
Begitu banyak ujian yang sedang di alami oleh Christ akhir-akhir ini. Christ menceritakan kepada Prayugo, bahwa dirinya, beberapa bulan lalu, sempat bertemu dengan teman perempuan satu sekolahnya dulu saat masih menduduki bangku SMP. Perempuan itu bernama Ayla dwi aryani.
Christ beberapa kali pernah menemui Ayla tanpa sepengetahuan istrinya. Namun Christ sama sekali tidak memiliki perasaan, ataupun hubungan khusus dengan perempuan itu.
Di sisi lain setelah jalan dan sering ketemu beberapa kali, barulah Ayla mengatakan pada Christ, bahwa dirinya jatuh cinta dengan Christ. Selepas mengetahui perasaan Ayla membuat Christ tidak bisa menjawab apapun dan akhirnya pergi meninggalkan Ayla begitu saja, disaat pertemuan terakhir mereka.
Hal itu membuat Christ ketakutan dan kebingungan, sebab Christ sama sekali tidak berniat menjalin hubungan dengan wanita lain yang harus mengkhianati pernikahannya. Akan tetapi, Christ juga tidak bisa menyakiti perasaan Ayla begitu saja. Christ mengaku salah, kalo dirinya sama sekali tidak cerita pada Ayla bahwa dirinya sudah berumah tangga, bahkan akan segera memiliki momongan.
Christ tidak mau semuanya jadi berantakan. apalagi melihat kondisi istrinya sedang hamil, kini membuat Christ perlahan menjauh dari Ayla. Hal demikian membuat Ayla curiga.
Apa alasan Christ susah di hubungi padahal nomor nya aktif?
Dan apa yang membuat Christ tiba-tiba menghilang tanpa memberitahukan apapun kepada Ayla?
Hal itu terus berbicara dengan otak pemikiran Ayla. Lantas Ayla bingung apa yang harus ia lakukan, sedangkan dirinya sendiri sama sekali tidak mengetahui akan keberadaan Christ.
Sementara yang terjadi dengan Christ adalah kebingungan dan ketakutan jika suatu saat Ayla datang menemukan keberadaan Christ dan menemui istrinya. Tentu Christ tidak mau, jika Liliana salah paham dengan permasalahan ini.
Christ menjelaskan hal demikian kepada Prayugo. Christ juga menceritakan bahwa dia sudah lama tidak menemui Ayla dalam waktu tiga bulan terakhir ini. Hanya saja Christ sempat mendapatkan kabar, bahwa Ayla tengah mencarinya ke beberapa teman satu sekolah dulu. Ia menjelaskan secara detail bahwa dirinya mengetahui hal itu dari salah satu sahabatnya waktu jaman di sekolah, namanya Andri.
Andri mengabarkan hal tersebut melalui telpon. Pada saat itu niat Andri menghubungi Christ adalah ingin mengajak Christ untuk reunian alumni SMP. Di sela-sela cerita panjang lebar, barulah Andri menceritakan hal yang bersangkutan dengan Ayla pada Christ. Mendengar berita itu, Christ langsung panik. Maka timbul rasa takut yang sangat hebat dalam dada.
Perasaan itu akhir-akhir ini sering muncul tiba-tiba saat ia tertidur pulas dalam mimpi. Ketakutan yang berlarian di kepalanya membuat suasana jadi runyam. Kerja tak semangat, bahkan makan pun rasanya tak enak.
Penjelasan cerita Christ kepada Prayugo belum selesai, mendadak Prayugo mendapatkan info dari seorang suster, yang memberitahu bahwa ada seorang pasien gawat darurat, harus segera dilakukan tindakan oleh Dokter Prayugo.
Dengan berat hati Prayugo memegang pundak Christ yang mengisyaratkan jika dia akan segera menangani pasien tersebut dan harus meninggalkan dia sekarang.
Christ tercengang, kemudian mengejar langkah Prayugo. Namun seketika langkah itu sejenak berhenti akibatnya, pasien yang sedang dalam keadaan gawat darurat tersebut bukanlah orang asing. Tetapi Ayla, perempuan itu yang sudah membuat dirinya akhir-akhir ini tak merasa tenang.
"Jadi selama ini menghilangnya Ayla disebabkan karena dia sakit keras? " ucap Christ dalam hati, yang terdiam di depan pintu lorong sebuah ruangan.
Christ kembali melangkah perlahan ke arah ruang kerjanya. Ia mondar-mandir bak orang kebingungan memikirkan hal itu. Dirinya penasaran, sebenarnya apa yang tengah terjadi pada Ayla selama ini.
Christ nampak khawatir, sebab Ayla meskipun begitu, dia adalah gadis yang sangat baik. Bukan berarti meskipun Ayla memiliki sebuah perasaan terhadap Christ, membuat dirinya harus tidak peduli dengan kondisi Ayla sekarang.
Langkahnya kembali menduduki kursi kerjanya. Sembari menunggu kabar dari Prayugo mengenai kondisi pasien yang sedang di tanganinya saat ini. Dia kebingungan apa yang harus dilakukannya sekarang. Antara berhenti untuk tidak mengkhawatirkan Ayla, atau bahkan tetap peduli dengan kondisinya saat ini.
Meski demikian, Christ tidak ingin mengungkapkan bahwa dirinya telah peduli serta khawatir akan keadaan yang di alami Ayla. Ia harus tetap konsisten dengan keputusan yang sudah ia ambil. Sebab jika ia mengambil keputusan yang salah besar kemungkinan akan berakibat fatal.
Beberapa saat kemudian, Prayugo masuk ke ruangan Christ, dengan mengabarkan soal kondisi pasien yang telah ia tangani.
"Emangnya kenapa? apa yang sedang mengganggu pikiranmu sekarang? kau terlihat sangat gelisah." ujarnya kepada dokter Christ.
Christ hanya terdiam membisu, ia panik bahkan tidak mulai dari mana ia harus menjelaskan kepada Prayugo mengenai apa yang baru saja dia lihat saat mengejar Prayugo tadi.
Prayugo mendekati tempat Christ berdiam diri. Dengan menepuk pundak Christ sehingga membuat Christ kaget dalam diamnya.
"Dokter Christ, apa yang sedang kau lakukan, nampaknya tak fokus dengan pertanyaan ku barusan."
"Oh iya dokter Pra, kau..kau tahu? pasien yang baru saja kau tangani itu adalah perempuan yang aku ceritakan tadi." ucapnya sedikit terbata-bata.
"Maksudnya..? pasien itu adalah Ayla, begitu??? " sahut Prayugo yang sedikit kaget.
"Kenapa bisa sangat kebetulan sekali ya Christ?" timpa nya kembali.
Christ masih dalam diamnya, dengan penuh rasa cemas akan hal yang ia takutkan. Melihat raut wajah Christ yang demikian, membuat Prayugo ingin segera membantu dengan apa yang sedang dipikirkan oleh lelaki di hadapannya itu.
"Sebaiknya kau tenangkan dulu hati dan pikiranmi, percayalah semua akan baik-baik saja, kau tak perlu memikirkan hal ini terlalu berat, yang ada nanti membuat semua kerjaanmu berantakan, bukan begitu?" ucapnya kepada Christ yang masih terdiam kaku dari tadi.
"Mengenai kondisi wanita itu, sekarang dia mengalami koma, hal tersebut memungkinkan dia akan bertahan dalam kondisi seperti ini dalam waktu yang cukup lama, sebab selain dia memiliki riwayat penyakit jantung, nampaknya dia mengalami depresi yang cukup hebat dokter Christ." jelasnya secara detail.
Mendengar informasi itu, Christ terkejut terlebih lagi, dia heran sebenarnya apa yang telah terjadi di kehidupan Ayla sekarang. Sampai-sampai membuat Ayla koma dengan menyimpan depresi yang begitu hebat.
"Lalu tindakan seperti apa yang akan dilakukan untuk pasien Ayla dokter?" tanya Christ penuh penasaran, kepada Prayugo yang telah duduk tepat di hadapannya.
"Apakah ini ada sangkut-pautnya denganku yang menghilang begitu saja? aku tak tahu lagi harus bagaimana jika memang hal ini disebabkan olehku." timpa nya kemudian.
"Kau jangan khawatir soal itu, karena menurut penelitian ku, dia mengalami depresi hebat yang sangat membuat dirinya hancur, besar kemungkinan hal ini terjadi karena sesuatu yang telah merenggut harga-dirinya atau bahkan kebahagiaan nya. Dan bukan berarti semua itu terjadi karena kau dokter Christ?" tindasnya meyakinkan dokter Christ agar tidak lagi merasa cemas dengan peristiwa yang terjadi.
...-------...
***PENRA_
💫 Terkadang kesetiaan di uji dalam berbagai hal. semua tergantung dari bagaimana kita menyikapinya. dan hal yang membuat bimbang adalah antara setia dalam komitmen yang sudah di bangun, dengan tidak menyakiti perasaan orang lain***.
*To Be Continue....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ*...