My Cold Man

My Cold Man
Bab 1



Disebuah kafe sekaligus club malam yang sedang hits di jakarta yaitu traffic jam Cafe resto'bar tengah berkumpul para pria tampan. Diantara 3 pria itu ada 1 pria yang hanya meminum wine sambil terus melihat kearah pengunjung club yang sedang menari di lantai dasar itu sedangkan 2 lainnya sedang fokus dengan Hanphone nya.


Lu kenapa Ken? Tanya Davian, teman kendrick yang paling peduli diantara 3 teman lainnya. Gue perhatikan lu daritadi cuma minum aja, banyak pikiran? Mau gw cariin cewek buat nemenin lu malem ini?


Tidak, makasih. Itulah jawaban Kendrick. Karena melihat ekspresi ken, maka temannya itu tidak bicara lagi tapi Davian langsung melihat kearah Barley, teman sekaligus yang punya kafe dan club tersebut.


Lu belum tahu apa yang terjadi dengan Ken? Kata barley bertanya pada dav .....


Kalau gue tau gak mungkin gue tanya sama orangnya dan lu... dasar aneh.


Apa yang lu ketahui tentang Ken? Tanya Dav


Ken ditolak oleh calon tunangannya...  hahahahahhaha jawab Barley dengan tawa ngejek dan ngeselin.


What????? Benarkah itu??? Seorang Kendrick Frizzycko Manety Wijaya ditolak oleh seorang cewek... benar benar rekor untuk pertama kali. Gw jadi pengen lihat itu cewek kayak gimana? Apalah Cantik??? Balas Dav sambil tertawa.


Puas kalian ketawain Gw ??? Itu cewek bukan perempuan, Gw rasa dy jg bukan gadis cantik dan dy tidak mengenal Gw. Makanya dy nolak dan Gw rasa dia cuma anak kecil karena kata Mommy dy baru 16 tahun.


Tapi tetap saja dia menolak untuk dijodohkan sama lu Ken. Ucap Barley telak. Dan Ken hanya mendengus dengan ucapan Bar


Dengar Bar, Gw jamin ga akan ada 1 orang cewek pun yang nolak pesona Gw, seorang pria tampan dan mapan ini. Ucap Kendrick


Baru saja  barley mau menjawab,  datanglah seorang gadis cantik nan rupawan bernama Vania Vanessa Wicaksono, dia adalah pacar barley.


Yank tolong jemput bestie aku dipintu masuk. Aku lagi bales wa Rach ni!!!! Ucap Vania


Astaga Yank, aku aja ga kenal temen kamu yang mana?. Ya kali aku yang jemput . Ucap barley.


Ish tolong yank, dia cantik, tinggi, matanya sipit kulitnya putih pucat rambutnya panjang sepinggang dan lurus hitam. Ucap Vania


Itu Manusia apa kuntilanak ??? ucap barley dan Davian berbarengan.


Buruan yank, dia udah nelpon aku dari tadi . Ishh kamu lama deh. Dan jangan lupa dy pake baju putih nunggu didepan taksi depan sekuriti persis.


Panggil namanya Za, dia udah tau kalo kamu yang jemput. Pacarku tersayang muachhh. Ucap Vania


Barley hanya menggelengkan kepala dengan kelakuan pacarnya itu yang sayang cantik dan mempesona.


Setelah barley pergi, Ken dan Dav melihat kearah vania dengan tahapan heran dan mengintimidasi. Karena aneh kenapa seorang pengunjung club malam harus dijemput oleh pemilik club agar bisa masuk. Apakah seistimewa itu...


Kenapa ka Ken dan dav melihat aku seperti itu? Kalian ingin tau kenapa aku nyuruh barley jemput? Itu karena bestie aku belum punya KTP karena dia baru 16 tahun. Ucap vania dengan santainya


Sedangkan Ken dan Dav langsung bicara. Kau gila?????


Aku tidak gila ka, tapi memang bestie aku baru segitu umurnya, tapi body dan wajahnya tidak segitu juga kali....


Dy cantik luar biasa, aku yakin kalian akan terpesona melihat dy pertama kali. Jawaban vania yang menurut mereka tidak masuk akal dan hanya akal akalan vania saja untuk mengerjai pacarnya yang bucin itu tidak diharapkan oleh Ken dan dav.


Hingga akhirnya mereka melihat Barley.....


Bidadari darimana ini??? Ucap Dav spontan  saat barley dan gadis itu sampai dimeja.


Sudah aku katakan kalo ayank aku jemput  bestie aku.. kalian pikir aku ngeprank???? Gimana kakak2 percaya kan sama aku,???? Ucap Vania dengan menekankan kalimatnya.


Hai cantik kamu bidadari darimana? Tanya dav sambil mengulurkan tangannya. Sedangkan Ken hanya melihat dengan tatapan datarnya.


Hai kak Aku Freyaza. Kakak bisa panggil aku Za. Ucap Freya. Tanpa menyambut uluran tangan dav dan membuat dav menarik kembali tangannya.


Sudah-sudah mau sampai kapan berdiri terus. Aku capek, ayo duduk sini za. Ucap Vania


V lu ga salah nyuruh gw dateng ke kafe kayak gini? Kan lu tau gw ga pernah ke tempat beginian... mana dibawah orangnya aneh2. Gw sampai pusing tau ga liatnya. Ucap Za


Ya ampun za,lu kan bentar lagi udah 17 tahun yah gpp lah ketempat begini, lagian ini kan jg punya ayank gw. Jadi aman kalo kita kesini. Lu santai aja udah, kita ga bakal ajakin lu turun ke dancefloor koq. Tenang aja! Ucap Vania


Kamu serius belum 17 tahun??? Tanya Dav ke za.


Iyah ka. Aku mau 17 tahun bulan depan jawab za.


Tiba-tiba Ken berucap. Masih Kecil !!! dengan wajah datar dan tatapan datar. Entah apa yang merasuki Ken sehingga dia bisa berucap seperti itu.


Lu bilangin dy masih kecil Ken? Sambil nunjuk ke za. Kata Dav


Tidak, aku hanya berucap sembarangan. Jawab Ken


Ish, kakak juga terlihat seperti om-om. Males liatnya, mana ga ada senyum, wajah datar dan dingin macam kulkas 4 pintu sambil mengerlingkan matanya. Ucap za membalas Ken.


Ken menatap za dengan nyalang, sambil mengeraskan rahangnya, dy tidak suka ada anak kecil yg meremehkan dirinya dan mengatakan bahwa dy seperti om2. Dy pikir siapa seenaknya bicara seperti itu. Kalo tidak mengingat dy seorang gadis. Sudah pasti dy melayangkan pukulan ke wajah anak kecil itu. Tapi karena dy mengerti kalo gadis itu tidak mengenal dy jadi dy mencoba bersabar. Dy mengamati gadis itu lekat, matanya seakan menelanjangi  Za.


Ish Dasar Om-om mesum. Kenapa om ngeliat aku  seperti itu. Dengar y om, aku bisa laporan ke pihak  berwajib kalo om mesum. Ucap za ke Ken


Astaga dasar gadis aneh. Ucap Ken


Ketiga org yang sedaritadi melihat kelakuan Ken dan za hanya gelang kepala. Yaitu Vania, barley dan davian. Tapi mereka bertiga heran dengan Ken, karena biasanya Ken akan cuek dengan orang baru tapi dengan za Ken malah berdebat sehingga membuat mereka bertanya dalam hati ada apa dengan Kendrick.


Jadi za, lu ngajakin ketemu gw kenapa? Katanya mau curhat? Ucap Vania


Nanti dulu y V aku bisa minta air putih gak? Aku haus banget. Ucap za


Belum dijawab dari Vania, tapi sudah ada suara dari Ken. Ini club malam  adanya minuman alkohol dan soda jadi tidak ada air putih, kalo mau air putih pulang kerumah atau taman kanak kanak... dasar anak kecil ucap Ken


Za menggeram kesal karena ucapan Ken itu.. belum sempat dy menyahut sudah disela dulu sama Vania.


Tenang za, ada air putih koq dimeja sebelah situ udah disediakan kita ngobrol disitu sebelum nunggu Rach dateng ya. Ucap Vania


Okeylah V. Za bergeser ke meja seberang yang memang terpisah dr meja para pria tapi tetap dalam satu ruangan.