My Doctor Is Mine

My Doctor Is Mine
2. Flashback Kejadian Dompet yang Tertukar



Prayugo ialah sosok sahabat yang terbaik menurut Christ. Prayugo mengenal Christ sudah sangat lama. Perjalanan mereka berlangsung tidak terduga.


Semua bermula sejak kembalinya Prayugo dari luar negeri ke Indonesia dan menetapkan dirinya melanjutkan perjuangan serta memutuskan untuk bekerja di Indonesia.


Kemudian di pertemukan dengan Christ secara tidak sengaja, saat dompet mereka ternyata tertukar sewaktu di Bandara tepat dimana saat mereka sedang makan di tempat yang sama.


............


Pagi yang sangat cerah, tepat jarum jam berada di angka 07.30. Dimana Christ yang masih tertidur nyenyak dalam mimpi indahnya sejak semalam saat itu.


Beberapa menit kemudian, terdengar suara pesan masuk dari ponselnya yang berada di meja samping tempat tidur. Namun Christ masih belum terbangun dari tidurnya.


Jarum jam terus berputar setiap detik. Christ akhirnya terbangun pas pukul 08.30. Kemudian ia segera melangkah kan kaki dari tempat semula mengarah ke kamar mandi.


Selesai mandi, dan ganti baju Christ segera menuju meja makan dengan berbagai menu sarapan yang sudah di persiapkan oleh asisten rumah tangga.


Christ tinggal di rumah pribadi nya bersama beberapa asisten rumah tangga, supir serta security. Akan tetapi status Christ kini tidak lagi lajang, melainkan dia sudah beristri. Namun belum memiliki momongan.


Dengan menduduki salah satu kursi di tempat meja makan, ia baru sadar bahwa semalam istrinya menelepon. Memberitahukan kabar untuk minta di jemput pagi ini di Bandara.


Christ buru-buru kembali masuk kamar untuk mencari ponsel miliknya. Dan ternyata benar, Christ sudah mendapatkan pesan masuk dari sang istri yang mengabarkan bahwa ia minta di jemput di Bandara pukul 11.00.


Tanpa menunggu lama, Christ bergegas pergi meninggalkan istananya. Tak pernah lupa jika akan pergi keluar rumah, ia selalu menggunakan jam tangan yang kini ia pasang di tangan kanannya.


Pagi ini Christ terlihat lebih tampan dari biasanya, memakai Kaos hitam, Jaket putih yang serasi dengan celana panjang selutut warna putih serta memakai sepatu warna yang senada dengan celana juga jaketnya itu. Berjalan kedepan rumah di sambut mobil mewah yang sudah dipersiapkan oleh supir pribadi nya.


Christ meminta supir pribadi nya untuk tidak mengantar kemana ia akan pergi sekarang. Sebab hari itu Christ hanya ingin membawa mobilnya sendiri dengan tujuan ingin menjemput sang istri tercinta.


Setiba di Bandara Christ memarkirkan mobilnya dan berdiam di dalam mobil sejenak. Serta melihat jam yang melekat di tangan kanannya, jarum jam menunjukkan pukul 09.40.


Masih ada waktu kurang lebih satu jam lagi bidadarinya tiba di Bandara. Tiba-tiba suara perut yang lapar mengingatkan Christ bahwa ia tadi belum sempat sarapan terlebih dahulu sebelum menuju ke Bandara.


Christ tersenyum lebar sambil memegang perutnya. Suara perutnya mengajak Christ untuk turun dari mobil mewah itu. Sembari menunggu sang istri tiba, Christ pun memutuskan untuk sarapan terlebih dahulu.


Christ melangkahkan kaki menuju tempat makan yang berada di sekitar situ. Dengan membawa dompetnya yang berwarna hitam pekat.


Sebelum sampai di salah satu tempat makan tersebut, kaki yang terus melangkah pelan, Christ segera mengirim pesan kepada sang istri untuk memberitahukan bahwa ia akan sarapan di salah satu resto sekitar Bandara akibat tadi lupa sarapan sewaktu menuju Bandara.


Tempat makan itu sangat ramai pengunjung, beruntungnya Christ masih mendapat satu meja yang kosong. Kebetulan hanya tersisa 1 meja yang kosong. Langkah kaki itu menggerakkan tubuhnya kearah meja kosong di situ.Tanpa menunggu lama Christ pun segera memesan makan kepada seorang pelayan.


***


Saat Christ sedang menunggu pesanannya tiba, tak lama kemudian terlihat salah satu pria yang baru saja landing dari pesawatnya, mengenakan Kaos putih, berkemeja tidak di kancing, celana jeans panjang serta memegang dompet yang sama persis punya Christ di tangan kanan juga koper di tangan kirinya memasuki tempat makan yang sama dengan Christ hendak mencari meja kosong.


Namun belum ada satupun meja kosong yang bisa pria itu tempati. Sedari tadi Christ yang sedang menunggu pesanan tiba dan sibuk dengan ponselnya seketika tatapan Christ melihat ke arah sosok pria itu. Pada akhirnya Christ pun melambaikan tangan ke arah pria itu sedang berdiri kebingungan.


Pesanan Christ telah tiba, Christ menyantap makanannya dengan mengatakan kepada pria yang duduk di depannya bahwa ia akan makan terlebih dahulu.


Sosok pria yang sedang memesan makanan kepada pelayan, akhirnya menganggukkan kepala juga memberikan senyuman manis serta mengucapkan terimakasih atas tawaran tempat meja makan itu kepada Christ.


Belum sempat ngobrol panjang bahkan berkenalan dengan pria itu, Christ seolah sangat terburu-buru di sela ia sedang menikmati makanannya. Serta bergegas meninggalkan meja makan tersebut tanpa lupa mengucapkan sampai jumpa kepada pria dihadapannya.


Sewaktu akan meninggalkan tempat makan tersebut, tanpa disadari dompet mereka yang letaknya berdekatan pun tertukar.


Alasan Christ meninggalkan tempat makan itu dengan buru-buru di sebabkan karena ia mendapatkan pesan dari sang permaisuri yang menyatakan bahwa sang permaisuri sudah berada di pintu Bandara.


Laki-laki itu tak mau jika istrinya menunggu dia begitu lama, maka dari itu Christ melangkah cepat mengarah pintu keluar Bandara untuk segera menemui sang istri.


*Skip...


( kembali ke cerita sosok pria yang duduk bersama Christ sewaktu di meja makan ).


Seorang Pria yang baru saja selesai makan di meja makan yang sama dengan Christ kini baru menyadari bahwa dompet nya tertukar ketika ia hendak membayar. Alhasil pria itu membayar menggunakan uang yang ada di kantong celana nya.


Selesai pembayaran, Pria itu berlari meninggalkan resto untuk mencari Christ di sekeliling situ. Namun Christ sudah tidak meninggalkan jejak disekitarnya. Sebab selang waktu pun sudah lumayan lama.


Akhirnya pria itu memutuskan untuk kembali ke apartement serta merencanakan waktu untuk bisa bertemu kembali dengan Christ. Tujuan nya untuk menukar dompet tersebut pada Christ.


Setibanya di Apartement, dalam hati pria itu mengatakan "maaf sudah lancang membuka dompet milikmu" supaya ia mendapatkan cara untuk menukar kembali dompet miliknya melalui identitas yang ada di dalam dompet milik Christ.


Setelah mengetahui alamat yang terdapat di dalam dompet milik Christ, pria itu terkejut......


Dimana Pria itu bisa menemui Christ?


Sebenarnya apa yang pria itu lihat dari dompet milik Christ?


...----------------...


PENRA_


💫 ***Di dunia ini hanya ada dua kemungkinan , di pertemukan dengan seseorang atau di tinggalkan oleh seseorang 💫


💫*** Kita sebagai manusia tidak akan pernah tahu mengapa kita di pertemukan dan mengapa kita di tinggalkan. Yang harus kita ketahui sekarang adalah tidak ada yang namanya kebetulan dalam sebuah pertemuan . Semua itu pasti ada alasannya yang sudah menjadi jalan kehidupan kedepannya💫


***To Be Continue....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ**...