Mikhayla Chintya Andira Candra Winata

Mikhayla Chintya Andira Candra Winata
kedatangan Zahra dan Lusi 3



" iya bener pak Miko, kenapa? pak Miko tau alamat itu" Kata pak Adam


" itu alamat rumah saya pak" Kata ayah


" yang benar pak?" kata pak Adam


" iya bener pak, kalau boleh tau ada apa ya pak?" kata ayah


" oh anak saya katanya mau menginap di tempat temannya pak, mungkin itu anak bapak" Kata pak Adam


" oh kalau boleh tau anak saya yang mana ya pak" Kata ayah


" nak, teman kamu namanya siapa?" kata pak Adam


" namanya Marsya Pi" Kata Lusi


" katanya namanya Marsya pak" kata pak Adam


" oh berarti anak ke 2 saya, boleh saya bicara dengan anak saya pak" Kata ayah


" Lusi, Teman kamu Marsya ada, bilang ayahnya mau bicara" kata pak Adam


" ada Pi, sya ini katanya ayahmu mau ngomong" Kata Lusi


" ayah ku, nggak salah" Kata Marsya


" nggak kok" kata Lusi


" assalamualaikum" Kata Marsya


" waalaikumsallam nak, ini ayah" kata ayah


" ayah, kok bisa ayah sama papinya Lusi?" kata Marsya


" kebetulan papinya Lusi rekan bisnis ayah nak" kata ayah


" oh begitu ya yah" kata Marsya


" gimana aku di kasih izin nggak" Kata Lusi


" pak seperti Lusi ingin bicara dengan bapak" kata ayah


" Lusi sayang, papi kasih kamu izin untuk menginap di rumah pak Miko" Kata pak Adam


" terimakasih papi" kata Lusi


" iya sayang, kamu baik-baik jangan bandel ya sama keluarga pak Miko, kalau bandel papi hukum nanti" kata pak Adam


" ok papi, Lusi janji😊" Kata Lusi sambil tersenyum


" yauda sayang, dah" kata pak Adam


" dah papi" kata Lusi


tiba-tiba bunda datang


" bagaimana Lusi, sudah dapat izin atau belum" kata bunda


" sudah Tante" jawab Lusi


" nggak Bun, kebetulan papinya Lusi itu rekan kerja Ayah" Kata Marsya


" oh begitu, kalau begitu bagus dong" Kata bunda


" iya Tante, aku jadi bisa sering menginap di sini πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜ŠπŸ˜Š" kata Lusi sambil tertawa dan tersenyum


" yauda gpp" Kata bunda


" kalau Zahra Tan" kata Zahra


" juga boleh" kata bunda


" yeh senangnya" kata mereka serentak


" yauda ajak mereka ke kamar mu sya" kata bunda


" baik Bun, ayo Zahra, lusi" Kata Marsya


" ok ayo, mari Tante" kata Zahra


" Bun, ini semua seperti ke betulan yang direncanakan" Kata Milka


" iya bener sayang, tapi ini semua tidak direncanakan" kata bunda


" iya bener Bun, kira-kira Milka bakalan ketemu sama Teman yang kayak gini nggak ya Bun. oh iya udah, si Andre" kata Milka


" ya mudah mudahan kamu dapat ketemu lagi dengan orang yang bunda dan ayah kenal sayang" kata bunda


" iya Bun" kata Milka


" udah malam sana tidur" kata bunda


" ok baik Bun" kata Milka


Milka pun langsung naik ke atas untuk masuk ke kamarnya, dan dia mendengar suara berisik dari kamar kakaknya Marsya, kemudian dia mengetuk pintu kamar Marsya


" tok tok" ketukan Milka


" siapa?" kata Marsya


" Milka kak" kata Milka


" masuk aja dek, pintunya nggak di kunci kok" Kata Marsya


Milka pun masuk ke kamar Marsya


" ada apa dek?" kata Marsya


" nggak ada si kak, cuma tadi Milka dengar berisik kali" kata Milka


" maaf ya dek, kamu jadi terganggu" kata Zahra


" nggak, gpp kok kak" kata Milka


jangan lupa share, like, dan komen ya teman teman 😊😊😊