
Leon dan Loretta pun mulai menjalankan rencananya.
"Dasar kamu ********!!!!! emangnya siapa yang nggak marah jika pacarnya tiba tiba dipeluk cewek j****g nggak jelas itu!!!!!" kata loretta dan ia pun berjalan ke arah yvone dan menamparnya.
Plakkk!!!!! Suara tamparan yang berhasil mengenai wajah Yvone.
"Loretta!!!!" Bentak Leon yang melihat yvone ditampar.
Plak!!!satu tamparan yang berhasil mengenai pipi kanan Loretta dan tamparan itu berasal dari tangan Leon.
(Maaf Loretta aku nggak bermaksud menamparku tapi ini adalah permintaanmu)batin Leon
"Hwaaa Leon, dia tiba tiba nampar aku rasanya sakit banget huhuhuhu" kata yvone dengan tangisannya dan berlari kepelukan leon.
"Udah jangan nangis lagi, ini semua memang salah Loretta kamu jangan nangis lagi yah yiyi kecil" kata Leon dengan panggilan sayang untuk yvone dari Leon.
"Leon aku nggak percaya kalo kamu tega menampar aku hanya karena wanita itu, Leon aku benci kamu hiks hiks hiks" kata Loretta dan ia pun mulai menangis.
Dan kedua sahabat Loretta pun mendekati loretta untuk menenangkannya.
"Udah sabar Loretta mungkin ******** dan j****g itu adalah pasangan yang cocok kita nggak perlu urusin dua sampah itu" kata Rachel sambil menepuk nepuk pelan bahu Loretta untuk menenangkanya.
"Iya, kamu bisa cari yang lain lagi bahkan mungkin yang lebih baik lagi" sambung Charlotte.
Dan hari disekolah berakhir seperti ini untuk beberapa hari.
dan bebrapa hari kemudian Leon dan loretta yang masih saja bertengkar dan saling tak bicara kepada satu sama lain.
Dan saat itu yvone yang sedang makan bersama dengan Leon.
"Leon kita ke kantin yuk" ajak Yvone ke Leon.
"Nggak ah males aku kamu pergi sendiri aja" kata Leon dengan dingin dan meninggalkan Yvone sendirian.
(Ahhh susah banget sih mgedapetin hatinya Leon padahal dia sama Loretta udah berantem tapi Leon kok masih tetep aja dingin ke aku sih.) Batin yvone merasa kesal karena Leon tetap bersikap dingin kepadanya.
"Ah bukannya itu si cewek miskin itu"kata yvone sambil melihat loretta.
"Jika dengan cara ini aku bisa Deket sama Leon aku akan lekukan!" Kata yvone sambil mendekati loretta.
Dan tak jauh dari tempat Yvone dan Loretta, ada seorang pemuda yang sedang melihat mereka yang tak lain adalah Leon.
"Hai gadis miskin" ejek Yvone sambil melihat Loretta.
"Oh" hanya itu respon yang diberikan Loretta dan hal itu membuat Yvone semakin geram.
Dan yvone pun memegang tangan loretta dan mulai menjatuhkan dirinya sendiri dan hal itu dilihat leon.
"Yiyi!!!!!" Teriak Leon lantas ia pun berlari ke arah yvone yang sedang pingsan.
(Ahhh akhirnya Leon pun mau nolongin aku, pasti bentar lagi Loretta bakalan disalahin, hahaha rasain kamu Loretta siapa suruh kamu rebut Leon dari aku) batin yvone.
"Aduhh kepalaku sakit banget awww" kata yvone sambil sambil memegangi kepalanya.
"Kamu nggak apa apakan yiyi"kata leon dengan raut wajah yang menunjukkan kekhawatiran pada yvone.
"Aku nggak apa apa kok" kata yvone sambil tersenyum pucat.
"Dasar j****g berani berani banget kamu ngedorong yiyi" bentak Leon kepada Loretta.
"Aku nggak ngedorongnya kok, malahan dia sendiri yang ngejatuhin dirinya ke tangga, aku sama sekali nggak mendorongnya kok" kata Loretta sambil membela diri.
"Ahh nggak usah ngelak deh, buat apa juga Yvone ngejatuhin dirinya sendiri" kata Leon sambil membentak Loretta.
"Udah udah leon, kamu nggak perlu ngurusin wanita miskin ini biar aku aja yang beri dia pelajaran"kata yvone sambil mendekat ke arah Loretta.
Plakk!!! Satu tamparan berhasil mendarat dipipi Loretta dan Loretta hanya diam saja.
Dan semua siswa pun mengerumuni mereka berdua.
"Hei wanita murahan berani beraninya kamu nampar loretta" kata Charlotte dengan melayangkan tangannya dengan maksud hendak menamparnya.
Namun dihentikan oleh loretta dan akhirnya Charlotte pun menurunkan tangannya.
Thanks udah baca novel aku sampai eps 20.
Author sangat berterimakasih pada kalian semua.
Para Readers ku yang tersayang jangan lupa untuk selalu dukung authornya biar semangat dalam buat novel.
Dan jangan lupa selalu
LIKE
VOTE
KOMEN
Sebanyak banyaknya yah^_^
Miss you para Readersku tersayang>.<♥️