
" iya, hati-hati may" kata Sarah
" iya, dah teman teman" kata Maya
" dah" kata mereka
" itu, teman teman kamu ya may" kata ayah
" iya ayah, itu teman maya" kata Maya
" oh gitu, kalau gitu sekarang kita pergi ke rumah sakit" kata ayah
" baik ayah" kata Maya
sesampainya di rumah sakit, Maya langsung ke ruangan rawat ibu nya.
" ibu" kata Maya
" sayang, sudah pulang?" kata ibu
" iya Bu, tadi di jemput sama ayah" kata Maya
" makasih ya mas, Uda jemput Maya" kata ibu
" nggak usa terimakasih feb, lagian Maya juga anak ku, walaupun kita sudah berpisah" Kata ayah
" iya aku tau, tapi aku ingin tetap berterima kasih pada mu Miko" kata ibu
" seneng deh ada ayah" kata Maya
" sayang, sini peluk ayah" kata ayah
Maya pun berlari untuk memeluk ayahnya
" seneng deh melihat kalian" Kata ibu sambil menangis
" ih ibu nangis" kata Maya
" ini tangis kebahagiaan sayang, dan ibu bisa tenang" kata ibu
" maksud ibu?" kata Maya
" Maya sayang kamu bisa keluar sebentar, ayah mau bicara sama ibu" kata Ayah
" baik ayah" kata Maya
" feb, apa maksud kamu bicara seperti itu pada Maya?" Kata ayah
" mas, sebenarnya aku sakit kangker, dan Kata dokter hidup ku Uda nggak lama lagi" kata ibu
" apa, jangan bercanda feb" kata ayah
" nggak mas, aku nggak bercanda. aku mau kamu jaga Maya dengan baik ya, setelah aku pergi nanti!" kata ibu
" baik feb aku janji, aku akan jaga Maya dengan baik" kata ayah
" dan 1 lagi, jangan bilang sama Maya tentang penyakit ku ini, aku nggak mau Maya sedih" kata ibu
keesokan harinya
" sayang ayah pamit ya, ayah masih ada kerjaan" kata ayah
" iya ayah, ayah sering kesini ya. Maya sayang ayah" kata Maya
" iya sayang, dah" kata ayah
ayah langsung pulang kerumahnya, dan disana ayah bertemu dengan istri dan anaknya.
" ayah, hore ayah pulang" kata Nicholas
" mas Uda pulang" kata bunda
" iya Bun, ayah Uda pulang, Bun ayah mau bicara sesuatu" kata ayah
Nicholas yang mendengar kalau ayah nya ingin berbicara pada bunda nya. langsung pergi meninggalkan ayah dan bunda nya.
" Nicho mau kemana kamu nak?" kata ayah
" Nicho mau main lagi ayah di kolam. ayah bicara aja sama bunda. dah ayah, dah bunda" kata Nicholas
" seperti Nicho sudah mulai mengerti kalau orang dewasa berbicara dia tidak boleh mendengar nya" kata ayah
" ya begitulah ayah, ayah mau bicara apa sama bunda?" Kata bunda
" ayo kita masuk ke dalam dulu" kata ayah
" baik ayah" kata bunda
mereka pun, masuk ke kamar mereka. dan mereka pun mulai berbicara
" ayah mau bicara apa?" kata Bunda
" begini Bun, ayah tadi baru tau kalau Febri ternyata mengidap kangker" kata ayah
" apa, lalu bagaimana dengan Maya, dia mengetahui nya?" kata bunda
" tidak dia belum mengetahui nya" kata ayah
" ya ampun kasihan sekali Maya" kata Bunda
" iya Bun, dan ayah berencana untuk mengajak dia tinggal di sini" kata ayah
" ide bagus" kata Bunda
" bunda nggak marah?" kata ayah
" kenapa harus marah, lagian Maya kan anak ayah" kata Bunda
" Terima kasih Bun" kata ayah sambil memeluk bunda
jangan lupa share, like, dan komen ya teman teman 😊😊😊🥰😘😘😘😘😘