atas list powder bubble bubble gum.


Lalu ada juga straw d-tan dan straw “L”. Straw d-tan berwarna hitam kaku sedangkan lainnya berwarna putih bisa dibentuk huruf “L”.


“Desia...Ini berjumlah banyak, apakah ini dihitung atau ditimbang?”


“Ditimbang Bapak...”


Lalu aku menimbangnya dan didapatlah :


- straw D-tan 400 gram


- straw “L” 300gram


Straw D-tan berada lembar belakang di sebelah kanan di bawah marshmellow diatas list susu UHT sedangkan yang lain berada di lembar depan disebelah kanan di bawah lid milo di atas list sendok kecil.


Lalu ada air mineral 600ml, 300ml, dan teh kotak. Kalau ini jelas dihitung, didapatilah:


- air mineral 600ml 4 buah


- 300ml 4 buah


- teh kotak 7 buah


Lalu ada sebuah lembaran kertas kecil dan dus berwarna dengan logo U'Crepes, itu adalah kertas bungkus dan dus bungkusnya.  kertas setiap lipat ada 20 lembar sedangkan dus tidak karena sifat dus yang kaku. Lalu didapatilah sebagai berikut:


- 177 lembar


- 40 dus


Listnya berada di bagian depan lembar sebelah kanan paling atas dibawah list kentang. List kertas U'Crepes berada di atas list dus U'Crepes, sebut saja kertas hot dan dus crepes.


Lanjut laci tengah di bagian depan kasir, ada plastik bening berukuran besar bisa di isi 5 crepes, sedang 4,dan kecil kecil 2, dan plastik lebih kecil lagi tanpa pegangan, mereka adalah plastik go green online, besar, kecil, dan plastik kentang.


“Desia...bagaimana dengan plastik online, besar, kecil, dan plastik kentang ini?”


Desia yang mengetahui maksud aku tersenyum dan berkata,”Ditimbang pak.”


Maka didapatilah:


- Plastik online 800 gram


- Plastik besar 400 gram


- Plastik kecil 300 gram


- Plastik kentang 100gram


Listnya berada di atas bawah listrik teh Opaeng dan di bawah liat teh kotak sedangkan plastik Kentang di bawah list cup Potato dan di atas list jagung manis.


Lalu ada sebuah gulungan sarung tangan plasti bening, itu adalah hand glove.


“Kalau ini dihitung Bapak.”


“Oke.”


Setiap gulung ada sepuluh. Maka didapatilah 105 buah.


Listnya berada di bagian depan kanan lembaran bawah list kantong sampah di atas list struk kasir.


Lanjut laci sebelah kiri terdapat :


- 1 Pak sambal saset


- 5 Pak tusukan kentang


- 7 Pak plastik kentang


- 5 buah pisang premium


List tusukan kentang berada di bawah list sambal saset dan di atas plastik kentang, sedangkan pisang premium di bagian depan lembar di kiri paling bawah di atas list lettuce.


Lanjut di laci bawah tepung kecil dengan packing plastik bening, itu adalah tepung adonan 32 canting, lalu meises, sambal, mayonaise, Straw D-tan, Straw “L”, Straw bubble, kantong sampah, gula cair, dan brown sugar, dan selai-selai, susu UHT 1000 ml, dan kopi bubuk. Selai tersebut ada yang berat karena beratnya yang mencapai berat 2 kilogram/pak, itu adalah selai kacang, yang cukup ringan selai coklat 1 kilogram/pak, dan yang sangat ringan selain strawberry dan blueberry 500 gram/pak. Maka didapatilah:


- 15 Pak adonan kecil.


- 5 Pak sambal.


- 5 Pak mayonaise.


- 3 Pak Straw D'tan.


- 3 Pak Straw “L”.


- 3 Pak Straw Bubble.


- 2 Pak Kantong sampah.


- 3 Galon gula cair.


- 2 Galon brown sugar.


- 2 Pak selai kacang.


- 3 Pak selai coklat.


- 2 Pak selai strawberry.


- 2 Pak selai blueberry,


- 10 Pak susu UHT dan,


- 2 Pak kopi bubuk.


Demikianlah selesai laci bagian depan, sekarang lanjut bagian lain dari Conter...