My Childhood Love

My Childhood Love
permulaan



selamat membaca 😊


pertama kali mempunyai sahabat.


dan pertama kalinya aku menyukai seorang pria di umurku yang tergolong bocah sampai sekarang pun aku masih mengejarnya.


saat itu umurku masih terbilang bocah,saat pertama kali aku pindah kerumah baru mengikuti kedua orang tuaku karena bisnisnya.


selama ini aku tidak mempunyai teman ataupun sahabat untuk bermain karena tempat tinggalku selalu berpindah tempat dari kota satu kekota yang lain.


pada saat aku bermain di taman aku bertemu dengan sahabatku dan kakaknya yang sedang bermain,mereka sangat baik .di situlah aku tidak mau ikut orang tuaku lagi ketika mereka ada bisnis di luarkota maupun di luar negri.aku ingin menetap di sini bersama mereka.


mereka berdua membuatku tidak merasakan kesepian meski sering ditinggalkan oleh kedua orang tuaku yang sibuk bekerja.


kedua orang tua mereka juga sangat baik dan menganggapku seperti anak mereka.


aku tidak mau berpisah dari mereka,aku ingin selamanya bersama mereka pikiranku yang dulu yang masih bocah memang egois.


tapi seiringnya aku tumbuh dewasa pikiran itu sudah berubah aku yang tidak boleh egois dengan sikapku.


karena suatu kejadian aku terpisah dari sahabatku.


sahabat yang paling aku sayangi memutuskan untuk pergi kepesantren rasa sepi ku kembali lagi seperti dulu karena dia adalah teman pertama dan sahabat pertama yang membuatku merasakan kenyamanan.


Membuatku merasakan kasih sayang seorang keluarga.kemudian kesepianku tergantikan karena kehadiran seseorang yang sudah sangat aku sukai dari kecil .


Dia adalah abang reno kakak dari sahabat baikku yang selalu menyayangiku seperti adiknya tapi aku berharap lebih dari sekedar adik untuknya .


Pria yang dingin dan datar jika berhadapan dengan orang lain tapi tidak dengan keluarganya dan aku tentunya.


Menemaniku setiap hari pergi sekolah dan sepulang sekolah meski aku menolaknya dia beralasan ini pesan dari sahabatku untuk menjaganya selama sahabatku berada di pesantren.


Aku mulai terbiasa dengan kehadirannya,dia menjagaku melebihi seorang kakak pada adiknya.


Itu ceritaku waktu dulu dan sekarang kisah cintaku baru di mulai.


PERMULAAN


Namanya oca kelas tiga SMA dia bersekolah di SMK negri di kota tempat tinggalnya sekarang mengambil jurusan tata busana sebenarnya dia tidak tahu kenapa memilih jurusan itu ,tapi dia menjalani hingga saat ini dengan senang hati.


Oca jatuh cinta pada kakak sahabatnya namanya reno,nama yang singkat dan tak mudah di lupakan.


di sekolahnya oca mempunyai banyak teman karena dirinya termasuk anak yang ceria dan humble tapi tidak dengan sahabat terdekat oca hanya menganggap mereka teman.


Sepulang sekolah seperti biasa oca selalu pulang paling terakhir karena dia tidak ingin orang lain tahu bahwa dia pulang di jemput karena setahu temannya oca selalu pulang sendiri.


''Oca pulang bareng yuk''ucap teman temannya.


''Gak ,ah gue mau pulang nanti aja mau nyelesain ini dulu ''ucap oca sambil menunjuk di atas meja hasil karyanya yang belum selesai.


''Udah... dia emang selalu nolak pulang bareng''ucap yang lain.


''Kalau gitu kita tinggal ya ...lain kali kita harus pulang bareng!jangan pulang sendirian mulu.''timpal yang lain.


''Beres itu mah gampang.''lanjut oca santai.


''Anak rajin pulangnya selalu terakhir ya gak ca''


''Iya dong harus demi masa depan hihihi.''senyumnya kearah mereka.


Mereka pun pulang sedangkan oca yang masih berada di kelas membereskan barang-barang untuk pulang karena sudah sedikit sepi.


Setelah selesai dia keluar dari dalam kelas,di kejauhan seorang cowok sedang berdiri di atas sepedanya siapa lagi kalau bukan reno yang selalu mengantar dan menunggunya pulang sekolah.


''Abang...udah lama nunggunya?maafin oca ya,bang tadi masih nunggu yang lain pulang dulu baru keluar.''ucap oca panjang lebar pada orang yang disukainya.


''Enggak kok, abang baru aja sampek duduk sebentar eh.. kamunya udah nongol''ucapnya reno dengan nada biasa.


''Ya udah bang pulang yuk oca ada banyak tugas buat besok.''sambil memasang helem kekepalanya.


''Abang mau bantuin apa tadi?mana mungkin abang bisa .''remehnya setelah mengingat apa yang di ucapkannya tadi sebelum naik ke atas sepeda.


''Kamu gak percaya sama abang?ucap reno kencang karena sekarang mereka berada di jalan raya.banyak kendaraan yang membuat suara bising.


''Mana mungkin bang bisa,jurusan abang tuh beda sama oca .''dengan suara oca yang tinggi.


''Kita buktikan nanti bisa apa enggaknya.''ucap reno datar pada akhirnya.


''Baiklah... kalau abang bisa ,aku ajak makan deh ke kafe baru sebelah sana..gimana ,deal?.''tanya oca .


''Ok deal ,siap-siap ya ...abang gak toleransi kalau soal makanan.''senyum reno namuntidak terlihat karena memakai helem.


''Beres bos.''ucap oca girang dadanya semakin berdetak kencang sedari dulu, dirinya bahkan tidak berani mengatakannya mungkin ini saatnya.


Reno melajukan motornya semakin kencang karena biasanya di sekitar lampu merah kemacetan selalu membludak untung saja mereka berdua selamat sampai kerumah.


''ish...abang untung aja jantungku masih ada''ucap oca setelah turun dari sepeda sambil mengelus jantungnya yang seakan lari maraton di tambah reno yang mengebut membuat nafasnya sedikit tercekat saking tidak ada jarak antara dirinya dan reno.


''maaf ...deh mumpung sepi biar cepat sampai rumah''


''tapi gak gitu juga kali bang,nih aku sampai gemetaran gini...''oca memperlihatkan lengannya yang memang masih bergetar.


''iya.. iya sekali lagi maaf ''reno mengatupkan kedua tangannya di depan dada meminta maaf.


''kali ini doang ya...aku maafin tapi lain kali mending aku berangkat,pulangnya sendiri aja''celoteh oca dengan cemberut.


''eh.. slow ok jangan ngambek,abang janji deh bawa motornya pelan...kecuali...?''


''apa?''tanya oca setengah penasaran.


''abang khilaf bye... abang pulang dulu''reno meluncur dengan kecepatan tinggi melesat meninggalkan oca yang di buat diam.setelah sadar oca melangkah masuk kedalam rumah sambil terus mengomel.


''dasar bang reno kagak ada akhlak masak cantik-cantik gini mati sebelum nikah?apa kata dunia coba ,apalagi kalau sampai sahabat baikku itu tahu huh...bisa mampus kau bang reno''cerca oca sambil terus berjalan kearah kamarnya.


bibi yang baru selesai mengerjakan pekerjaan rumah melihat anak majikannya yang baru pulang terus mengomel tanpa henti hanya menggelengkan kepalanya pelan setelah itu bibi mengirim pesan pada seseorang.


kembali ke oca...


''sampai kapan aku akan memendam perasaanku''batin oca dirinya berbaring di kasur sambil menatap langit kamarnya pikirannya melanglang buana entah kemana.


bersambung,,,,,


PERKENALAN TOKOH.


ROSA LINDA YULITA.(OCA)


umur 17 thn.


masih SMA


hobi : makan ,suka lihat orang tampan.


ceria.


RENO


nama yang singkat


umur 23 thn


kuliah jurusan bisnis.


hoby tidak ada yang tahu.


sikapnya dingin dan super datar kecuali pada keluarga terutama adiknya.