My Childhood Love

My Childhood Love
lamunan



selamat membaca 😊✌


Pagi sekali sudah sampai di sekolah tentu saja di antar oleh abang reno,abang kesayangannya oca maksudnya bukan kakak adek ya.


Oca sambil tersenyum melambaikan tangannya ketika abang reno menjalankan sepeda motornya hingga sampai tak telihat setelah itu oca melangkahkan kakinya kearah kelasnya .sedikit bersenandung ria tidak ada yang mendengarkan suara kecilnya karena suasana sekolah masih sepi hanya ada penjaga sekolah serta beberapa guru piket .


Dengan riang oca duduk di tempat duduknya hingga waktu terus berlalu banyak teman sekelasnya yang datang namun tidak dia perdulikan,oca masih sibuk melamun.


Hingga rina cs datang yang juga heran dengan oca yang tersenyum sambil melamun mereka berdua saling melirik ,keduanya satu frekuensi untuk menggoda oca.


''Cie...cie ...cie''ucap keduanya serempak menggoda oca .


''Yang lagi jatuh cinta mah bebas....''kedip siska sebelah mata semakin menggoda oca.


''Ish ..kalian apan sih !''bukannya kesal oca malah bertingkah malu-malu ,padahal biasanya juga tidak tahu malu .


''Habis dapet durian runtuh bu?masih pagi kok udah senyam-senyum''


''Iya nih awas lo kesambet setan penunggu sekolah nanti.''seloroh nya.


''Kalian ini ada saja ya..gak mungkinlah gue kesambet penunggu sekolah ,kalau kesambet cinta gue mah mau''seloroh oca pada keduanya .


''Eh ...ngomong kamu kemarin kemana aja?''ucap siska penasaran sedari kemarin, tingkat kekepoan temannya yang satu ini memang patut di ajungi jempol tak ada duanya .entah bagaimana bisa oca memiliki teman yang pada somplak semua tidak ada yang normal istilahnya.


''Rahasia''singkat oca sambil tersenyum manis.


Bukkk...


Siska menepuk punggung oca keras karena rasa penasarannya sedari kemarin hanya di jawab rahasia oleh oca.


''Aw...sakit tahu ,gila lo ya pagi-pagi udah kdrt aja!''


''Habis lo malah bikin gue tambah penasaran'' sedangkan teman satunya terkekeh pelan,juni masih diam mendengarkan.


''Eh.. tunggu biasanya kalian berempat bareng kenapa cuma berdua doang?''celetuk oca yang tidak melihat didi dan ready di belakang mereka berdua.


''Ye ..nih anak namanya juga cowok,pasti mereka sibuk sesuatu''seloroh siska memang yang satu ini tidak ada kalem-kalemnya asal ceplas ceplos kalau bicara.


Sedangkan di sisi lain


Reno juga merasakan hal yang sama dengan oca senang tentu menjadi orang pertama.tapi rasa bersalah masih sedikit ada ...


Reno masih melamun di tempat duduknya tentu saja senyumannya tak luntur banyak para maha siswi yang terpesona melihat senyuman reno yang jarang terjadi yang mereka tahu hanya datar ,dingin dan menusuk tidak seperti yang mereka lihat sekarang entah ada angin apa yang membuat reno tersenyum pikir mereka tapi mereka.


''Waw... kenapa dia semakin tampan ''


''Lihat-lihat senyumnya itu loh ,badas beb! ''teman satunya meleleh bombay melihat senyum reno yang jarang itu .


''Boleh gue bawa pulang gak ya?''si gendut bicara pada temannya yang masih meleleh itu.


''Mimpi lo pada ,si bunga kampus saja tidak pernah di lirik apalagi kita yang hanya remahan rengginang ini''ucapnya sambil mengejek tentu saja itu juga berlaku untuk dirinya sendiri.mereka semua akhirnya mengangguk pasrah karena kenyataannya lebih menyakitkan dari pada di novel-novel.


Memang pencinta novel kehaluannya berada di atas rata-rata semuanya di haluin apalagi ada babang tampan di depan mata .


Reno masih asyik dalam lamunanya entah sudah berada dimana bahkan kedua sahabatnya yang baru datang dan menyapanya di acuhkan begitu saja apalagi orang lain coba mungkin dia akan menganggap transparan alias tidak penting.


''Ck...belum nikah udah kayak orang gila ,bagaimana kalau udah jadi suami nanti''


''Bucin mah kalau kata anak zaman sekarang''timpal beni .


''Pengganggu ''cibir reno menatap tajam kedua sahabatnya itu .


''kalem ...pak ...jangan sampai adek manis tahu sifat mu yang satu ini,bisa kabur dianya saking takutnya sama lo ya gak ki''


''hm... ''


''gue ngomong panjang kali lebar jawaban lo cuma hm doang...bener-bener temen gak ada ahklak ''timpal beni lagi pada ahki.


''kenapa kalian pada sewot sih ....''ucap reno.


''duduk ...jangan bikin malu gue !gak lihat apa kalian berdua jadi sorotan mana wajah kalian berdua pas-pasan lagi ck...'' ucap reno lagi dengan sedikit kesal .


siapapun yang mendengar ucapan reno pasti akan murka muka tampan begitu di bilang pas-pasan ,lah apa kamar dengan yang lain .


''beruntung lo sahabat gue kalau tidak ..heh ...gue bejek -bejek tuh muka ,gue jadi in sambel terus gue kasih ke tetangga sebelah ...dasar ''ucapan itu hanya dalam hati doang mana mungkin beni mengucapkannya secara lantang .


jangan lupa like...


jangan lupa komen ....


bersambung,,,,,