MOONLIGHT

MOONLIGHT
Tekad dan Misi yang baru



Fix!


Aku sudah terkena santet canggih!


Karena saat ini aku sudah berada di dalam tubuh salah satu tokoh yang ada di novel: 'Moonlight' karya si Penulis Miss. A-Z-alias adalah musuh bebuyutanku!


Dan aku masuk ke dalam novel ini berkat kutukan laknat dari salah satu akun anonim sialan itu!


Yeah... aku pun tak masalah jika harus dikutuk seperti Ini, tapi tak bisakah kalian wahai Para nitizen! Mengutukku dengan yang sedikit lebih elegan?


Seperti masuk ke dalam tubuh seorang Putri kerajaan yang sangat cantik jelita, Pintar, banyak dicintal rakyatnya, dan juga memiliki banyak Para cogan yang siap mati untuknya!


Ck!


Tetapi apa ini? Justru kalian mengutukku sembarangan! Sungguh, kutukkan yang tak ada elegan-elegannya!


Karena saat ini aku sudah resmi menjadi seorang Putri Earl Cleveland-keluarga bangsawan sekelas Earl satu-satunya yang ada di kerajaan Ender, Well... itu adalah berita baiknya. Cukup bagus.


Tetapi!


Berita buruk yang lebih buruk dari yang lain adalah ... aku telah menjadi seorang antagonis yang memiliki akhir sebagai seseorang yang akan dihukum mati dengan Paling mengenaskan.


"Nona, Anda benar-benar sangat cantik! Tidak berubah sama sekali meski telah tertidur selama tiga bulan lamanya" girang Lucy dengan Penuh senyuman yang cerah


Lucy... dia adalah wanita yang meninggalku saat aku masih tak berdaya satu minggu yang lalu-saat aku tak bisa bangun karena santet itu. Seorang maid Pribadi yang selalu mendampingiku selama ini pula.


"Yeah... yang dikatakan anak itu memang benar! Aku...ah, maksudku Pemilik tubuh ini sangatlah cantik!" batinku,


Aku menatap lekat-lekat Pantulan tubuh ini dari cermin Panjang. Aku telisik dengan sangat baik, Penuh Penilaian.


Mata abu-abu cerah yang dilindungi oleh bulu yang begitu lentik sempurna. Rambut hitam pekat yang sangat Indah, lembut, serta sedikit bergelombang. Kulit yang Putih bersih tanpa cacat. Tubuh yang tinggi, Padat, tentu juga seksi!


Seperti Psyche-manusia Paling cantik yang dapat menyaingi kecantikan sang Dewi Aphrodite


SemPurna!


Itulah satu kata yang bisa menggambarkan satu makhluk yang aku tinggali raganya ini.


"Yeah, aku memang cantik! Itu sudah Pasti, bukan?" sahutku dengan raut muka yang datar.


Well... meskipun wanita ini cantik, tetapi tubuhku yang asli juga cantik! Bahkan Chris Evans sang kapten Amerika, Pun juga jatuh cinta denganku!


"Tentu saja itu Pasti, Nonal" seru Lucy dengan girang lagi. "Karena Anda adalah seorang Earl Cleveland!"


Ya!


Aku sekarang sedang tinggal di tubuh seorang Putri bangsawan Earl Cleveland, Bernama Charlotte Cleveland.


Di mana seperti yang aku bilang tadi, kalau pemilik tubuh ini sudah digariskan sebuah takdir yang mengenaskan dari sang Penulis-Miss, A-Z-dalam sebuah buku yang berjudul 'Moonlight'


Di mana Charlotte terlahir sebagai wanita yang Punya segalanya, la menjadi tuan Putri Cleveland. Ayah, ibu, dan kakak laki-lakinya begitu sangat mencintainya. Mereka selalu memanjakan Charlotte dengan Penuh kasih dan juga harta yang melimpah.


Darah bangsawan yang mengalir di tubuhnya sangat kental, Bahkan ia memiliki darah biru dari sang Ibu-Emma Dellaford, yang merupakan tuan Putri kerajaan Weyn.


Lahir dengan martabat yang begitu tinggi, membuat Charlotte menjadi sosok yang selalu mendongakkan kepalanya. Begitu anggun dan bermartabat. Bahkan la digadang-gadang akan menjadi sosok ratu masa depan.


Sejak kecil, la sudah diberi Pembelajaran untuk menjadi seorang ratu. Masuk ke dalam akademi kerajaan yang hanya dapat didapat oleh-oleh darah raja atau Para Pendamping raja di masa depan.


Charlotte yang sejatinya sudah bermartabat sejak lahir, membuat dirinya merasa sangat Pantas untuk menjadi seorang ratu.


Namun...semua keyakinan itu. Semua usaha yang la lakukan agar semakin layak menjadi seorang ratu. Dan Pengakuan semenjak la kecil yang mengatakan kalau la adalah ratu masa depan.


Semua itu luntur!


Jatuh begitu saja!


Karena ternyata ada tokoh lain yang lebih bersinar darinya. Seorang wanita cantik, ceria, Penuh dengan hal-hal yang bersinar, Seorang Putri angkat dari keluarga Randalls-bangsawan kelas Baron di kerajaan Ender. Seorang gadis yang ternyata dialah sang tokoh utama!


Karena kehadiran sosok yang lebih bercahaya itu, secara tiba-tiba, membuat Charlotte menjadi buta dan gelap mata, la merasa seolah apa yang menjadi miliknya telah dirampas begitu saja dengan kejl.


Sang Putra mahkota, tunangannya itu mencintai tokoh utama Perempuan. Bahkan dengan dingin, ia memperlakukan Charlotte, Hal itu pun memacu Charlotte untuk melakukan segala macam hal licik dan Jahat kepada Putri Baron itu-Penelope Randalls.


Karena meracuni Penelope yang mana sudah diangkat menjadi seorang Putri mahkota, Charlotte Pun dijatuhi hukuman mati, Keluarganya dijatuhkan dan dibantai tanpa ampun, Bahkan semua Pekerja dirumahnya yang tak bersalah juga kena Imbas.


Hangus tak bersisa.


Lalu Charlotte sendiri, la diarak keliling kota, Dilempari berbagai macam batu dan kotoran dari semua rakyat. Sebuah Penghinaan yang luar biasa.


Tak hanya itu, tetapi ia juga disiksa lebih dulu. Dipaksa untuk memakan makanan kotoran anjing. Tidur di Penjara bersama Puluhan ekor babi, Lalu diseret kemari untuk disiksa dan dicambuk.


Hingga di akhir hukumannya, la Pun dihukum gantung di alun-alun kerajaan.


Sungguh keji dan jahanam!


Itulah cerita Charlotte dalam novel 'Moonlight' yang asli, Dan sialnya saat ini aku sedang berada di tubuh yang akan mati dengan mengenaskan itu di masa depan!


'Benar-benar akun anonim sialan! Bajingan! Brengsek!" Pekikku dalam hati dengan sangat-sangat kencang. "Ck! Bahkan kematian ini lebih konyol dan kejam dari yang aku tulis di buku kesayanganku 'The Villainess Wins!'


Tetapi justru yang kena kecam adalah aku!


Benar-benar brengsek!


Tiba-tiba saja tanpa sadar, aku mengeratkan kedua tanganku. Menatap tajam bayanganku sendiri yang merupakan wajah dan tubuh wanita jahat bernama Charlotte Cleveland .


'Wel... baiklah jika ini mau kalian batinku lagi. 'Kallan ingin aku mati sebagai Penjahat, bukan? Karena aku sudah memenangkan seorang Penjahat di bukuku dan mematikan sang tokoh Protagonis.'


'Kallan ingin aku mati dengan takdir yang ditulis oleh Miss, A-Z-sebagai Pesaingku, kan?"


Benar-benar tak adil, bukan?


Aku yang mematikan salah satu tokoh di ceritaku dengan cara yang tragis, langsung mendapatkan kecaman dan kutukan. Bahkan santet!


Tetapi si Miss. A-Z itu justru mendapat Pujian! Benar-benar brengsek! Tak adil sama sekali!


Hanya karena aku yang mematikan sang tokoh Protagonis sedangkan si Miss, A-Z itu memilih mematikan sang tokoh antagonis, Hei ... wahai Para nitizen sialan!!


Apa seorang antagonis tak berhak untuk bahagia dan menang? Kenapa Paradigma yang ada, selalu yang Protagonis yang menang dan yang antagonis yang kalah?!


Bukankah itu diskriminasi Pemeranan? Benar-benar rasis!


'Hahahaha... baiklah! Aku Ella Wallace Akan memerankan karakter Charlotte ini dengan sangat-sangat baik dan luar biasal Tetapi...!'


TataPanku semakin tajam. 'Akulah yang akan menang dan bukan si tokoh Protagonis kesayangan kalian itu wahai nitizen!'


Ya!


Itulah tekad dan misi hidupku yang baru saat ini.


Karena aku lah yang akan mencuri hati sang tokoh utama-sang Putra mahkota, Judul 'Moonlight' Ini akan menjadi


ceritaku!


Cerita milik Charlotte Cleveland.


...----------------...


"Nona benar-benar berbeda semenjak dia terbangun dari tidurnya," desis seseorang.


"Ya, apa yang dikatakan oleh Merry itu benar. Tak ada yang berubah dari nona."


Kini Para maid yang ada, sedang saling berbisik satu sama lain, Berbisik sembari memperhatikan seorang wanita bangsawan yang sedang duduk di sebuah mini gazebo untuk menikmati Teh di siang hari.


Di mana wanita bangsawan itu adalah Charlotte Cleveland.


Ada tiga maid yang sedang memperhatikan Charlotte dari jauh. Dan di antaranya adalah Lucy-maid Pribadi Charlotte itu sendiri. Seorang gadis muda yang mana sudah menjadi Pendamping Charlotte sejak masih berumur delapan tahun.


Begitu dekat dan tentu saja sangat tahu akan sosok nona-nya yang bernama Charlotte.


Lucy Pun semakin memperhatikan Charlotte dalam diamnya, la begitu menelisik dengan sangat dalam.


Jika dilihat-lihat, memang benar apa yang dikatakan oleh kedua temannya yang lain. Kalau saat ini sifat nona nya tak ada yang beda.


Masih memiliki tatapan yang dingin dan tak tersentuh. Begitu anggun dengan duduknya yang tegap. Etiket kebangsawanan yang juga sangat sempurna, Anggun dan Penuh aura bermartabat.


Tetapi ... entahlah!


Rasanya Lucy memiliki satu hal aneh yang membuatnya merasa kalau nona yang ia layani saat ini berbeda. Entah apa itu, Lucy tak tahu. Perasaannya tak bisa dijabarkan dengan gamblang.


'Ck! Mungkin ini hanya Perasaanku, saja!" imbuh Lucy dalam hati. 'Ya! Mungkin saja itu juga karena efek nona baru bangun dari tidur Panjangnya.


Lucy mencoba untuk menyangkal Perasaan anehnya itu.


Sedangkan di lain sisi....


"Haizz...!"


Aku sedang menghembuskan napas Pendekku, Ya! Aku menghela napas dengan amat sangat berat.


Itu karena aku sedang mencoba untuk berpikir dengan sangat fokus! Aku sedang mengingat-ingat semua tokoh di novel sialan Itu!


Saat ini aku sedang duduk di salah satu kursi yang ada di dalam gazebo terbuka di tengah-tengah taman. Tentu di meja bundar di depanku itu ada satu set Afternoon Tea yang lengkap beserta cemilannya.


Sedangkan aku sendiri ... aku sedang sibuk menatap buku diary kosong yang baru saja aku dapatkan. Aku memang meminta Lucy untuk memberikan buku diary ini. Karena di sini, aku harus mulai memutar otak untuk mengingat semuanya.


Maksudku adalah mengingat semua tokoh dan kejadian yang ada di novel milik Miss. A.Z sialan itu!


Moonlight.


"Hufttt..." Aku kembali menghembuskan nafasku dengan kasar. "Ok... El! Kau Pasti bisa mengingat semuanya dengan amat sangat jelas! Kau adalah orang yang jenius dan sangat mudah untuk mengingat semuanya, bukan?"


Aku kembali memejamkan mataku. Menarik napas Panjang Panjang. Serta menenangkan semua Pikiran serta jiwa yang aku Punya.


Take a breath and be focus, El.


"Oke..." Aku kembali membuka mataku dan melihat semua coretan-coretan yang ada di buku itu.


"Di buku milik Miss sialan itu, ada tokoh utama Pria. Yaitu tokoh ini adalah seorang Pangeran Pertama dan juga seorang Putra mahkota, Namanya adalah Aldric Knightley ," gumamku sembari melingkari nama itu dengan sebuah tinta hitam Penaku.


"Lalu tokoh utama wanitanya adalah Penelope Randalls. Putri angkat dari seorang Pria tua bermarga Randalls, kepala keluarga bangsawan kelas Baron yang tak memiliki anak atau Pun sanak saudara, Randalls adalah seseorang Pria yang sudah lanjut usia dan dia juga adalah sebatang kara sejati!"


Aku menganggukkan kepalaku Paham akan apa yang dialami hidup oleh Penelope.


"Lalu tokoh antagonis sejati yang utama adalah .... aku! Charlotte Cleveland!" Kini aku torehkan nama Indah itu di atas kertas buku diary.


Sungguh sialan!


"Selanjutnya tokoh ke empat adalah ... tokoh antagonis Pria yang juga mencintai sang tokoh utama wanita-penelope Randalls," Aku kini menambah nomor list daftar nama di kertas itu, "Dan tokoh itu adalah Pangeran kedua dari kerajaan Ender ini, yaitu Ethan Knightley"


simpulku.


"Hemm... Aldric, Penelope, Charlotte, dan Ethan."


Sudah ada empat nama yang sudah terukir di kertas diary ku ini. Lalu, karakter yang lainnya adalah.....


"Hemmm...," gumamku dengan Pemikiran Penuh.


"Lalu... yang ke lima adalah...."


"..."


Hening untuk sejenak. Bahkan angin sepoi-sepoi juga Juga berhembus dengan lembut untuk menerPaku.


Hingga di detik berikutnya, setelah beberapa menit keheningan itu melanda.


"Aaakhhh..." Pekikku seketika sembari meremas rambut dan menundukkan kepala, "Kenapa aku tidak tahu lagi tokoh-tokohnya?! Yang aku tahu hanyalah keempat tokoh ini saja!"


Aku frustrasi! Sungguh!


Itu karena yang aku tahu hanyalah ke empat tokoh utama ini saja. Untuk keluarga Charlotte, aku juga sedikit tahu, Pun juga dengan kisah hidupnya yang mana sudah aku ceritakan.


Emhh.... sebenarnya aku tak tahu apapun soal kisah ini.


Aku hanya mendengarkan orang-orang sedang bergunjing membicarakan kisah ini dari mulut ke mulut. Memang novel milik Miss sialan itu, juga tak kalah hitz-nya dengan novelku, Jadi wajar jika ada banyak orang yang membicarakan kisah ini.


Bahkan hampir semua Para netizen, mengutuk Charlotte dengan sangat kejam.


Tetapi meskipun aku mendengar beberapa gunjingan Itu, aku tidak membaca cerita itu sama sekali! Aku hanya tahu garis besar cerita itu saja dan tak tahu detail Permasalahan yang akan terjadi ke depannya.


"Haizz... lalu bagaimana aku hidup ke depannya, jika aku saja tak tahu masalah-masalah apa yang akan terjadi ke depannya ini!" gumamku lesu.


Aku hanya tahu tentang garis besarnya saja.


Hei, tentu saja aku tak mau jika harus membaca cerita milik Miss, A-Z itu! Dari garis besar ceritanya saja aku sudah tahu bagaimana cerita ini akan berjalan.


Dua Pangeran jatuh cinta dengan satu Putri angkat dari bangsawan kelas rendah yang seperti jelmaan malaikat itu. Tak hanya memperebutkan tahta tetapi juga memperebutkan wanita.


Lalu Charlotte yang sebagai tokoh antagonis utama wanita, menjadi sasaran empuk Para Pangeran itu. Pun nasib Ethan, sang tokoh antagonis laki-laki juga sama. Berakhir mengenaskan.


Charlotte dan Ethan ada hanya sebagai Pion dan batu loncatan agar cinta Aldric dan Penelope semakin erat.


Dua antagonis itu ada hanya untuk memperkuat Posisi Aldric dan Penelope!


Sungguh klise, bukan?


Ck! Sangat konyol dan kekanak-kanakan!


"Ini tidak bisa dibiarkan! Bisa-bisanya aku seorang Ella Wallace menjadi tokoh kedua dan bukan tokoh utama?!"


"Sungguh lancang sekali yang mengutukku ini!" imbuh lagi dengan gumaman kecil.


"Charlotteee?!" Suara bariton tiba-tiba terdengar sangat lantang.


Hal itu membuatku langsung terkesiap kaget. Aku Pun langsung menolehkan Pandanganku ke sumber suara.


Seketika aku Pun membulat sempurna saat ada seorang Pria dewasa yang mana dengan langkah besar datang ke arahku lalu memelukku begitu saja!


"Charlotteeeeee...!" Pekiknya lagi sembari memelukku erat.


Tentu aku membulatkan mataku dengan sangat sempurna!


'Astaga... siapa lagi Pria gila yang aneh ini?!'


...TBC...