
Biasanya setiap malam aku menunggu papa untuk pulang, lalu menyambutnya dengan kecupan dan pelukan hangat. Tapi malam ini aku memilih tidur lebih awal, karena aku penasaran seperti apa kisah yang akan kulihat dan kudengar dari mimpiku yang diberikan Roudrick malam ini.
Aku benar benar penasaran, karena aku tak menyangka sama sekali. Anak laki laki yang dingin, tenang, dan jarang tersenyum (walau tidak sejarang itu, tapi diantara mereka dialah yang paling jarang tersenyum) ini adalah anak pertama dari 8 anak hantu dirumahku yang bercerita tentang masa lalunya walau tidak secara utuh.
"Baiklah Roudrick, aku sudah siap untuk tidur dan mendengar, juga melihat masa lalumu .... Apa kamu sudah siap?? Kuharap kamu benar-benar tidak keberatan untuk menceritakannya padaku"
➹➷➹➷➹➷
Ketika aku menutup mataku dan tertidur, dalam mimpiku aku melihat ada seorang anak kecil laki-laki londo yang berlarian dihalaman rumahnya dengan ceria, anak itu terlihat sangat bahagia. Kalau dilihat sepertinya dia masih berumur 5 atau 6 tahunan, aku penasaran siapa anak itu, karena ia terlihat tak asing bagiku.
"Kamu lihat itu metta, anak kecil yang tertawa sambil berlarian itu aku, aku benar-benar rindu peristiwa ini" Ucapnya lirih dan membuatku menoleh kearah suaranya
"Pantas saja aku merasa familiar, ternyata itu kamu Roudrick" Ucapku sambil tersenyum
"Ya, itu aku . Mengemaskan ya?? "
"Ya, sangat menggemaskan, sampai ingin ku gigit. Aku tidak menyangka anak kecil menggemaskan dan ceria itu akan tumbuh menjadi anak laki laki yang dingin dan tertutup" Jawabku sambil cekekehan.
➷➹➷➹➷➹
Anak Laki laki yang menggemaskan
Anak itu sedang bermain di halaman, dia memainkan kereta kayu diatas selimut yang dibentangkan dibawah pohon rindang yang ada didepan rumahnya. Dia duduk disana bersama ibunya dan juga pengasuhnya.
Anak itu sangatlah menggemaskan dengan pakaian khas anak Belanda tahun 1880-an . Rambut pirang nya tersisir rapi dibelah pingir , matanya berwarna biru keabuan yang terlihat indah sekali, hidungnya mancung, dan gigi gigi susu yang tersusun rapi. Senyumnya membuat banyak orang ingin menggendongnya, ditambah dengan pipi tembam nya dia semakin menggemaskan. Nama anak laki-laki itu adalah Roudrick Van Karel, anak ke 2 dari keluarga Van Karel yang merupakan anak bungsu keluarga itu.
" Nyonya benar-benar beruntung bisa melahirkan anak semengemaskan dan setampan tuan muda Roudrick, saya benar-benar iri dengan nyonya. Saya beruntung bisa mengasuh tuan muda yang setampan ini" Ucap Bi Ocih pengasuh Roudrick.
"Ah, kau bisa saja bi, saya juga senang dan beruntung bisa melahirkan putra setampan Roudrick. Roudrick adalah permata kebahagian kami keluarga Van Karel, kelahirannya membawa berkah dan keberuntungan bagi keluarga kami. Aku benar-benar berterima kasih kepadamu bi, karena sudah mengasuh Roudrick sangat baik " Ucap Margretha Van Kerel ibundanya Roudrick.
"Mama!! Aku mau main dengan mama juga, tapi didalam rumah " Ucap Lysanne van Karel kakak perempuan Roudrick yang lebih tua 3 tahun darinya.
"Baiklah baiklah, Roudrick ,mama masuk kedalam rumah ya, kamu mau ikut mama atau masih mau bermain diluar bersama bibi?? " Tanya Margretha
"Ikut mama" Jawab si kecil Roudrick
"Baiklah ayo ikut mama Roudrick . Bi, tolong bereskan dan bawa masuk mainan mainan Roudrick ya, saya dan anak anak masuk dulu kedalam" Margretha
"Baik nyonya " Jawab Bi Ocih langsung
Nyonya Margretha Van Karel cukup terkenal di pergaulan kelas atas dan pribumi daerah rumahnya karena kepribadiannya yang tidak pandang bulu, dia selalu berbuat baik dan ramah kepada siapapun termasuk para inlander . Suaminya Derrick Van Karel yang merupakan kepala keluarga Van Karel sangat menyayanginya dan selalu memanjakannya dengan harta dan gaun gaun yang indah biarpun istrinya sering menolak dengan alasan sebanyak apapun harta kita pasti akan habis juga kalau sering dipakai untuk membeli sesuatu yang tidak perlu, lebih baik sumbangkan biar sedikit kepada orang-orang yang kekurangan . Nyonya Margretha tidak pernah sombong dan boros, itulah mengapa dia sangat dicintai banyak orang . Tak sedikit pula orang yang iri dan benci kepadanya dan menganggap sifat nyonya Margretha itu hanya untuk mencari perhatian dan ketenaran saja.
Derrick Van Karel adalah pria yang penuh kasih sayang kepada keluarganya, pria yang tegas dan dingin ketika sedang bekerja.Sangat berbeda dengan sifatnya ketika berada didalam rumah bersama anak anak dan istrinya.
Lysanne van Karel adalah anak pertama keluarga Van Karel, dia anak yang cantik sekali juga berbakat dalam bidang musik. Alat musik yang paling sering ia mainkan adalah biola dan piano, dia sangat suka musik klasik.
➷➹➷➹➷➹
"Ma... bentar lagi kan Roudrick ulang tahun yang ke tujuh, apa ulang tahunnya akan dirayakan?? " tanya Lysanne kepada ibunya
"iya , kita rayakan dengan keluarga dan orang-orang yang ada dirumah saja ya" jelas Margretha
Beberapa hari setelahnya, pesta kecil dan sederhana dirayakan dirumah keluarga Van Karel dan spesial untuk hari itu Derrick meminta izin untuk memindahkan hari liburnya dihari itu untuk merayakan hari kelahiran putra bungsunya itu.
"apa kamu senang sayang?? "
"apa kamu punya harapan?? apa pun itu papa akan kabulkan kalau papa bisa" Ucap Derrick kepada putranya sambil tersenyum
"aku mau sekolah bersama kakak" jawab Roudrick
"sangat sederhana permintaanmu mirip dengan ibumu, baiklah kalau begitu, papa akan daftarkan namamu disekolah kakakmu"
"Yeaaaay" teriak senang Roudrick yang membuat ruangan itu penuh dengan tawa dan kebahagiaan. mendengar jawaban ayahnya , Roudrick bergegas menghampiri mama dan papanya lalu menciumi pipi mereka satu persatu.
"aku juga mau " Ucap Lysanne sambil menunjuk pipinya, Roudrick langsung menghampiri kakaknya lalu mencium pipinya dan memeluknya erat.
★☆★☆★☆
"Metta mengingat hari itu, membuatku ingin menangis lagi, aku benar-benar rindu mama, papa dan Lysanne. padahal kita mati dirumah yang sama, tapi kenapa aku tidak bisa bertemu dengan mereka lagi?? kapan mereka akan menjemputku pulang?? " Roudrick
☆★☆★☆★
Seminggu setelah hari ulang tahunnya, Roudrick sudah menjadi resmi murid kelas satu sekolah dasar . Dihari pertamanya, dia sudah mendapatkan banyak teman, dan dalam beberapa hari bersekolah saja Roudrick sudah menjadi bintang disekolah barunya itu dan terkenal dikalangan anak perempuan. Dia tampan, sopan dan sifatnya mudah diajak berteman , oleh karena itu banyak anak yang menghampirinya untuk berkenalan dan berteman.
Sepulang sekolah dikamar Lysanne , Lysanne bertanya kepada Roudrick
"Bagaimana sekolahmu hari ini ?? " Lysanne
"Sangat menyenangkan, seperti biasa banyak dari mereka yang mendekatiku, aku jadi tidak suka keramaian" jawab Roudrick
"bersabarlah, sebentar lagi banyak dari mereka yang menjauh " Lysanne
"baiklah, aku akan bersabar" Roudrick
"hei hei, apa yang sedang kalian bicarakan?? mama mau ikut bergabung dengan kalian" ucap Margretha , berjalan masuk dan duduk disamping tempat tidur lysanne.
"mama tahu tidak, dalam beberapa hari Roudrick bersekolah saja dia langsung jadi anak yang terkenal, sama sepertiku !! " ucap lysanne bersemangat
"Benarkah?? mama tahu itu, kalian tentu akan sangat disukai banyak orang" ucap mama yang merasa senang mendengar anak anaknya menjadi bintang disekolah
"tapi, mereka tak berhenti menanyai ku ini dan itu, membuatku tak nyaman saja.... padahal aku sudah bilang tidak mau " keluh Roudrick
"apa kamu mau memanggil guru kerumah saja?? mama akan bantu carikan" tanya Margretha
"ah tidak, aku mau sekolah saja" jawab Roudrick cepat
➹➷➹➷➹➷➹
Halo Readers!!
Gimana episode kali ini?!
*Jangan lupa like, coment, and ratting...
Terimakasih sudah membaca novel saya ❤💞, mohon maaf karena Author masih banyak kekurangan (ू˃̣̣̣̣̣̣︿˂̣̣̣̣̣̣ ू)
See you next time!!!