
*Skip keesokan harinya hari dimana Loretta dan Louise akan menjalankan rencananya pun dimulai dan dengan penuh semangat Loretta langsung berangkat ke sekolah dan ia pun sampai dan ia pun kelasnya dan sesampainya ia disana ia pun melihat semua orang mengacuhkannya kecuali Rachel,dan Charlotte mereka pun mendekati Loretta.
"Etta kamu nggak apa apa kan"kata Rachel khawatir ke Loretta
"Tenang aja aku nggak selemah itu, o iya aku kasih tahu bentar lagi ada tontonan menarik"kata Loretta kepada kedua sahabatnya tersebut dan ia pun berjalan ke bangkunya Dan ternyata Leon sudah duduk disamping bangkunya Loretta yang memang tempat duduk Leon.
"Hai kucing kecil"kata Leon sambil mengedipkan sebelah matanya dan Loretta melihatnya hanya mebatin.
(ih otaknya rusakkah dulu dia ngedorong aku sekarang malah kayak gini, ah udah Etta nanti aja ngurusin ******** satu ini sekarang yang penting kamu fokus dulu sama drama yang bentar lagi dimulai) batin Loretta.
Dan berapa menit kemudian masuk seorang guru laki laki dan ia pun membuka layar proyektor karena saat ini pelajarannya berbasis video pembelajaran dan dengan sigap loretta mengambil ponselnya dan memberi kode kepada Louise untuk memulai pertunjukannya dan saat layar proyektor dinyalakan yang tayang bukan video pembelajaran melainkan video rekaman CCTV yang didapatkan Loretta dan Louise kemarin dan betapa kagetnya semua orang melihat video tersebut.
"Hah bukanya itu Sherly dan luya apa yang dia lakukan ngapain dia ke arah tas nya Loretta"ucap salah seorang murid sedangkan Sherly dan luya hanya diam saja ia tak berani melakukan apa apa dan saat adegan dimana sifat busuk mereka. ditayangkan semua orang sangat kaget karena mereka tak percaya ketua kelasnya tersebut adalah orang seperti itu.
"Yaampun mereka memasukkan hpnya sherly kedalam tasnya loretta"
"Dasar dua rubah menjijikan"
"Kukira Sherly adalah korban tapi ternyata dialah dalangnya sungguh memjijikan"
"Hais aku jadi kasian pada Loretta padahal dia nggak salah, dasar dua rubah betina"
"Hei kau kau apa yang kau lakukan "kata Loretta bingung apa yang harus ia lakukan.
"Kucing kecil apa pun akan kulakukan untukmu"kata Leon dan ia pun pingsan dipangkuan Loretta dan tanpa sadar ia meneteskan air matanya karena ia tak menyangka orang yang ia benci malah melindunginya dan ia segera memanggil Louise dan beberapa saat kemudian Louise datang.
"Cepat panggil ambulan"kata Loretta dengan cemas karena ia masih tak percaya dengan apa yang terjadi kepada Leon
"Dan kau akanku pastikan kau dan sekuruh keluargamu tinggal dijalanan"kata Loretta sambil menunjuk ke arah Sherly dan luya dan ia pun segera mengikuti Leon yang sudah dibawa petugas medis dan ia pun ikut ke rumah sakit untuk menemani Leon.
*Skip sampai dirumah sakit Leon masih tetap belum sadarkan diri dan ia dibawa ke UGD dan Etta hanya bisa menunggu di ruang tunggu dengan Louise dan akhirnya ia memutuskan untuk menelpon om dan Tante Chin ternyata mereka sedang melakukan perjalanan bisnis diluar negeri bersama kedua orang tuanya dan kakak pertamanya dan akhirnya dia menelpon kakak keduanya chilson.
setelah ditelpon Etta, chilson langsung bergegas kerumah sakit dan alangkah terkejutnya ia melihat kondisi Etta yang saat ini di di seragam dan ditangannya penuh darah sedangkan rambutnya acak acakan dan wajahnya sembam dan matanya bengkak yang menandakan ia habis menangis dan chilson langsung menghampiri adiknya dan memeluknya
"Etta kecil tenang aja Leon pasti baik baik aja"kata chilson yang sedang menenangkan adik perempuan satu satunya.
"Kak hiks leon, leon, Leon ditusuk sama Sherly gara gara aku hiks hiks leon jadi terluka gara gara aku kak hiks hiks nanti kalo dia kenapa Napa gimana kak hiks hiks"kata Etta disela tangisannya.
"Itu bukan salah kamu Etta kecil"kata chilson dengan nada yang lembut dan tatapan lembut karena selama ini chilson selalu bersikap dingin kepada seluruh keluarganya tak terkecuali adiknya dan ini pertama kalinya ia menatap adiknya dengan selembut ini.
"Kak hiks kenapa Leon meluk aku tadi seharusnya dia nggak usah meluk aku biar dia nggak terluka, seharusnya aku yang kena pisau tadi bukan dia kak hiks kak gimana nih kak, Leon Leon terluka kak gimana ini hiks hiks"tangisan Etta semakin deras dan chilson hanya bisa membelai dan memeluknya dengan erat ia tak pernah melihat Etta sesedih ini bahkan chilson jarang melihatnya menangis tapi beda dengan kali ini Ella menangis dengan sangat sedih seakan akan tak rela jika Leon terluka.