
"Udah udah gapapa kok yang penting sekarang udah ketemu mungkin itu hanya kesalah pahaman jangan salahin Loretta"kata Sherly sambil memasang muka sedihnya
"Yaampun Sherly kamu jangan terlalu baik gitu deh, jelas jelas buktinya aja udah ada"kata murid A
"Iya, Sherly kamu jangan mau dong ditindas gitu aja ini kan salah loretta"sambung murid B yang juga menhelek jelekkan Loretta
"Udah aku bilang aku nggak ngambil hpnya sherly, lagian buat apa aku ngambil hpnya"kata Loretta yang sedari tadi diam akhirnya membuka mulutnya.
"Eh, nggak usah nyangkal deh jelas jelas barang buktinya ada ditas kamu kok"ucap Rong Luya (teman baik Sherly) yang mencoba menyalahkan Loretta
"Udah,udah sekarang Loretta ikut ibu ke ruang kesiswaan"ucap guru tersebut yang mencoba melerai perdebatan antara keduanya, dan akhirnya Loretta hanya bisa pasrah dan ikut ke ruang kesiswaan
*Skip ruang kesiswan
"Loretta sekarang kamu bicara jujur sama ibu kamu ambil hp nya Sherly atau enggak"tanya guru kesiswaan tersebut
"Aku nggak mengambilnya kok bu, lagi pula buat apa aku ambil hpnya sherly, toh aku nggak kekurangan hp dan aku juga nggka punya masalah sama sherly"kata Loretta yang mencoba membela dirinya
"Tapi Loretta barang buktinya udah ada ditas kamu"kata guru tersebut
"Tapi...."kata Loretta terpotong oleh ucapan guru tersebut
"Haaah, yaudah gini aja sekarang kamu kembali kekelas biar ibu cari akar permasalahanya"saran guru tersebut kepada Loretta tapi Loretta menolaknya
"Enggak Bu ini masalah saya biar saya aja yang mencari dalang dibalik semua ini"kata Loretta agar guru tersebut mengijinkan ia untuk menyelidiki kasus ini
"Haaaah. Baiklah yaudah sekarang kamu kembali dulu ke kelas kamu"kata guru tersebut dan dijawab Loretta dengan anggukkan dan senyuman.
*Skip kelas
"Heh sampah kelas ngapain kamu kembali ke sini lagi"kata Luya dengan nada mengejek
"Iya dasar sampah kelas"ucap seluruh kelas kecuali 4 orang yaitu teman baik Loretta yang tak lain Charlotte dan rachel, dan seorang lelaki yang tak lain adalah tunangannya leon dan si korban Sherly
"Pergi kamu sampah kelas kamu nggak pantas masuk kelas ini!!!"
"Dasar ja*"ng!!!"
Kata seluruh isi kelas kecuali 4 orang tadi kepada Loretta sembari melemparinya dengan sampah, kertas , penghapus tapi Loretta hanya diam saja dan seluruh sampah itu mengenai tubuhnya dan ia meringis kesakitan dan melihat ekspresi Loretta yang begitu menyedihkan kedua temanya langsung berlari ke arah Loretta dan membawanya keluar.
(Haah dasar Loretta ini mudah banget ngebuat kamu dibenci semua orang, emang siapa suruh kamu ngambil perhatian semua orang termasuk tuan mudaku Leon, aku beritahu kamu sampai kapan pun kamu nggak akan pantas bersanding dengan Leonku) umpat Sherly di dalam hatinya
**FLASHBACK ON
Skip ketika pagi hari disaat itu Loretta datang terlebih dahulu kekelas dan dikelasnya belum ada seorang pun kecuali dirinya maka ia memutuskan untuk menaruh tasnya dan ke perpus untuk membaca buku sembari menunggu yang lainnya tiba.
Bebrapa saat kemudian Sherly datang dengan Luya dan ia pun melihat bahwa didalam kelas itu tidak ada siapa siapa dan hanya ada sebuah tas milik Loretta dan ia pun membisikka sesuatu ke telinga luya
"Luya gimana kalo kita beri pelajaran ke ja**ng itu"sambil menunjuk ke arah tas loretta dan disetujui Luya dengan semiriknya
Dan akhirnya Sherly menaruh hpnya ke dalam tas Loretta dan ia pun pergi ke perpus karena ia tahu bahwa Loretta ada disana dan ia pun mengajak Loretta kekelas
Sesampainya mereka dikelas bersama loretta mereka berdua pun berakting bahwa lupa membawa buku dari perpus dan meninggalkan Loretta sendirian dan kejadian itu pun terjadi
*******FLASHBACK OFF