
tak terasa jam sudah menunjukan pukul 10 malam sementara risty dan alex mereka berdua belum pulang karena pekerjaan mereka sangat menumpuk sedangkan besok mereka harus sudah menyerahkan hasil laporanya ya jadi mau tidak mau mereka harus lembur.
Risty:" huffff akhirnya selesai sudah pekerjaan kita" sambil meregang kan tangan
alex:" yahh benar akhirnya selesai sudah penderitaan hari ini tinggal besok pagi kita berikan kepada pa ceo" seraya membereskan berkas berkas.
" kalau begitu aku pulang terlebih dahulu soalnya sudah terlalu larut" ku ku melangkah keluar namun tangan seseorang menahan ku agar tidak keluar.
"tidak! kamu tidak boleh pulang sendirian apa akal sehat mu tidak berfungsi pada jam segini mana a
da kendaraan umum yang lewat depan kantor?da terlebih lagi.kamu ini seorang wanita cantik mana mungkin aku membiarkan mu pulang sendirian saja,aku akan mengantar mu pulang" ujarnya panjang lebar dan membuat Risty memutar bola matanya malas
"tapi ak.." saat ku ingin menolak tiba tiba saja dia memotong kalimat ku
"sudah ku katakan tidak ada kalimat penolakkan"
"baik baik karena kamu memaksa ayoo antar aku pulang" jawab ku sambil menampilkan senyum terbaik ku.
alex pov
sial ada apa dengan gadis ini,kenapa harus menampilkan senyumannya?
senyum nya bisa membuat ku mabuk kepayang dan akan membuat perasaanku terhadapnya lebih besar lagi.
"heyy apa kamu berniat mengantar ku atau tidak?apa kamu akan selamanya melamun disana hah?"ujarnya yang seketika membuyarkan lamunan ku.
"ahhh iya ayoo cepat" jawab ku dan berjalan cepat mendahuluinya .
.
saat didalam mobil
"ehem..rist Jadi bagaimana apa kamu akan tetap menolak cintaku?" ku lontar kan pertanyaan tersebut untk memecahkan keheningan di dalam mobil
Risty pov
ya tuhan kenapa anak ini tidak mau berhenti mengejar cinta ku apa kah dia tidak lelah aku selalu menolaknya?apa ku beritahu saja bahwa aku adalah wanita bersuami?tidak tidak aku tidak boleh membocorkan bahwa aku adalah istri dari Exchel william. tpi kalau tidak diberi tahukan dari sekarang cepat atau lambat dia akan mengetahuinya,ya ampun kenapa hati dan otak ku tidak mau sinkron_-.
"Maaf kan aku alex ,tpi aku bukan wanita yang baik untuk mu dan sebenarnya aku ingin mengatakan hal ini sebelumnya tpi belum ada waktu yang tepat mungkin sekarang adalah waktu yang paling tepat untuk mengatakan sejujurnya aku adalah seorang wanita yg bersuami" jujurku dan berterus terang padanya karena aku tidak mau membuatnya menunggu ku terus karena ku yakin pasti ada wanita diluar sana yang menyukainya dengan setulus hatinya.
cekitttttttt alex mengerem mobilnya.secara tiba tiba saat mendengar penjelasan Risty .
alex pov
"apa kamu tau perjuangan ku untuk mendapatkan perhatian mu?bisa dibilang aku menyukai mu itu suka pada pandangan pertama,saat aku tidak sengaja menabrak mu di taman waktu itu dan aku tahu aku merasakan hal tidak seperti biasanya,aku mencari tahu tentang dirimu termasuk kamu berkerja dimana dibagian apa aku cari tahu semuanya,sampai pada akhirnya aku memilih untuk melamar pekerjaan disana,sungguh konyol bukan aku alex george graham seorang calon ceo di perusahaan z tpi melamar pekerjaan di perusahan keluarga alexander yg jabatannya lebih rendah dariku tpi hanya untuk mencari tahu lebih banyak mengenai mu aku rela melakukannya dan sekarang kamu sudah menikah hehh lalu untuk apa pengorbanan ku selama ini?"
"Maafkan aku alex tpi aku tidak bermaksud membohongi mu" jawabnya dengan kepala menunduk
"heyy ayolah jangan merasa bersalah walaupun aku tidak mendapat hatimu setidaknya aku bisa menjadi teman dekat mu bukan?"
Risty menganggukan kepala nya,dan ku lajukan lagi hingga akhirnya sampai di depan rumah Risty
"yahh kita sudah sampai,tunggu biarkan aku yang membukakan pintu mobilnya untuk mu" dan alex pun membukakan pintu nya
"terima kasih banyak,maaf merepotkan mu"ujarnya sambil menunduk ku usap kepalanya dan berkata " tidak perlu sungkan walaupun kiu menolak cintaku tapi aku akan tetap menjadi teman baik mu,ya sudah kalau begitu aku pergi terlebih dulu" pamit ku padanya
"dahhhh".
.
tampa disadari di depan pintu masuk sudah ada sesosok laki laki yang berdiri tegas dengan tatapan mata yang memancarkan amarah yang sangat sangat marah.
"dari mana saja kamu? masih ingat pulang hehh?"ohh sudah puas jalan jalan dengan kekasih mu?"
Risty:" tidak Exchel aku bisa jelaskan bukan seperti yang kamu lihat"
Exchel tidak menghiraukan kata kata Risty dia lalu menarik tangan Risty dengan begitu kuat dan juga kasar dan membawa nya ke dalam kamar setibanya didalam kamar dia membanting tubuh Risty dengan kasar .
bersambung