My Cold Man

My Cold Man
Bab 20



" Queen tolong siapin kamar kamu yang biasa. Oppa capek mau istirahat dan pesenin makanan buat Oppa. ucap Sean


" Iyah Oppa kalo kamar sih udah pasti siap. tapi memangnya Oppa mau kemana dulu? ga mau langsung istirahat. tanya Queen


" Oppa beli rokok sebentar. udh kamu duluan saja ke kamarnya. jawab Sean


" Baiklah Oppa. ucap Queen


Ditempat acara pernikahan Axel masih dihadiri oleh kerabat dan teman temannya. tetapi Ken daritadi tidak tenang karena tidak melihat Queen disana. karena rasa penasarannya dia akan menanyakan dengan Eomma Jessica. "


" Eomma, maaf aku tidak melihat Queen daritadi. Queen kemana yah? ucap Ken


" Astaga anak itu.!!! dia tidak bilang sama kamu, kalau dia mau ke Hotel duluan? padahal tadinya Eomma pikir dia mau ngabarin kamu. kebiasaan main pergi aja Queen. ucap Eomma


" Memangnya kenapa Queen sudah pergi duluan ke Hotel Eomma.? tanya Ken


" oh itu tadi Oppa nya dateng langsung ngajak Queen ke Hotel. mereka memang dekat banget seperti saudara kandung. melebihi dekat sama Axel. kalo ketemu pasti ga mau di ganggu. ucap Eomma


" Ya sudah berarti baguslah kalau Queen aman. makasih Eomma kalau gitu Ken izin pamit yah. ucap Ken


" Kamu mau pamit pulang dulu apa langsung ke Hotel Ken? tanya Eomma


" Aku akan pulang kerumah dulu eomma paling nanti sore aku baru ke Hotel. makasih eomma aku pamit yah.


Ken sudah pamit kepada mempelai pengantin jadi dia langsung pulang setelah Pamitan kepada eomma Jessica. Dan langsung menuju ke apartemen.


Sampai di apartemen, Ken masih sempat nya untuk mengecek email dan kerjaan nya yg memang padat. tidak terasa setelah berada di depan laptop ber jam jam.waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore. Ken berhenti menyelesaikan pekerjaannya dan segera bersiap karena dia akan ke pesta sahabatnya Axel.


1 jam kemudian Ken sudah sampai ke Hotel tempat resepsi sahabatnya itu. Ken datang sendiri dan langsung menuju tempat duduk yang telah tersedia bertuliskan namanya. pesta ini sangat besar dari kejauhan Ken menatap gadis cantik yang memakai gaun berwarna hitam sedang berbicara dengan seorang pria sambil sekali kali tertawa.


Pemandangan itu amat sangat menyakitkan mata. entah kenapa Ken sangat tidak suka apabila gadis itu dekat dengan laki laki lain selain dirinya terlebih mereka asyik bercanda. yah gadis itu adalah Queen tunangan Kendrick


Dalam prinsip Ken tunangannya itu sudah menjadi miliknya karena sebentar lagi mereka akan menikah. Ken berniat ketempat Queen berada. belum berdiri tapi matanya melihat pemandangan lain lagi dimana ada laki laki lain yang mendekati gadis itu. Dan Ken sudah melihat laki laki itu sejak tadi di Akad nya Axel. mata Ken sangat tajam memandang kearah mereka bertiga. yah kini Queen dikelilingi 2 laki laki sebelah kanan dan didepan gadis itu.


" Oppa sangat lucu. aku tidak akan mengenalkan temanku kepada oppa. karena aku tidak mau mempunyai kaka ipar yang sudah aku kenal. hahahahhaha tawa Queen


" Kau sungguh tidak asyik. ucap Sean


Ditengah obrolan mereka datang laki laku yang tidak lain Steffan.


" Maaf aku mengganggu obrolan kalian. Bolehkah aku berkenalan dengan gadis cantik ini. Sambil mengulurkan tangannya. ucap steffan


" Kalau aku bilang tidak bisa itu sangat tidak sopan. aku Freyaza. panggil aku Za.tanpa menyambut ulutan tangan steffan. jawab Queen


" Ah nama yang cantik. aku ingin bertanya apakah hubungan kamu dengan Axel saudara? tanya Steffan


" Iyah, aku adik kandungnya. ucap Queen.


" What??? kau adik kandung Axel???. sejak kapan Axel punya adik. kenapa dia tidak pernah cerita. dia beberapa kali bertemu denganku dan kupikir dia anak tunggal. ternyata ada seorang adik. kenalkan aku kakak kandung Steffani. ucap Steffan akhirnya


" Oh hai Ka. senang bertemu dengan kaka. oh iyah kenalin ini Sean Oppa. dia adalah.....


" Queen ikut aku. ucap Ken


" Kita mau kemana ka? acara ka Axel masih lama. kalo mau ngobrol disini aja. jawab Queen


" Tidak bisa. kita harus bicara berdua. aku tidak mau diganggu oleh orang yang tidak penting. ucap Ken


" Hei apa maksudmu ??? kau pikir aku orang lain. ucap Sean


" ikut aku Queen. Ucap Ken.


Dengan tatapan mengintimidasi dia memegang tangan Queen tapi dia tidak bisa membawa Queen karena tangan sebelahnya dipegang oleh Sean.


" Tidak bisa. Queen tetap disini. ucap Sean


terjadilah tarik menarik tangan tersebut. dan itu membuat steffan heran dengan situasi ini.


" Astaga kalian seperti anak kecil yang memperebutkan mainan kesukaannya. kasian Za sakit tangannya sampai Merah begitu. ucap Steffan akhirnya.


melihat tangan Queen yang memang merah sekali Sean dan Ken melepaskan tangan Queen tersebut dan karena tidak siap membuat Queen Oleng hampir terjatuh untung segera di pegang oleh Steffan.


" Maaf ka. terimakasih karena membantu. ucap Queen kepada Steffan


dan steffan hanya menganggukkan kepalanya dan melepaskan pegangannya.


" Oppa aku akan pergi sebentar dengan Ka Ken. aku akan baik baik saja. oppa tidak perlu khawatir. ucap Queen pamit kepada Sean


" Baiklah hati hati sayang. ucap Sean


" Kau pikir akan aku apakah Queen. sampai harus bilang hati hati. Ken menatap Sean dengan tatapan tajamnya. apalagi laki laki itu memanggil sayang


" Aku hanya mengkhawatirkan Queen. ucap Sean acuh dengan tatapan itu.


" Astaga sampai kapan sih kalian berdua akan selesai adu mulut nya. aku capek. ayo ka Ken Jadi apa tidak??? kesal Queen akhirnya


Tanpa membalas Ken langsung menarik tangan Queen ke luar ballroom dan menuju lift karena mereka akan ke kamar yang biasa ditempati oleh Ken bila ke Hotel keluarga wirawan ini.


Sesampainya di kamar hotel tersebut Ken langsung ke kamar mandi dan Queen disuruh duduk di sofa yang ada di kamar tersebut.


Karena Queen haus dia menuang minuman yang tersaji di Meja Sofa itu dan meminumnya. rasanya manis dan enak menurut Queen. tidak lama kemudian Ken keluar dari kamar mandi dan membawa handuk kecil dan segera duduk di samping Queen dan langsung mengambil tangan gadis itu. Dan menempelkan handuk tersebut karena ternyata itu handuk hangat


" Maaf karena menyakiti tanganmu. ucap Ken


" Tidak apa ka. oh yah apa yang mau kaka bicarain. ucap Queen


" Itu tentang Pernikahan Kita sebulan lagi. apakah kamu sudah memikirkan untuk konsep pernikahannya? tanya Ken


" Oh itu sudah aku jelaskan semua kepada Wedding Organizer. udah beres semua. paling kita hanya tinggal untuk fitting baju pengantin nya aja. harus nencocokkan jadwal aku sama ka Ken dulu buat fitting nya. dan untungnya tempatnya kebetulan memang punya tante aku jadinya aman terkendali. ucap Queen


" Syukurlah kalau begitu. Oh yah Queen apakah kau bahagia dengan perjodohan ini????? tanya Ken menatap lekat mata Queen