Me And My Three Younger Brothers

Me And My Three Younger Brothers
Teman teman hantuku



Kelahiran Kenzie membuat mama dan papa semakin sering tersenyum, banyak sanak saudara dari kampung halaman mama dan papa berdatangan kerumah, merayakan kelahiran adikku ini. Tidak hanya aku dan keluargaku yang senang, tapi teman temanku yang 'setiap' hari 'mengikutiku' juga senang juga keluarga mereka dirumah.


Kata temanku, dia senang karena dia seperti mengingat momen kelahiran adiknya dulu yang dia tunggu sekarang. Dan dia juga senang karena nama adiku mirip dengan namanya Hanzie, nama lengkapnya Hanzie Van Zlyn .


waktu itu dia bilang :


"kamu tahu, melihat mama dan papamu membawa pulang adikmu jadi mengingatkan aku hem... ketika adik perempuanku lahir dulu" ucapnya sambil memandangi adikku sambil tersenyum


"Aku juga tak menyangka kalau papa mamamu akan memberi nama yang mirip dengan namaku , hanya huruf depannya yang beda , mengertikan?? " sambungnya


"tentu, Hanzie dan Kenzie " jelasku


"Semoga keluargamu mendapatkan kebahagiaan selalu " kata moeder


moeder adalah sosok ibu dari anak anak belanda yang tinggal dirumahku, nama moeder adalah Jayna de cansen .


sedangkan yang menjadi sosok ayah adalah ayahnya Hanzie , Edward van Zlyn. anak anak belanda dirumahku bertotal 6 orang , sedangkan anak anak pribumi ada 2 orang. ditambah dengan 3 orang remaja belanda jadi total hantu didalam rumahku ada 13 hantu.


kedelapan anak itulah yang menjadi teman bermain ku sajak umurku empat tahun, yaitu sejak pertama kali kami tinggal dirumah ini. Ada sebuah rumor dirumah ini, dulu sebelum kami pindah kemari, orang yang menempati ini selalu diganggu oleh hantu dan mereka paling lama hanya menempati rumah ini selama 2 tahun, mama dan papa tak peduli dengan rumor tersebut , rumah ini juga besar dan mendapatkan harga murah . Lumayan kan??


➷➹➷➹➷➹


saat mama dan papa mau membeli rumah ini, aku diajak masuk kedalam rumah itu dan ditanya beberapa pertanyaan didepan orang yang menjual rumah tersebut


ketika aku memasukki rumah itu, terasa aura yang berbeda, jauh berbeda dibandingkan rumahku sebelumnya dan aku melihat 3 orang anak mengintip dilantai dua. Mereka adalah Hanzie, Johannes dan Roudrick.


"Apa kalian serius akan memilih rumah ini?? masih ada banyak rumah yang lebih baik dari ini, kalian tahu rumah ini ada hantunya, para pembeli rumah ini sebelumnya tidak bertahan lama tinggal disini?? " kata si pemilik rumah


"Tidak apa apa, kalau putri saya suka, kami akan tinggal disini, lagi pula saya tidak merasakan aura jahat dari rumah ini" jelas mama


"Em?? ibu dan putri ibu?? " tannyanya kebingungan


"iya, saya tidak bisa melihat dan mendengar mereka dengan jelas, tapi saya bisa merasakan kehadiran mereka . Putri saya bisa melihat, mendengar dan merasakan mereka lebih jelas dari saya" jelas mama


"ma"


"ya sayang, menurut kamu rumahnya gimana?? mau gak pindah ke sini?? "


" mau ma... disini banyak anak anak, aku tidak akan kesepian kalau mama dan papa bekerja, ada Moeder dan Vader juga yang akan melindungiku dari hantu jahat diluar. Aku akan aman disini " ucapku


"Ya sudah kalau kamu suka, pak saya beli rumahnya " kata papa


➷➹➹➷➹➷


"Saya harap anak itu akan menjadi pemimpin keluarga yang baik seperti arti dari namanya " kata Vader


"Vader, tau arti nama Kenzie?? " tanyaku


"Tentu " jawabnya singkat


"Vader tahu banyak hal" kata Vivian


"ya, Vader memang tahu banyak hal, aku belajar banyak darinya " kataku


"dank je wel" kata Vader, artinya terimakasih dalam bahasa Belanda.


dan berbagai ucapan selamat dari mereka


"gefeliciteerd" Yorands dan Johannes. Selamat dalam bahasa Belanda


"gefeliciteerd met zijn geboorte" Amalia


kata Vader Amalia mengucapkan selamat atas kelahiran dalam bahasa Belanda


"Selamat yaaa" Kania dan kanaya. kalo ini sih aku ngerti.


ada beberapa dari mereka juga mengucapkan selamat dengan cara yang aneh aneh , misalnya Beatrice dia menggunakan embun yang menempel kaca dikamar mandi ibuku dan menulis kata "gefeliciteerd"


sedangkan Roudrick, dia berteriak "Selamaat!!" hingga suaranya keluar dari radio, ya semacam sinyal yang tertangkap oleh barang elektronik ketika mahluk halus memaksakan diri mereka untuk berkomunikasi dengan manusia. Pasti Roudrick lelah walau hanya berteriak seperti itu, karena itu pasti membutuhkan energi yang banyak"


➷➹➷➹➷➹


"Oeee... oee... oe... "


aku terbangun dari tidurku, malam ini dia menangis lagi, aku penasaran, apa dia mengompol atau haus malam ini.


Walau bayi pada umumnya sangat sering menangis pada malam hari, tapi Kenzie jarang menangis, selama 4 bulan dia tinggal dirumah ini, aku tahu betul kapan dia akan menangis .


Kenzie biasanya akan menangis di jam setengah 3 sampei jam 4 subuh. lalu tidur lagi. Tapi sudah hampir seminggu Kenzie sering terbangun tengah malam.


"oeee.. oeee.. "


*'dia masih menangis, kenapa mama dan papa tidak bangun untuk menghentikan tangisnya?? ' batinku


Aku keluar dari kamarku menghampiri kamar adikku yang berada disebelah kanan kamarku . aku membuka pintu dan mengintip, aku melihat si kembar sedang melihat adikku, tangisan adikku berubah menjadi tawa.


"Kalian!! sedang apa?? "


"Ah~ em... dat... " ucap Johannes gelagapan


"dat, wat bedoel je ??" Ucapku Ngomong ngomong aku bisa sedikit bahasa Belanda, mereka yang mengajarkan.


"hem... tadi m... kami ingin lihat adikmu, lalu dia (menunjuk johan ) , Johan ganggu, dia sentuh sentuh adikmu (menunjuk dengan dagu ke arah Kenzie) , lalu dia bangun dan, kau tahu... dia menangis" jelas Yorands.


"Tapi kamu juga ganggu, kenapa hanya aku yang disalahkan?? " protes Johannes


"Sudahlah... yang penting Ken tidak menangis lagi, kita harus membuat susu biar dia tidur lagi" Ucapku


"ik tidak tahu cara membuat susu... mungkin Hanzie bisa " Usul Yorands lalu berlari menembus pintu.


"Kamu tidak tahu cara membuat susu?? " tanya Johan


"Aku tahu, tapi aku tidak tahu takarannya berapa? " ucapku


"Harus apa?? "


"takaran?? "


"iya , kalau kurang nanti gak enak, kalau lebih nanti gak sehat" jelasku


"Kamu juga sering buat susu kan? "


"Karena susu yang aku minum dengan susunya ken pasti berbeda" sambung ku menjelaskan


"kami kembali " Teriak Yorands setelah beberapa menit menghilang


Dia kembali kemari dengan Hanzie, Kanaya , Kania dan skyla.


"Hanzie bilang dia tidak tahu cara membuat susu, karena biasanya dibuatkan oleh pengasuhnya" jelas Yorands


"Aku tahu cara membuat susu bayi, karena semasa hidup aku lah yang mengasuh Skyla. Kamu tahukan sebelum aku mati, ibuku adalah pelayan dan ayahku seorang jongos dirumah keluarga Van Berg, aku sering membantu ibuku mengasuh Skyla" Ucap Kanaya


"Ya, saya juga tahu cara membuat susu " sambung Kania


"Huwaaaaaaaa" Skyla menangis


"Cup.. cup.... Sky kenapa nangis, saya disini" Ucap Kanaya sembari menenangkan Skyla di pelukannya


"Gala gala sky , gala gala sky" gumam Skyla


"Jangan pedulikan Skyla dulu, aku tahu takaran susu Kenzie, karena sering melihat mama membuat susu untuknya" jelas Kanaya


*Kalian tahu, teman temanku juga memanggil mamaku dengan sebutan 'mama' juga.


"hiks... sky yang salah, sky salah, sorry " sky menangis, sepertinya dia mengingat sesuatu yang tidak seharusnya dia ingat. Kanaya menepuk nepuk punggung sky sampai ia tenang


"Tempat susunya ada disana, ditempat bundar berwarna merah, dan botol susunya ada dikotak berwarna hijau " sambil menunjuk kearah lemari


" Pakai air yang ada ditempat ini kan?? " tanyaku


"Iya, hati hati, isinya air panas " jelas kanaya


Aku menuangkan airnya sedikit demi sedikit kedalam botol, karena airnya hangat jadi tidak perlu dicampur air dingin lagi, Aku memasukan 3 sendok susu dan mengaduk nya seperti yang Kanaya katakan.


saat aku menutup botolnya, mama masuk kedalam kamar, aku kaget tentunya, untung sudah ditutup kalau tidak susu yang ku buat dengan susah payah pasti akan tumpah.


"Metta, sedang apa sayang?? kok malem malem ada disini?? " tanya mama


"Sekarang bukan waktunya main, sekarang itu waktunya tidur, kalian jangan main dulu sama Metta, besok aja ya, mettanya mau tidur " Jelas mama kepada mereka, mama pasti merasakan kehadiran ke 6 temanku yang ada dikamar Ken.


Dalam hati aku mengucapkan terimakasih pada mereka lalu mereka meninggalkan kamar adikku , asal kamu tahu kalau hantu seperti mereka bisa mendengar isi hatimu.


"Ma ,tadi Metta terbangun karena ken menagis, Metta buat susu agar ken tidur lagi, teman teman membantu Metta menenangkan Ken dan membantu Metta membuat susu, mama jangan marah kepada mereka" ucapku menjelaskan kepada mama


Mama tersenyum dan mengambil botol susu yang ada ditanganku, mengecek rasa dan susu yang aku buat, mama tersenyum


"Kamu sudah bisa membuat susu yang pas untuk Ken, kamu hebat Metta" ucap mama sambil mengacak acak rambutku , aku bangga sakali dengan hasil susu buatanku, ini semua berkat Kanaya


*Aku harus berterimakasih ke Kanaya


➹➷➹➷➹➷➹


13 hantu didalam rumahku


(dari yang paling tua ya)


Edward Van Zlyn (Vader : 35 thn)


Jayna de cansen (Moeder: 30 thn)


Beatrice Van Barend ( 20 thn)


Amalia Van cansen ( 20 tahun)


Anneliese van Dirck (18 tahun)


* Amalia merupakan adik termuda dari suami Moeder (Jayna) dari keluarga Cansen.


Hanzie Van Zlyn (14 tahun)


Kanaya Nurlaela (13 tahun)


Roudrick van Karel (10 tahun)


Vivian Wigburg (9 tahun)


Kania Sri Ajna (8 tahun)


Johannes van cansen (7 tahun)


Yorands van cansen (7 tahun)


Skyla van Berg (4 tahun)


➹➷➹➷➹➷➹


Halo Readers!!


Gimana episode kali ini?!


*Jangan lupa like, coment, and ratting...


Terimakasih sudah membaca novel saya ❤💞, mohon maaf karena Author masih banyak kekurangan (ू˃̣̣̣̣̣̣︿˂̣̣̣̣̣̣ ू)


See you next time!!!