
Risty pov
aku menangis tersedu sedu saat mendapatkan perlakuan kasar dari Exchel
"hiks aku bisa jelaskan hiks apa yang kamu lihat bukan seperti itu pada kenyataannya,ku mohon chel percayalah padaku" aku memohon terus menerus agar dia percaya pada ku tpi yang aku lihat sekarang rahangnya begitu mengeras tatapannya begitu mengintimidasi ku,aku takut sangat takut
",APA YANG MAU KAMU JELASKAN HAHH?? SUDAH JELAS JELAS KAMU JALAN BERDUA DENGAN SEORANG LAKI LAKI HINGGA LARUT MALAM!!!!!" plakkk dia menampar pipi ku dengan begitu keras,saking kerasnya telinga ku berdengung,pipi ku terasa sangat panas, sakit dan gemetaran yang kurasakan saat ini.
tiba tiba dia menarik tangan ku lagi dan menyeret ku dalam kamar mandi,brakkk dia menendang pintu kamar mandi itu yang sontak membuat ku terkejut sekaligus rasa takut yang menyelimuti tubuh ku.
,dia meraih shower dan mengguyur ku dengan terus menerus
"host host chell hentikan ku mohon host host"aku terus memohon padanya agar menghentikan kegiatannya dia membuat ku tidak bisa bernafas.
"aku akan membersihkan semua tubuh mu karena aku tidak yakin jika tubuh mu tidak disentuh laki laki lain" seringainya
plakk ku tampar dia dengan keras ya karena aku tidak seperti wanita yang dia kata kan seketika rasa takut ku berubah menjadi rasa marah yang teramat dalam.
"aku memang dekat dengan laki laki tpi aku tau batasan,AKU BUKAN PELACUR!!!!dan satu hal lagi aku menghargai mu sebagi suami ku walaupun aku tahu kamu menganggap sebagai istri kontrak mu saja" kata ku padanya dengan mata merah menahan air mata dan amarah ku
dia hanya terdiam tpi matanya memancar kan amarah dia membanting shower dan bukkk dia meninju cermin yang ada di kamar mandi
,lalu dia pergi meninggalkan ku sendiri
Exchel pov
ada apa dengan ku kenapa aku sangat marah saat dia dengan laki laki lain? dan kenapa hati ku sakit saat dia mengatakan hal itu?
tidak tidak Exchel kamu jangan sampai jatuh cinta padanya hati nu hanya untuk pujaan hatimu saja.
karena aku kesal akhirnya aku memilih pergi meninggalkan rumah .
Risty pov
"awww badan ku sakit semuanya"
ceklek suara pintu kamar terbuka seorang wanita paruh baya melotot kan mata nya saat melihat ku berjalan tertatih dengan keadaan badan yang basah kuyup dan menggigil
"akan saya bawakan handuk dan air hangat tunggu lah sebentar non"
dia berlari membawakan ku handuk dikamar mandi dan memberikan nya pada ku lalu pergi kedapur membuatkan ku minuman hangat agar tubuh ku tidak kedinginan lagi.
"silahkan non diminum"
"terima kasih banyak bi" ucap padanya
"lalu tidak lama kemudian aku mendengar isakan tangis dari bibi
"bi? kenapa bibi menangis ?apakah karena ku bi?"cemas ju padanya karena dia menangis secara tiba tiba.
" Maafkan saya non tpi jujur hati saya sangat sakit melihat non diperlakukan buruk oleh tuan hiks karena yang saya tahu dulu dia adalah laki laki yang ramah, penyayang kepada wanita tpi sekarang dia menjadi kasar seperti ini hiks ujarnya padaku ku
"apa bibi tahu alasan dari semua sikapnya yang berubah"tanya ku padanya penasaran
"yang saya tahu 7 tahun yang lalu tuan mempunyai tunangan yang bernama lucia dia adalah gadis yang baik dan juga cantik dan dia begitu mirip dengan nona mulai dari wajahnya,suaranya,tubuhnya yang jelas sangat mirip sekali dengan nona
suatu ketika lucia pergi meninggalkan tuan dengan kaka nya ke amerika tpi saat tuan mengetahui lucia pergi dengan sosok laki laki dia murka,karena dia menganggap kaka lucia sebagi selingkuhan lucia.ya karena lucia tidak pernah bercerita tentang kaka nya pada tuan"
"lalu kenapa bibi bisa tau kalau laki laki itu adalah kaka nya lucia?" tanya ku padanya
"karena lucia sangat dekat dengan saya dia selalu bercerita tentang kisah hidupnya termasuk kakanya,tpi naasnya saat dipenerbangan pesawat yang ditumpangi lucia mengalami kecelakaan pesawatnya jatuh ke diatas bukit,dan saat tuan mengetahuinya dia terus mencari jasad lucia dan sampai sekarang belum ditemukan dimana jasadnya berada"lalu dia menggenggam tangan ku "nak bibi mohon buat lah tuan menjadi laki laki yang seperti dulu walaupun bibi hanya asisten rumah tangga dirumah ini tpi bibi sudah menganggap tuan sebagai anak bibi karena bibi yang merawat tuan dari kecil" pintanya padaku dan aku menganggukan kepala ku
"jadi itu sebabnya dia menjadi kasar?" tanya ku
"ya mungkin karena hal itu baiklah nona istirahat lah saya akan matikan lampunya" dia menyelimuti tubuh ku dan mematikan lampu lalu berlalu menutup pintu
Risty pov
mirip dengan ku? ahh ya aku ingat saat dulu aku masih berpacaran dengannya dia selalu menganggap ku dan memanggil ku lucia dan karena alasan itu juga kenapa aku putus dengannya karena aku tidak mau hanya menjadi orang penganti saja, tpi kenapa serasa ada yang mengganjal dalam benak ku tpi setiap aku mencoba memikirkannya kepala ku sakit sakit sekali
ahhhh sakitnya kepala ku seperti ada yang memukul mukulnya
.
.
.
hehe penasaran kan? di skip dulu karena sengaja membuat kalian penasaran😅😅😅