
"Jadi lu mau cerita apa sama gw ama rach?" tanya V ke Za
"Nantilah tunggu Rach datang baru gw bakal cerita ke kalian. Sekarang itu gw lagi kesal dengan orang tua gw." Jawab za
Sedangkan dimeja samping Ken bertanya ke arah dav. Lu tau Axel dan Aiden kemana?
"Axel sedang jemput Steffani di bandara, kan lu tau dy mau tunangan seminggu lagi. Kalo Aiden dy bilang ada operasi mendadak jadi baru bisa nyusul nanti itupun kalo dy mau kesini. Terserah dy aja lah. Lu tau sendiri sepupu lu itu gimana? " Jawab Dav
"Bar gw minta whiskey, bosen gw minum wine ini." Kata Ken
"Jangan whiskey bro, ntar lu mabok gw males kalo lu rusuh, udah gitu bentar lagi ada org reskrim narkoba mau kesini. Katanya ada bandar narkoba yg mau ditangkap di kafe ini." Jawab barley
Seketika jawaban Bar membuat Ken dan dav membulatkan matanya.
"Bar lu gila, ngijinin polisi itu seenaknya ngacak2 kafe lu buat nangkap bandar narkoba itu.?" Sentak Ken
"Kenapa gw harus takut, itukan namanya membantu abdi negara, bagus kan lagipula tamu di kafe gw pasti bakal ngikutin aturan di kafe dan Bar ini. No ***, no drugs dan lagian sudah pada dewasa kan". Ucap barley
"Dasar Bego, lu lupa kalo disini masih ada anak dibawah umur sebut Davian ke Bar
"****... gw lupa kalo ada Za. Jadi gimana donk. Mati gw kalo polisi sampe tau gw bawa anak dibawah umur ke Bar gw . Bisa dicabut izin buka kafe n Bar gw. Anjir lupa beneran gw... yah udh gw panggil ayank gw dulu. " Ucap bar
"Yank sini deh!!!! Ucap Bar
"Kenapa yank? Muka kamu koq tegang gitu Ucap Vania
"Jadi gini yank, bentar lagi bakal ada anggota reskrim narkoba yg bakal kesini buat nangkap bandar narkoba, dan itu udah atas persetujuan aku. Tapi aku lupa kalo ada Za yang dibawah umur, kalo sampe polisi tau abis aku sama kafe dan Bar ini.... khawatir barley dengan muka tegangnya itu"
"Aduh gimana donk yank. Aku jg ga tau gimana, lagian kenapa ga bilang ke aku sih kalo bakalan ada polisi. Kalo kamu bilang kan aku jg ga bakal nyuruh Za kesini. Aku bisa ketemu ditempat lain. Kalo kaya gini repot kan." Jawab vania Sambil memikirkan ide apa yang bagus utk mereka...
"Ah yah itu ide yang bagus. Aku yakin 100persen kalo ka Ken yang mengakui itu polisi tidak akan curiga. Itu ide yang bagus apalagi ka Ken punya kuasa dan aku akan membicarakan ini dengan Za." Ucap Vania
"Za, Gw minta maaf tapi ini demi kebaikan gw sama ka barley, Gw mohon kerjasama nya sama lu yah. Ucap Vania Sambil membisikan sesuatu ke za. Dan seketika membuat Za membulatkan matanya dan terkejut. Gw udh ga ada pilihan lain lagi Za gw mohon bantuin gw dan ka barley please. "Ucap Vania
Astaga ga ada pilihan lainnya, akhirnya barley jg mengatakan idenya ke Ken dan Dav membuat mereka jg terkejut dengan ide gila barley tapi mereka hanya mengikuti saja, karena kasian jika temannya itu mengalami masalah. Sebenarnya jika ada masalah mereka siap membantu, tapi memang di kumpulan mereka telah tercipta sebuah kesepakatan selama masih bisa diatasi sendiri tidak akan melibatkan teman lainnya. Itulah kumpulan pria tampan yang merupakan konglomerat, ceo dan orang2 kaya ini. Mereka terdiri dari 5 orang pria kaya, tampan dan mapan.
Yang pertama ada Kendrick Frizzycko Manety Wijaya, kendrick adalah keturunan Indonesia Rusia, ibunya bernama Alessa Manety Romanov seorang keturunan Rusia, Jerman Manado dan ayahnya Krisna Januar Wijaya keturunan Jawa China Surabaya. Kendrick adalah pewaris tunggal Wijaya Corp. Perusahaan yang bergerak dibidang Property, Manufaktur dan fasilitas pendidikan. Seorang pria yang terkenal dengan ketampanannya, sikap dinginnya yang tidak bisa disentuh dan dia sangat suka berganti perempuan. Dia mempunyai kaka perempuan yang menikah dengan pria keturunan Rusia sama seperti ibunya.
Yang kedua adalah Darensio Aiden Daniswar Wijaya, dia adalah sepupu kendrick, Anak adik ayahnya yang bernama Arjuna Septian Wijaya dan ibunya yang seorang bangsawan Inggris dan Jawa yang bernama Diana Valencia Daniswar. Aiden mewarisi Wijaya Health yayasan kesehatan, dimulai fasilitas kesehatan, kampus kesehatan, rumah sakit dan bisnis Farmasi.
Yang ketiga adalah Felixio Kingsora Kim Axelo Putra Wirawan, Teman- temannya hanya tau kalau dia adalah Wakil Direktur sebuah hotel kelas Atas di Indonesia. Padahal dy adalah pewaris dari Hotel berbintang yang tersebar di Indonesia, Singapura dan Korea tentunya. Ayahnya adalah Keturunan Palembang belanda Jhonatan Frederick Wirawan dan Ibunya keturunan Asli Korea Rusia Jessica Kim Jihye.
Yang keempat adalah Davian Edward Van Smith adalah putra pasangan Samuel Johnson Smith yang berdarah Finladia dan Nimas Ratu Wulandari yang berdarah Bali Surabaya. Davian adalah pemilik bisnis Otomotif dan Restoran di Indonesia dan Finlandia. Davian Anak tunggal dan terkenal dengan kekejamannya, karena ayahnya memiliki bisnis jaringan bawah yang cukup terkenal di Finlandia.
Yang kelima adalah Barley Alexander Onward dia adalah anak dari Pengusaha Kafe dan Club Malam yang terkenal di banyak negara, ayahnya bernama Bryan Adams Onward keturunan Italia dan ibunya adalah Selina Adisty Munaf keturunan menteri pertahanan yang terkenal dan juga seorang Artis terkenal pada masanya sebelum menikah.
Itulah kelima pria tampan, rupawan dan mafan dari kumpulan mereka.
"Bagaimana Ken? Aku tidak meminta persetujuan karena ini sudah tidak ada waktu mau tidak mau kau harus melakukannya. Sebut barley ke Ken....
Dan akhirnya Ken pun pasrah dan menggangguk. Sambil memberi perintah kepada Za. "Hei anak kecil duduk disampingku!!!! Ini perintah, jika ingin selamat, kalo kau tidak bersedia maka aku pastikan kau akan dibawa oleh polisi2 itu. Ucap Ken Sambil melihat kearah Za dan menunjuk utk duduk disampingnya.
Za tanpa perlawanan pun segera duduk disamping pria yang dianggap dy om mesum itu. Dan Barley serta Vania duduk bersebelahan dan tentunya davian juga Sambil menunggu polisi2 itu datang. Para pria itu hanya berbicara tentang rencana mereka yang akan pergi ke Bali utk pertunangan Sahabatnya Axel minggu depan. Sedangkan Vania dan Za menunggu kedatangan sahabat mereka Rach.
Tidak lama mereka menunggu, tiba- tiba datanglah seorang gadis cantik yang berjalan tergesa dan Sambil cemberut langsung duduk di meja dekat Vania. Gadis itu langsung meminum minuman yang tersedia tanpa tahu itu apa. Dengan kesal dy berkata. Sialan. Gw sebel sama tuh orang, udah nabrak gw sampe jatuh duduk, bokong gw sakit tapi dy seenaknya main pergi. Awas aja tuh orang. Ucap Rach dengan menggebu.
Yah dialah Rach, sahabat yang ditunggu oleh Vania dan Za