
Perlahan taksi yang ia tumpangi keluar meninggalkan restoran. Tempat di mana dirinya hampir saja terjun ke lautan api neraka .
Berjutah tanda tanya ada dalam pikirannya saat ini.
Oh my god, kepala ku serasa mau pecah mengingat kembali kelakuan gila ku. Oh..memalukan sekali.
Bagaimana jika ia mengenali ku?, dan bahkan pula bekerja di perusahannya. Apa dia akan mempermalukan ku?, dan bahkan memecat ku.
Aaah, tidak. saya harus menemui riska.
Batin aurel, yang di penuhi dengan sejuta tanda tanya.
"Pak tolong bawa saya ke alamat ini" Aurel pun menyodorkan kartu kecil, yang berupa sebuah alamat ke tangan sopir taksi.
"Taksi yang di tumpangi aurel berhenti tepat, di depan salah satu gedung ampartemen mewah.
Aurel segera keluar dari taksi, lalu meyodorkan selembar uang pecahan ke tanggan sopir taksi, lalu aurle melangkah masuk ke gedung itu, tepat di lantai 8.
" Ris,,gimana ini, gue dalam masalah ni" ucap aurel setelah masuk kamar apartemen miliki riska.
" Ada apa,? terus gimana,? lu berhasil kan,?"
Bukan nya jawab, malah riska melontarkan banyak pertanyaan, dengan wajah yang tak sabar menungu jawaban dari lawan bicaranya.
" berhasil sih aku ngak bisa pastiin, kita tunggu saja. Tapi aku yang kena masalah besar, jika hal ini terungkap" ucap aurel dengan wajah frutasi.
" maksud mu rel"
tanya riska dengan wajah bingung, mentap wajah aurel yang begitu frutasi.
" Ini salah mu ris ! Kenapa dari awal lu ngak bilang jika pria itu adalah ceo dari perusahan pratama star"
Aurel begitu frutasi dan merasa sangat takut, karena ini menyangkut dengan karir nya. Dia tidak ingin mengecewakan ke dua orang tua nya.
Karena sekarang dia sedang membantu orang tua nya untuk melunasi utang, dan membatu warung padang miliki orang tua nya.
" Ya sorry rel. gue juga awalnya ngak tau, jika pria itu adalah ceo dari perusahan pratama, rupanya dia anak dari sahabat ayah gue. Yang baru pulang dari negara A "
Riska pun bingung, karena sebenarnya dia juga baru dapat informasi bahwa pria yang hendak di jodohkan dengan nya adalah Alexsander pratama anak dari sahabat papanya.
" Trus gimana ni ris"
" Ehm udah lu tenang aja, dia ngak bakalan ngenalin lu. Bukan nya tadi gue udah make over wajah lu dengan sempurna" .
Ya memang benar sih, sebelum pergi menemui alex, riska sudah menyiapakan semuanya dengan baik, dia juga tidak ingin temannya dapat masalah.
Jadi dari make up dan stail. Riska sudah mengubah penampilan aurel dengan begitu sempurna bahkan wajah nya pun berubah karena make up.
" Ya..ku harap dia tidak mengenali ku, dan semoga ia dapat mundur dari perjodohan ini secapat nya, agar tidak mempersulit ku"
Riska tampak nya menatap wajah aurel yang sedang frutasi, sebenarnya ia juga tidak tega terus melibatkan sahabat nya dalam setiap masalah nya.
" Rel maafin gue, ini salah gue yang terus ngelibatin lu dalam masalah gue" ujar riska dengan wajah bersalah.
" Tidak apa-apa ris, lu jangan merasa bersalah gitu dong. nanti gue merasa udah seperti sahabat yang paling jahat"
ucap aurel, sambil membelai pundak riska agar tenang ,karena ia juga tidak tega melihat keadaan sahabatnya.
Ya Riska merupakan wanita yang sebenar nya di jodohkan dengan alex dan merupakan anak dari pak hengky wijaya teman ayah alex, tetapi karna ia membenci perjodohan, akhir nya ia meminta aurel mengantikan nya menemui pria itu.
Pov
Tin..Tin..Ting..
Dering ponsel ku tiba-tiba berdering, dan ku cek ternyata, pesan dari riska sahabat ku waktu kulia.
[ Aurel, ku tunggu, di kafe biasa, temui aku, setelah pulang kerja, ada hal penting yang ingin ku sampaikan].
Ternyata riska meminta ku untuk bertemu, dan hal seperti itu, sudah bisa ku pastikan, bahwa riska dalam keadaan yang tidak baik.
karena aku sudah mengenal baik sifat riska, bila sudah dalam masalah rumit, dia akan meminta bantuan ku.
"Ada apa ris"
Ku tanya, saat kami sudah bertemu dan duduk di sebuah kafe, ku lihat wajahnya yang tidak begitu ceria.
Ia pun bercerita panjang lebar, jika ayah nya memaksa nya untuk bertemu calon tunangan nya malam ini , ayah ingin menjodoh kan nya dengan sang pewaris dari perusahan ternama.
Ya.. karena riska memang dari latar belakang kaya raya, jadi ia kerap di jodohkan dengan sang pewaris lainnya.
Tetapi hal itu membuat riska sangat membenci, karena ia tidak ingin kisah cinta nya di atur, ia ingin merasakan jatuh cinta dengan laki- laki yang bertemu karena takdir, dan dengan perasaan yang tulus, kemudian menikah karena cinta.
Lalu karena hal itu, dia meminta ku mengantikannya, dengan iming-iming dia membayar ku, agar menyamar sebagi dirinya.
Agar bisa menemui pria itu, dan mengatjauhkan semua nya, dengan hal bertingka konyol di depan pria itu.
Karena riska mengetahui jika pria itu, ternyata tidak tertarik dengan hal asmara. Jadi dia yakin dengan hal itu, maka pria itu akan mundur dengan sendiri.
Karena orang tua ku terlilit utang, jadi aku menyetujui permintaan gila ini, untuk menemui pria itu.
********
Keesokan hari
Alex tampak duduk di ruangan kerja nya dengan wajah merah padam, menahan emosi yang bergejolak.
Setelah mendapat laporan dari andrean bahwa wanita yang semalam ia kencangi, bukan lah wanita yang sebenar nya, yang mau di jodohkan dengan nya.
Alex merasa diri nya yang berwibawa bisa di tipu, dan di permaikan oleh seorang perempuan,ia sangat kesal dan merasa ingin menghabisi wanita itu.
" Andre kamu cari putri lelaki tua itu dan bawa ke hadapan ku " ujar alex dengan tatap tajam menahan emosi nya.
Andre hanya mengagut dan segara meningalkan ruangan alex, karena ia tau jika tuan nya marah, sudah seperti singga, siapa saja yang ada di hadapan nya akan di terkam hidup- hidup .
Flashback on
Sebenar nya, semalam adrean tidak menemai alex, karena ada tugas yang harus ia selesaikan, ia hanya mengatur tempat, dan setelah itu dia meminta salah satu anak buah alex untuk mengawal alex.
Tetapi saat andrean pergi ke sebuah kafe, ia tak segaja bertemu dengan riska, wanita yang sebenarnya mau di jodohkan dengan alex.
Karena alex juga sempat memintanya mencari tau indetitas wanita itu.
Andrean pergi mencari tau, dan mengetahui riska adalah anak dari tuan hengki wijaya yang akan di jodohkan dengan alex.
Tetapi andrean tidak sempat memberikan data dan foto riska ke alex, sampai pertemuan malam itu.
Tetapi ia tidak berpikir ane- ane, jika bos nya sudah di permaikan. Ia berpikr mungkin bos nya tidak jadi pergi ke pertemuannya malam itu.
Hingga pagi hari, ia pergi menjemput bos nya di mesion nya, ia kaget karena anak buah yang ia tugaskan menemani alex malam itu.
Ia lapor jika semalam wanita yang bertemu alex, tidak sopan dan tidak pantas untuk tuan alex, karena begitu semrono dan mempermaikan tuan alex di restoran itu
Hingga andrean coba mencaritau apa yang sebenarnya terjadi, sehingga malam itu ia menemukan riska di cafe di waktu bersamaan saat alex berada di restoran.
Tapi akhirnya ia menemukan, jika mereka sudah di kelabuihi oleh riska. Ia membayar wanita lain untuk mengantikan nya malam itu. Tetapi andrean tidak dapat menemukan identitas wanita yang di bayar riska.
Andre tidak punya pilihan lain selain melapor hal itu ke alex, sebelum alex mengetahui lebih dulu, karena akan fatal baginya.
********
Andrean pun melaju mobil nya menujuh ke kantor riska ,karena ia juga sudah mengetahui kantor riska.
Setiba di kantor riska, andrean segara ke mejah resepsionis, dan meminta untuk bertemu dengan riska.
Tapi sebelum andrean ingin mengatakan tujuannya ia melihat riska sedang berjalan keluar. Andrean hanya berdiri dan menunggu riska keluar.
"Halo nona.. maaf bisa kah kita berbicara sebentar"
Ucap andre setelah riska sudah berada di depan. Riska hanya mengaguk, dengan senyum tipis, entah apa yang sedang ia pikirkan.
Setelah persetujuan riska, andre mengajak nya ke sebuah kafe terdekat, mereka juga memesan kopi, entah apa juga yang ada di pikiran andre.
Ia awalnya ingin langsung membawa riska bertemu alex, tetapi setalah melihat senyum riska, sepertinya ada yang berbeda dengan hati nya, sehingga ia mengajak riska berbicara dulu di kafe.
"Ehm..maaf sebelumnya nona. saya andrean asisten tuan alexsander ceo perusahan pratama star, saya ingin menanyakan suatu hal pada nona"
Andrean berbicara dengan menatap wajah riska, tetapi seperti ada rasa gugup.
" Ehm baik tuan, silahkan"
Riska berbicara dengan senyum tipis, entah apa yang sedang ia rasakan. Ia pun tidak ada rasa curiga dengan pertanya andre.
" Apa nona yang bernama Riska wijaya, putry dari tuan hengki wijaya?"
" ya benar..saya riska putrinya, deddy hengki wijaya. ada apa nya tuan?
Riska bertanya dengan selediki, karena ia sudah coba menyadari sesuatu.
" Gini nona, apa nona tau, jika nona sedang di jodohkan dengan tuan saya, yaitu tuan alex?"
Akhirnya riska baru menyadiri, jika penyamaran nya sudah ketahuan.
" Aahh...I..ya, benar sa..ya tau" riska menjawab dengan suara terbata-bata.
Melihat reaksi riska, yang sudah pucat dan gugup, seperti ketahuan maling. melihat hal ini andre pun tidak tega terus bertanya.
" Ahm..begini saja nona, saya tau nona mungkin punya alasan sendiri soal masalah ini, tetapi lebih baik nona bertemu tuan alex saja dan nona bisa menjelaskan pada tuan alex"
Setelah berbicara, entah kenapa andre merasa khwatir dengan wanita yang ada di depan nya, ia takut alex akan berbuat nekat, karena mengingat kembali kemarahan alex tadi.
" Ehm baik tuan, saya siapa bertemu dengan taun mu"
Riska pasrah, apa pun itu, ia sudah nekat menyelesaikan soal masalah ini. karena ia juga memikiran aurel, yang merasa terbeban. Apa lagi aurel bekerja di perusahan Alex.
************