My Girlfriend Is My Fiancee

My Girlfriend Is My Fiancee
eps.9



"Loretta kamu nggak capek kah, pulang sana udah malem nih?"kata Leon yang kasihan pada Loretta karena sedari tadi ia hanya menunggu merawat Leon


"Enggak, aku hari ini mau disini aja"kata loretta


"Emang besok kamu nggak sekolah?"tanya Leon lagi


"Emm besok aku sekolah, tapi tenang aja aku udah bawa seragam ku kok"kata Loretta


"Oh jadi kamu mau nginap disini buat jagain tunangan kamu ya"kata Leon dengan PD nya


"Ihhh narsis amat dah lah gue mau tidur dulu males ladenin kamu"kata Loretta sambil membaringkan tubuhnya di sofa dan akhirnya ia terlelap dalam tidurnya karena ia sudah lelah dari tadi


"Dasar kucing kecil tidur aja masih ngerepotin orang sakit, dasar Etta kecilku"kata Leon sambil berjalan ke arah Loretta dan menggendongnya menuju tempat tidurnya dan Leon pun tidur disampingnya, mereka berdua pun terlelap dalam mimpinya masing masing.


*Skip pagi hari


Hari itu Leon bangun duluan ia merasa ada sepasang tangan diperutnya dan ia lihat ternyata loretta sedang memeluknya dan ia memutuskan untuk berpura pura tidur hingga Loretta menyadarinya.


Dan Loretta pun bangun dan betapa kagetnya ia


"Waaaaa apa apaan ini"kata Loretta kaget karena ia tidur disamping Leon sambil memeluk erat Leon.


Dan akhirnya Leon pun bangun dari aktingnya, dan dia berpura pura tidak tahu


"Hei apa yang kau lakukan ngapain kau tidur di atas tempat tidurku?"kata Leon sambil berpura pura marah pada Loretta.


"Bu... Bukan aku, aku nggak kemarin tidur di sofa kok"kata Loretta gugup


"Nyatanya aja kamu tidur disampingku, atau jangan jangan kamu punya maksud lain"kata Leon dengan nada menggoda


"Ih apaan sih dahlah aku mau mandi dulu males ladenin kamu dasar tukang narsis!"kata Loretta sambil meninggalkan Leon yang masih menahan tawanya melihat kelakuan Loretta tarsebut.


"Hahahaha dasar kucing kecil andai aja kamu tau kalo aku yang mindahin kamu ekspresi kamu bakal kayak gimana ya"kata Leon sambil tertawa terbahak bahak


*Skip beberapa menit kemudia Loretta selesai mandi dan ia segera berangkat ke sekolah untuk melanjutkan perhitungannya pada kedua rubah betina tersebut.


Dan Loretta hanya tersenyum (jangan harap dengan kalian pindah sekolah maka kalian akan selamat, lihat saja aku pastikan kalian akan terdampar dijalanan dengan pakaian yang kumuh)batin Loretta dengan sekiriknya dan ia pun samapai dikelasnya.


Ia pun disambut dengan semua orang dikelasnya


"Loretta maafin kami yah, kami nggak tau kalo kamu sebenarnya difitnah sama kedua rubah betina tersebut"kata semua orang dan Loretta hanya tersenyum


"Iya, aku udah maafin kalian kok, karena aku juga tahu kalo ini semua jebakan dari mereka berdua dan bukan salah kalian" kata Loretta sambil tersenyum pada mereka, karena ia tahu bahwa mereka hanya korban dari kedua rubah tersebut.


Waktu berjalan dengan cepat dan tiba saatnya pulang sekolah, mereka semua pulang ke rumah masing masing kecuali Loretta ia pergi ke kediaman zeto dengan membawa asistennya Louise.


*Skip sesampainya di pintu rumah keluarga zeto, ada seorang satpam yang menjaga rumah tersebut awalnya satpam tersebut menolak membiarkan mereka masuk tapi karena ancaman dari louise mereka berdua berhasil masuk.


Dan tepat saat itu semua keluarga zeto dan luya sedang ada diruang tamu dan tiba tiba Loretta datang mereka pun terkejut atas kedatangan Loretta dan louise.


"Hei siapa kau berani beraninya masuk ke rumah keluarga zeto tanpa mengucapkan salam, penjaga seret kedua orang ini keluar"kata nyonya zeto


"Hei jaga omonganmu kau mau mati kah"kata tuan zeto karena ia tahu betapa mengerikannya Louise


"Heh kau takut apa hanya seorang gadis ****** saja" kata nyonya zeto sambil memandang rendah loretta.


"Hei jaga ucapanmu dari nonaku atau aku tak bisa jamin kepalamu masih merasa di tempatnya"kata Louise sambil menatap tajam nyonya zeto, dan tuan zeto hanya melongo (hah gadis itu adalah nonanya, nggak mungkin tuannya louise kan ada diluar megeri, gak mungkin gadis ****** itu nonanya)batin tuan zeto


"Sudah sudah louise, belum saatnya kita gunakan kekerasan, yang penting sekarang aku ingin bertemu dengan Sherly dan luya dulu"kata Loretta sambil melirik kedua orang tersebut.


Lalu loretta berjalan kearah mereka berdua dan


Plak!!plak!! Suara tamparan yang berhasil mengenai pipi mereka berdua dan nyonya rong dan nyonya zeto sepontan menarik tangan loretta untuk menjauhi putrinya


"Hei apa yang kau lakukan, apa kau menganggap kami hanya patung dan seenaknya menampar putriku"kata nyonya luya


"Hei nyonya aku juga berharap kalian tahu apa yang dua rubah itu lakukan disekolah"kata Loretta sambil melirik ke arah kedua gadis tersebut.