
selamat membaca 😊
seperti kemarin hari ini reno mengantar Oca mungkin hari-hari kedepannya akan seperti itu ,tentu dengan senyum oca yang selalu mengembang di balik hatinya tentu meski di luar terlihat biasa tidak dengan hati seperti remaja pada umumnya yang sedang jatuh cinta pasti kalian tahu...
''makasih bang''ucap oca sambil membuka helm dan mengembalikannya ke tangan reno .
''bawa saja nanti kan kita mau keluar''ucap reno pelan.
''emang mau kemana ?''tanya oca penasaran.
''RAHASIA ''ucap reno sambil mengedipkan sebelah matanya kearah oca.
''ih..abang gimana sih kan jadi penasaran adek ''kesal oca karena semakin membuatnya penasaran.
''sudah masuk sana nanti siang juga tahu''reno mendorong oca kedalam pagar sekolah agar tidak bertanya kembali.
''bang...penasaran nih!''ucap oca lagi ...
''sudah sana nanti saja penasarannya''reno kembali mendorong tubuh oca untuk segera masuk kedalam sekolah karena semakin banyak murid lain yang melihat keduanya,reno tidak suka menjadi sorotan .
____
setelah pulang sekolah seperti apa uang di katakan reno akhirnya menjemput oca tepat di depan gerbang dan tak menunggu lama oca keluar dari sekolah bersama yang lainnya.
''Kali ini kamu tidak boleh tidur lagi,mengerti?''ucap reno sedikit memperingati oca yang sudah berada di boncengannya.
''Ih..abang mana tahu kalau tidur !''belum sadar atau belum tahu jika kemarin saja dirinya ketiduran di atas sepeda motor sambil memeluk reno.
''Baiklah ,jika kamu tidur gagal dong abang kasih kejutan''kata reno pelan .setelah itu reno menghidupkan sepeda motornya ,reno mengendarai dengan kecepatan standart sambil membonceng oca yang penasaran dengan kejutan apa yang di maksud abang reno.
Dalam perjalanan oca tidak berani menyandar atau memeluk punggung reno karena takut ketiduran,apa lagi tadi abang reno sudah memberi peringatan keras agar dirinya tidak tidur.
''Kenapa di larang sih!aku kan pengen meluk abang reno''guman oca pelan yang hanya bisa dia dengar sendiri karena reno masih fokus menyetir apalagi dengan suara kendaraan lain di sekitarnya, meski kesal tetap saja oca tersenyum sendiri.
Hampir satu jam lamanya reno membonceng oca di belakang tubuhnya ,reno tersenyum di balik helm full face nya melihat oca di belakang yang tidak berani menyandar di punggungnya hingga sepeda motor sport itu tiba di sebuah tempat yang indah dengan danau yang membentang luas serta pemandangan yang memanjakan mata.
Oca yang melihat pemandangan di depannya itu langsung turun dari sepeda motor ,dia berlari seperti anak kecil kearah danau dengan riang senyumnya terbit bak sinar mentari yang bersinar cerah.
''Bang sini !'' teriak oca dari kejauhan karena reno masih memarkirkan sepedanya ,reno melangkah dengan tenang sambil sesekali tersenyum dengan tingkah oca si gadis bar-barnya.
''Kamu suka?''tanya reno menoleh kearah oca setelah sampai di dekatnya,sekarang oca sedang tiduran di atas rumput karena kelelahan sedari tadi berlari kecil kesana kemari.reno mengikuti oca yang berbaring di sebelahnya.
''Suka...sangat suka bang ,nanti kalau rina pulang kita ajak kesini ya?pasti sangat menyenangkan.''tanpa menoleh karena oca melihat keatas langit yang cerah sambil membayangkan jika kebersamaan itu berlangsung.
''Pasti ''ucap reno pelan.
Reno memiringkan badannya kesamping menghadap kearah oca sambil terus memandang wajah oca yang bersinar karena cahaya matahari dengan senyuman yang terus mengembang dari bibir mungilnya yang terlihat.
''Seksi...bibir itu nantinya akan menjadi milikku''batin reno pikiran liarnya melang-lang buana hingga tanpa sadar dirinya menatap oca dengan intens tentunya tanpa oca sadari.
''Oca''suara lembut reno mengalun merdu di telinga oca yang berada di sampingnya.
''Iya bang,ada apa?''oca menoleh secara reflek wajah keduanya sangat dekat hanya berjarak tiga jari jika di ukur,mereka berdua saling menatap semakin dalam hingga tanpa sadar reno menempelkan bibirnya bibir oca .
Ketika sadar bahwa ini salah oca mendorong reno hingga mereka sedikit menjauh.mereka berdua terlihat diam .
Oca mencerna semua yang terjadi tiba-tiba oca ingin menangis ,reno merasa bersalah karena tanpa sengaja menyakiti oca orang yang sangat dia cintai .
''Apa yang abang lakukan!''sergah oca setelah nya ,oca menahan air matanya yang hampir tumpah karena sangat tidak menyangka dengan apa yang terjadi ,dia juga mengutuk dirinya sendiri karena terhanyut dengan keadaan.
''Ciuman pertama untuk suamiku''batin oca meski reno adalah orang yang dia cintai namun untuk ciuman pertama itu adalah hak suaminya nanti... semakin tumpah ruah air mata oca ,reno memeluk oca dengan pelan dan meminta maaf.
''Maaf...abang minta maaf ca bukan maksud ...''ucapan reno terpotong tatkala oca menyanggahnya.
''Abang harus bertanggung jawab !ciuman pertama yang oca jaga untuk suami masa depan telah hilang sudah''spontan oca mengatakan itu sambil terisak ,oca sendiri belum juga sadar dengan apa yang dia ucapkan .
Reno tersenyum dengan ucapan spontan oca yang secara tidak langsung oca menerimanya,senyum reno semakin terbit dengan pelan reno semakin mendekat ke arah oca dan langsung memeluknya erat untuk menangkan oca setelah tenang reno melepaskan pelukannya sambil terus meminta maaf.
''Maaf ,sekali lagi abang janji akan bertanggung jawab atas ini,jika perlu Ayo..kita menikah sekarang!''ucap reno lembut sambil memegang tangan oca.
''Si...sia..pa yang mau nikah?oca masih sekolah ya...abang jangan ngawur deh ....!''senang tapi malu itulah oca .
''la..lagian ngelamar anak orang kagak ada romantis-romantisnya''gugup...wajah oca sedikit merona lontaran reno membuat sport jantung.
''pantesan tidak ada cewek yang mau sama abang ,ternyata abang kurang romantis sih!''cerca oca lagi
''ada kok yang mau'' santai reno sambil terkekeh .
''siapa ?''oca penasaran siapa orangnya.
''kamu! ''singkat reno.
''aku...''tunjuknya pada diri sendiri oca masih bingung namun sedetik kemudian dia tersadar dengan maksud avang reno pipinya merona menahan malu .
oca beranjak berdiri berjalan meninggalkan reno menuju parkiran untuk pulang.
''abang cepet oca mau pulang...''teriak oca gadis bar-bar itu tidak malu juga tidak perduli padahal orang yang berlalu lalang mendengar teriakannya.
reno tidak menjawab namun berjalan santai kearah oca.
''pulang kerumah abang yuk!''goda reno.
''ngapain?''oca mengangkat alisbya sebelah .
''minta izin mama sama papa buat nikahin kamu''selorohnya lagi tanpa malu di temoat umum.
bukkk....
oca memukul lengan reno ,dia sangat kesal sekarang namun bagaimana mau marah jika goda annya seperti itu bikin dag..dig..dug ..ser di hati.
kemudian keduanya menaiki sepeda motor dan pulang .
bersambung,,,,