
"Hei wanita murahan berani beraninya kamu nampar loretta" kata Charlotte dengan melayangkan tangannya dengan maksud hendak menamparnya.
Namun dihentikan oleh loretta dan akhirnya Charlotte pun menurunkan tangannya.
"Tunggu Charlotte ini adalah urusanku" kata Loretta dan ia pun maju ke hadapan Yvone.
"Tadi kau menamparku tapi aku tak sedikitpun menyentuhmu" kata Loretta sambil memandang lekat wajah Yvone.
Dan Loretta mulai mengayunkan tangannya ke wajah Yvone dan hasilnya satu tamparan keras yang berhasil mengenai wajah Yvone.
"Heiii wanita murahan berani beraninya kau menamparku, tak taukah kau bahwa aku adalah putri dari kepala kepolisian di kota ini!!!!" Bentak yvone yang merasa tak terima bahwa dirinya ditampar Loretta.
"Owh jadi kau mengancamku ha!!!!" Kata Loretta yang tak kalah kerasnya pada yvone.
"Tadi kau bilang pada pacarku bahwa aku mendorongmu, maka aku akan melakukannya" kata Loretta sambil mendorong keras yvone.
Dan akhirnya tubuh yvone membentur tembok dengan keras.
"Ahhh!!!!!" Jarit yvone yang merasa kesakitan dipunggungnya.
"Heiii apa yang kau lakukan j****g?" bentak yvone kepada Loretta dengan sangat keras.
"Apa yang aku lakukan?bukanya kau tadi yang bilang bahwa aku mendorongmu sampai jatuh, makanya aku sekarang mengabulkan permintaanmu dan mendorongmu" balas Loretta dengan menunjukkan wajah tak pedulinya.
Dan Yvone hanya terdiam sambil menahan sakit.
Lalu yvone mengambil ponselnya dan menelpon ayahnya.
Setelah menelpon ayahnya beberapa menit kemudian datang tiga mobil polisi.
Dan langsung para polisi tersebut yang diantaranya adalah papanya Yvone pun sampai di tempat dimana putrinya berada.
"Pahh liat nih gadis ini mendorongku dan menamparku pah" kata yvone sambil mengeluarkan air matanya.
Dan bukanya menjawab pertanyaan putrinya ia malah meminta maaf kepada Loretta.
"Oh nona maafkan putriku ini yah dia memang masih kurang diberi pengajaran" ucap papanya yvone yang seketika membuat Yvone kaget.
Karena selama ini jika ada masalah pada yvone papanya selalu membelanya.
"Siapa orang yang berani menyebut gadis kecilku miskin hah!!!!" Teriak seseorang yang Tiba tiba datang seorang pria paruh baya dengan dua pemuda yang bagi Loretta tak asing lagi.
Ya, mereka adalah papa dan kedua kakaknya loretta. Jordan Shin, Jimmy shin, dan chilson shin.
" Oh tuan dan tuan muda Shin" ucap kepala polisi tersebut atau papanya yvone sambil menunduk hormat dan diikuti para pasukan polisinya.
"Oh jadi gadis kecil marga Lynn ini yah" kata Jimmy shin sambil merendahkan Yvone.
"Berani banget dia ngehina Etta kecilku apa dia kurang pengajaran kah?" Sambung chilson sambil menatap jengah ke arah yvone.
"Maaf tuan muda anakku ini memang kurang pengawasan karena selalu kumanjakan jadi dia menjadi seperti ini mohon dimaafkan perbuatanya yah" pinta dari papanya yvone ke arah kedua tuan muda Shin tersebut.
"Ok aku bakal maafin tapi aku juga nggak bakal ngelepasin dia dengan mudah begitu aja" kata jimmy.
"Aku setuju siapa suruh dia meremehkan adikku apalagi menggoda tunangan adikku juga" sambung chilson yang membuat seluruh murid disana terkejut terutama yvone.
"Hah nggak mungkin, nggak mungkin gadis miskin ini tunanganya leon, nggak mungkin leon dari dulu cuma cinta sama aku nggak mungkin ini mungkin hanya rekayasa kalian aja kan" kata yvone tak percaya.
"Hahhh udah dibilangin jangan panggil kucing kecil dengan sebutan gadis miskin lagi masih aja ngeyel"
"Yvone aku bilangin yah kalo kamu masih penasaran sama siapa itu Loretta dia adalah putri ketiga dari keluarga Shin, dan dia seorang mafia yang menguasai lebih dari 20 negara besar didunia dan dia adalah tunangan ku yang tercinta" jelas dari Leon yang membuat Yvone dan seluruh siswa yang ada disana memuntahkan seteguk darah segar.
"Ahhh jangan dijelasin panjang lebar gitu dong Leon" kata Loretta sambil mendekati Leon.
Ok ok para pembaca sekalian jangan lupa terus baca novel ini.
Dan juga jangan lupa tetap
LIKE
VOTE
KOMEN
Sebanyak banyaknya yah biar author tambah semangat nulis novelnya yah♥️
Author sayang kalian para Readersku^_^♥️