My Cold Man

My Cold Man
Bab 13



Setelah menyelesaikan mandi dan telah berganti pakaian menggunakan Dress Putih Selutut bergaris Kuning dibawahnya. Queen berjalan menuju kamar teman temannya.


Queen mengetuk pintu kamar Ve dan Rach. terdengar sahut didalam kamar tersebut.


" Iyah tunggu Sebentar Za. lu sudah cantik sekali. sepagi ini. tetapi kenapa mata lu bengkak.? tanya Rach


Za masuk kedalaman kamar temannya itu. sambil melihat kamar itu untuk mencari Ve.


" Ve sedang mandi yah??? bentar gw mau tiduran dulu di kasur. ngantuk gw bangun jam 3 pagi. ucap Queen


mendengar jawaban Za otomatis membuat Rach bertanya.


" Kenapa bangun jam segitu???? lu abis nangis yah??? tanya Rach


" Emang kelihatan banget yah. gw emang abis nangis . gw bangun jam 3 karena solat tahajud dan istikharah dan tanpa dirasa airmata itu mengalir aja gitu. ucap Queen


mendengar jawaban Za. Rach hanya terdiam.


Ve keluar dari kamar mandi dengan memakai handuknya. dan kaget saat melihat Za tiduran di kasur. tumben sekali gadis itu rebahan.


"Udah cantik aja Za. ucap Ve


"Gw udah bawaan lahir emang cantik kali. ucap Za


buruan ganti baju. gw laper nich


Astaga Iyah bawel. tumbenan dia. ucap Ve melihat Rach


sedangkan yang ditatap hanya mengedikkan bahunya. menyatakan ketidaktahuannya.


Ditempat makan Resort Ken sedang berkumpul dengan sahabatnya. sambil menunggu Aiden dan Axel yang belum datang.


" Aiden dan Axel kemana lagi, lama banget. ucap Dav


Barley yang sambil makan jg celingukan tp mereka belum sampai. Dan dy berinisiatif untuk tulis di grup agar mereka segera datang


pada saat sudah terkirim, ah sial kuota gw abis mereka udah mau nyampe sini. ucap barley.


Lama banget sih. ucap Dav.


" Gw laper banget njirr. jangan berisik lu. Aiden memanggil pelayan hotel untuk menyiapkan sarapan cream soup, sedangkan Axel mengambil Coffe.


Ada apaan Ken??? tanya Axel


" Gw mau balik ke Jakarta nanti jam 4 ada yang mau bareng sana gw.?? ucap Ken


" Tumben cepat? ucap Barley


" Besok pagi gw harus ke Hongkong, jadwal ketemu klien buat proyek global. ucap Ken


" Lu jadi bikin proyek di Inggris??? tanya Aiden


" Iyah itu udah gw rencanain dari tahun lalu. dan gw akan realisasikan tahun ini. ucap Ken


GOOD LUCK BRO... ucap Davian


mereka sarapan bersama sambil membahas masalah kerjaan mereka masing masing. Dan sesaat mereka berhenti membahas sesuatu saat menyadari Za, dan teman temannya datang.


" Morning Queen. kamu udah pesan tiket buat nanti sore pulang? tanya King


" Ajig Oppaga Aniya. ( belum Oppa ) ucap Queen


" Geuleohji anhdamyeon Ken-ui bihaeng-gileul tago jib-e gasibsio. ( Jika belum beli, pulanglah naik pesawat Ken) ucap King


" Gwaenchanh-a, banghaehago sipji anh-a ( Tidak apa apa, aku tidak mau merepotkan) Ucap Queen


" Jib-e honja gamyeon geogjeongdoel geos gat-ayo. geuleoni nae mal-eul ttaleula. ken-ui bihaeng-gi an-eseoneun anjeonhal geobnida. gedaga dangsin-ui chinguga issseubnida ( aku akan khawatir jika kau pulang sendiri, jadi ikuti apa yang aku bilang. kau akan aman naik pesawat Ken,dan lagi pula ada sahabatmu) ucap King


" Al-***-eo oppa . ( Baiklah Oppa) ucap Queen


Axel melihat kearah Ken dan menatap Ken yang sedang memperhatikan Queen.


" Ken, Gw nitip Queen untuk pulang ke jakarta naik pesawat bareng lu, dia mau pulang sore ini tapi belum pesen tiket pesawat. tolong antarkan dia sampai apartemennya. gw titip adek gw. ucap Axel


" Gak masalah pesawat gw juga masih muat cuma nambah dia sendiri. ucap Ken


" Yeah akhirnya kita bisa pulang bareng. sebelum kita pulang gimana kalo kita kepantai berenang. ucap Ve


" Yank aku ga mau kalo tubuhmu dilihat banyak pasang mata laki laki lain. apalagi mereka mereka. melihat kearah sahabat sahabatnya aku tidak rela. ucap barley


" Astaga yank, kamu kan tau aku sering berenang hanya dengan bikini. bahkan kau tau kalo aku seorang Model, itu udh terlalu biasa buat aku yank. ayolah mumpung kita masih di Bali. ucap Ve


" Gw juga ga mau berenang Ve, gw capek mau istirahat aja. sebelum nunggu pulang. besok gw ada kuliah pagi dan harus nemenin dokter residence di RS. lagi pula gw ga bawa baju renang. Dan gw ga mau cuma pake daleman. Big No ucap Za akhirnya


" Wah kau benar Za. mendingan kita main game aja di Resort ya kan xel. sediain kita ruangan buat main game aja gimana. ucap barley


Axel menganggukkan kepala.


" Ishh kau sangat menyebalkan yank. yah udah sana pergi. aku malas melihatmu. ucap Ve akhirnya


waktu cepat berlalu. sekarang mereka semua sedang berada di pesawat menuju Jakarta. Ken duduk disebelah Za. mereka berangkat jam 2 lebih maju penerbangannya karena Ken harus berangkat ke Hongkong tengah malam ini. mereka pulang cepat kecuali Axel dan Stefani serta para orang tua yang memang sedang berlibur di Bali.


Setelah penerbangan memakan waktu kurang lebih 2 jam karena kendala trafic pesawat yang cukup ramai akhirnya mereka sampai di bandara soekarno hatta.


Ken sudah masuk kedalaman mobil bersama Za. karena dia ingin cepat karena harus pulang ke apartemennya sendiri. jadinya dia sendiri yang menyetir mobil itu.


" Pakai sabuk pengamanmu. Ucap Ken menoleh ke Za


Za terlihat kesulitan untuk memasang seatbalt itu pun. karena tidak sasaran akhirnya Ken berinisiatif untuk membantunya.


" Diam. biar aku saja yang memasangkan Seatbaltnya. ucap Ken segera mendekati Za dan mengambil Tali seatbalt tersebut. dengan jarak yang sangat dekat Ken bisa melihat dengan jelas bagaimana penampilan Za saat ini.


Gadis itu memakai baju Putih Oversize dengan celana pendek diatas lutut sekitar 10cm. disaat dia duduk karena baju yg oversize itu seperti tidak memakai dalaman. apalagi kulit Za Putih pucat dan pasti mulus. wangi badan gadis itu pun sangat disukai Ken. sangat manis seperti Vanilla. tapi terkesan seksi. entahlah Ken hanya suka mencium aroma tubuh gadis itu.


Setelah bunyi Klik tanda Seatbelt itu telah terpasang. Ken segera menjauh dari Za. dia takut akan menyerang gadis itu. karena jujur Ken tergoda dengan wangi tubuhnya serta para cantiknya. tapi semua itu Ken lupakan.


Ken tidak tau perasaan apa ini atau dia belum yakin dengan hatinya sendiri sehingga dia menganggap bahwa itu hanya hormon dan normal untuk laki laki seperti dia. tapi Ken tidak akan melakukan hal itu lagi Setelah dy tau kalo gadis kecil itu adalah Za


mungkin jika Ken masih seperti dulu. dia pastikan Za akan dilahap habis oleh Ken. apalagi melihat bibir gadis itu yg kecil terbelah serta merah merona.


untuk menetralkan pikiran dan hatinya yg tidak sinkronisasi. akhirnya Ken berucap


"Ayo kita pulang. tulis alamat apartemenmu di Maps