
"cukup aku muak dengan semuanya!!" ucap kesal Excel yang lalu keluar dengan emosi yang masih menggebu-gebu.
"uhh cup cup sakit ya?" ejek alesya menghampiri
" dasar wanita murahan!! heh" ejek Risty yang tak mau kalah dari wanita tersebut.
plakk
suara tamparan yang sama kerasnya seperti tadi mendarat di pipi Risty
"hey dengar baik baik!! aku bukan wanita murahan!! yang murahan itu kamu!! kamu yang mengambil semuanya yang seharusnya menjadi milik ku!!! mau itu kekayaan kasih sayang bahkan suami!!" ucap alesya yang tersulut amarahnya..
" aku tidak kenal siapa kamu!! lalu kenapa kamu mengusik hidup ku?! sebegitu miskin kah dirimu hingga yang bisa kamu lakukan adalah merebut?"ucap Risty yang sama sama tak mau kalah dan tak ingin harga dirinya diinjak injak oleh wanita tersebut.
"kou!!!!..."
lalu alesya pergi meninggalkan ruangan tersebut.
.
.
.
.
hanya hembusan angin dan derasnya hujan yang menemani malam Risty. begitu sakitnya hati yang dia rasakan... bagaimana tidak sakit hati setelah bertahun tahun hilang ingatan disaat mengingat kembali pun laki laki yang dia cintai ternyata tak mengenalinya bahkan keliru dengan dengan wanita rubah itu. sedangkan penyebab dari penderitanya adalah teman terbaiknya.
hikh hiks suara pecah tangisan Risty yang mengisi semua ruangan kamar,hanya ada dia.
"apa yang harus aku lakukan hiks aku tak tahu lagi harus berbuat apa?! dia sudah tidak mencintai ku lagi hiks hiks" ucapnya yang terasa sangat lirih.
"ya Allah nyonya... Yonya tidak apa apa? saya mengetuk pintu dari tadi dan mendengar suara tangisan dari kamar maaf saya yang sudah lancang masuk" ucap pembantu itu.
" tidak apa apa bu hiks" ucap Risti yang mencoba untuk berhenti menangis didepan pekerjanya
" nyonya mari saya bantu" ucap pembantu itu membantu Risty agar berbaring dan beristirahat di ranjang.
setelah Risty berbaring di ranjang pembantu tersebut menyelimutinya lalu setelah itu hendak beranjak pergi
"Bu tunggu.." panggil Risty
"ya nyonya?"tanyanya
"Bu tolong siapkan berkas ya" ucap Risty dan diberi anggukan karena pembantu tersebut mengerti berkas apa yang Risty maksud.
"tenanglah nak mamah akan memperjuangkan hak kamu agar ayah kamu bisa mengingat mamah mu ini, dan setelah itu mamah akan memberitahu akan kehadiran dirimu padanya" ucap Risty pada dirinya sendiri sembari mengelus elus perutnya yang masih datar.
sedangkan di sisi lain Excel berada disebuah apartemen pribadinya ia pergi dari kediamannya,dia merasa dipermainkan oleh takdir bagaimana tidak disaat dia sudah menemui wanita yang akan dia nikahi dahulu ternyata perasaannya tidak seperti dulu? kenapa bisa seperti ini?
"arggggghhhhh......." teriak Excel yang membanting semua barang yang ada di apartemen.
"kenapa?! kenapa ?! aku benar benar tidak tahu mana yang asli hiks" ucapnya sambil lirih dia sungguh frustasi sebenarnya siapa yang jujur dan siapa yang berbohong.
"kenapa ingatanku harus absurd seperti ini?! aku benar benar rindu kepadanya tapi tapi aku bingung kenapa aku harus rindu pada Risty? yang jelas jelas adalah alesya argghhhhhh bruk bruk" ucapnya dan amukannya yang semakin menjadi jadi.
hai hai sahabat author hehe
apa kabar? pada sehat kan? semoga aja pada sehat dan dijauhkan dari virus yang namanya Corona.
duhh maaf kan aku yang Hiatus lama sampai berbulan bulan ya para reader dan sekarang baru bisa up itu pun hanya sedikit 😁 tolong maklum ya soalnya sekarang lagi sibuk-sibuknya kerja jadi ga sempet buat update hihi