
di dalam ruangannya jonathan masih menunggu info terbaru mengenai siapa itu alex sebenarnya.
tidak membutuhkan selang waktu yang lama saat handphone yang di dalam saku celananya berdering dengan cepat dia mengangkatnya.
"katakan padaku apa yang kamu dapat?" ucapnya dengan kata yang sedikit tegas namun tersirat rasa penasaran yang amat sangat ingin tau.
"jonathan apa kamu tidak mengenali suara ku?" suara wanita yang setiap katanya terkesan sangat manja namun tersirat menggoda. bukanya seseorang yang dia tunggu informasinya tapi malah wanita yang dia benci menelponnya.
wanita ini ? kenapa dia menghubungi ku lagi? *aku sudah memutuskan komunikasi dengannya***
pertanyaan itu yang terbesit saat wanita itu meneleponnya.
"untuk apa kamu menelpon ku lagi? bukan kah aku sudah mengatakannya pada mu jika aku membenci mu dan tidak mau berkomunikasi lagi dengan mu!" ujarnya dengan sedikit menahan rasa geramnya
"ayolah jonathan kamu jangan terlalu naif aku tahu kamu sebenarnya mulai menyimpan rasa suka pada wanita jalang itu.. " ujarnya wanita tersebut dan sudah dipastikan dia berucap sambil tersenyum licik.
" apa mau mu? belum puas kah dirimu menyiksa dan menyengsarakan wanita yang tak bersalah itu?" ucap jonathan dengan rasa ingin tahu dan tanpa basa basi kenapa wanita tersebut meneleponnya.
" haha apa sang jonathan sudah mulai berubah?! ayolah disini bukan hanya aku yang menjadi pelaku tpi kamu juga sebagai pemulus dari rencana sang pelaku..jangan terlalu naif
dan ya aku sudah bosan bersembunyi terus terusan saatnya aku untuk mengambil apa yang dimiliki wanita jalang itu...haha rasanya aku tidak sabar melihat wanita itu sengsara lagi di dalam tangan ku" ucap wanita itu
" jangan coba coba untuk menyulut kemarahan ku lagi!! dulu aku tidak menghukum ku karena aku masih berbaik hati,jika kamu melakukan hal yang pernah terjadi 7 tahun yang lalu akan aku pastikan aku lah orang yang akan membongkar semua rencana licik mu!" ancam jonathan kepada wanita tersebut.
"kita lihat saja" ucap wanita itu dan tanpa ada persetujuan dari kedua belah pihak dia memutuskan teleponnya.
sial kenapa wanita ini muncul lagi setelah sekian lama menghilang, apa yang harus ku lakukan saat rahasia ku terbongkar oleh alex dan sekarang ditambah dengan wanita itu menjadi trouble maker di kehidupan ku dan juga tentunya risty. aku tidak bisa membiarkan rencana wanita licik itu berhasil.
tak terasa malam sudah tiba dan pekerjaan risty telah selesai dengan cepat dan menuntutnya untuk segera pulang.
risty memasuki kediaman rumah tersebut dan sontak membuatnya terkejut saat seorang laki laki memanggilnya
"ayo cepat masuk!!" katanya dengan nada datar
"e ex exchel? " tanyanya risty dengan sedikit terkejut dengan perubahan laki laki yang ada di hadapanya.
"ayo cepat masuk apa kamu mau tetap diluar saja hah?" tegasnya
dia menarik tangan risty dan membawanya ke meja makan,dan dia makin terkejut saat melihat makanan lezat tertata rapi di atas meja makan.
" apa maksud dari semua ini?" (risty)
" jangan banyak tanya cepat duduk saja" (exchel)
risty menuruti apa yang di intruksi kan oleh exchel
"katakan pada ku apa motif mu melakukan.ini? bukan kah kamu membenci ku? lalu kenapa kamu berubah menjadi seperti ini?"
tanya lagi dengan benar benar penasaran.
" kenapa seorang wanita itu sangat ribet,saat ku berlaku kasar pada mu kamu hanya menangis dan menangis tapi di saat ku berbuat baik pertanyaan mu tiada hentinya" (exchel)
" aku melakukan ini sebagai ucapan maaf ku pada mu karena selama ini aku selalu kasar pada mu" sambungnya lagi namun ekspresi wajah tetap datar tidak berubah sedikitpun
"cepat makan atau kamu yang akan aku makan!" sambungnya lagi.
hey hey semuanya di karenakan like dan comen nya ga mencapai target yang author tentukan jadi maaf ga jadi update banyak jadi updatenya cuman 1 aja😁