
" iya bener pak Miko, kenapa? pak Miko tau alamat itu" Kata pak Adam
" itu alamat rumah saya pak" Kata ayah
" yang benar pak?" kata pak Adam
" iya bener pak, kalau boleh tau ada apa ya pak?" kata ayah
" oh anak saya katanya mau menginap di tempat temannya pak, mungkin itu anak bapak" Kata pak Adam
" oh kalau boleh tau anak saya yang mana ya pak" Kata ayah
" nak, teman kamu namanya siapa?" kata pak Adam
" namanya Marsya Pi" Kata Lusi
" katanya namanya Marsya pak" kata pak Adam
" oh berarti anak ke 2 saya, boleh saya bicara dengan anak saya pak" Kata ayah
" Lusi, Teman kamu Marsya ada, bilang ayahnya mau bicara" kata pak Adam
" ada Pi, sya ini katanya ayahmu mau ngomong" Kata Lusi
" ayah ku, nggak salah" Kata Marsya
" nggak kok" kata Lusi
" assalamualaikum" Kata Marsya
" waalaikumsallam nak, ini ayah" kata ayah
" ayah, kok bisa ayah sama papinya Lusi?" kata Marsya
" kebetulan papinya Lusi rekan bisnis ayah nak" kata ayah
" oh begitu ya yah" kata Marsya
" gimana aku di kasih izin nggak" Kata Lusi
" pak seperti Lusi ingin bicara dengan bapak" kata ayah
" Lusi sayang, papi kasih kamu izin untuk menginap di rumah pak Miko" Kata pak Adam
" terimakasih papi" kata Lusi
" iya sayang, kamu baik-baik jangan bandel ya sama keluarga pak Miko, kalau bandel papi hukum nanti" kata pak Adam
" ok papi, Lusi janjiπ" Kata Lusi sambil tersenyum
" yauda sayang, dah" kata pak Adam
" dah papi" kata Lusi
tiba-tiba bunda datang
" bagaimana Lusi, sudah dapat izin atau belum" kata bunda
" sudah Tante" jawab Lusi
" nggak Bun, kebetulan papinya Lusi itu rekan kerja Ayah" Kata Marsya
" oh begitu, kalau begitu bagus dong" Kata bunda
" iya Tante, aku jadi bisa sering menginap di sini ππππ" kata Lusi sambil tertawa dan tersenyum
" yauda gpp" Kata bunda
" kalau Zahra Tan" kata Zahra
" juga boleh" kata bunda
" yeh senangnya" kata mereka serentak
" yauda ajak mereka ke kamar mu sya" kata bunda
" baik Bun, ayo Zahra, lusi" Kata Marsya
" ok ayo, mari Tante" kata Zahra
" Bun, ini semua seperti ke betulan yang direncanakan" Kata Milka
" iya bener sayang, tapi ini semua tidak direncanakan" kata bunda
" iya bener Bun, kira-kira Milka bakalan ketemu sama Teman yang kayak gini nggak ya Bun. oh iya udah, si Andre" kata Milka
" ya mudah mudahan kamu dapat ketemu lagi dengan orang yang bunda dan ayah kenal sayang" kata bunda
" iya Bun" kata Milka
" udah malam sana tidur" kata bunda
" ok baik Bun" kata Milka
Milka pun langsung naik ke atas untuk masuk ke kamarnya, dan dia mendengar suara berisik dari kamar kakaknya Marsya, kemudian dia mengetuk pintu kamar Marsya
" tok tok" ketukan Milka
" siapa?" kata Marsya
" Milka kak" kata Milka
" masuk aja dek, pintunya nggak di kunci kok" Kata Marsya
Milka pun masuk ke kamar Marsya
" ada apa dek?" kata Marsya
" nggak ada si kak, cuma tadi Milka dengar berisik kali" kata Milka
" maaf ya dek, kamu jadi terganggu" kata Zahra
" nggak, gpp kok kak" kata Milka
jangan lupa share, like, dan komen ya teman teman πππ