
"Pagi sayang, kamu mau sarapan apa?? " Margretha
"Roti selai seperti Roudrick" Lysanne
"Baiklah, akan mama buatkan " Margretha
"Kak, saat istirahat temani aku makan bekal ya!? " Ucap Roudrick memohon kepada Lysanne
"Hem?? Baiklah" Ucap Lysanne sambil tersenyum
Setelah selesai sarapan, Roudrick dan Lysanne berangkat kesekolah diantar dengan jongos keluarganya. Sesampainya disana, Roudrick dan Lysanne berpencar memasuki kelas mereka masing-masing.
"Hei, kau Roudrick kan?? " Kata salah satu anak laki-laki yang menghampirinya
"Ja" Jawab singkat Roudrick
"Nanti saat istirahat kita makan bersama ya?? " Kata anak itu
"Aku juga mau" Kata salah satu anak perempuan
"Aku juga " Kata anak perempuan lainnya
"Ah, tidak bisa aku ada janji dengan kakakku " Tolak Roudrick secara halus
"Ayolah, hanya kali ini " Paksa anak itu, Roudrick hanya menggelengkan kepalanya dan menatapnya dengan tatapan 'aku tidak mau, jangan memaksaku' . Anak itu mendengus kesal meninggalkan Roudrick di bangkunya, lalu tak lama dari itu guru yang mengajar dikelas itu pun masuk kedalam kelas dan memulai pembelajaran.
Saat bel berbunyi menandakan jam istirahat, anak anak berbubaran keluar dari kelas, begitu juga Roudrick yang keluar sambil membawa bekalnya, dia berjalan menuju kelas kakak perempuannya Lysanne.
"Ah, maaf tidak sengaja " Ucap salah satu anak di koridor yang menabrak Roudrick dengan sengaja, untung bekalnya tidak jatuh
"Tak apa " Ucapnya lalu berlari ke kelas kakaknya tanpa mempedulikan anak itu
"Roudrick!! " Panggil kakaknya didepan kelas
"Aku sudah menunggumu dari tadi " Sambung Lysanne
"Maaf Lys, tadi ada yang menabrakku disana, untung bekalku tidak jatuh"
"Iya syukurlah , apa kau baik baik saja? " Tanya Lysanne khawatir
"Aku tak apa ayo makan" Jawab Roudrick dengan senyuman
➹➷➹➷➹
"Besok libur kan?? Apa yang akan kau lakukan?? " Roudrick
"Aku tidak tahu mungkin memainkan piano , kalau kau akan melakukan apa? " Lysanne
"Entahlah, mungkin melihatmu memainkan piano" Roudrick
"Kau lakukanlah apa pun yang membuatmu senang, kau mau melakukan apa?? "
"Mungkin bermain dengan Angela" Roudrick
"Hem.. Baiklah, dia yang berkunjung atau kau yang berkunjung" Lysanne
"Aku yang berkunjung, aku akan datang dengan bi Ocih" Roudrick
"Apa aku boleh ikut?? " Lysanne
"Tentu saja" Jawaban singkat Roudrick
"Ayo cepat tidur, hari sudah larut " Lysanne
"Aku tidur denganmu ya Lys" Roudrick
"Baiklah, kamu benar-benar manja malam ini"
Lysanne
"Hehe" Roudrick tersenyum sambil memeluk kakaknya
➹➷➹➷➹➷
"Taa...Etta... Metta" ah, aku mendengar mama memanggil namaku
"bangun, siap siap sekolah, udah telat loh?! "
"iya maa metta bangun sekarang" ucapku sambil bangun dari tidurku, aku masih memejamkan mataku, rasanya lelah padahal aku tidur lebih awal.
"kamu ini bagaimana sih, padahal kamu tidur lebih awal tapi kamu malah bangun kesiangan " kata mama yang keheranan
"maaf ma, abis enak banget tidurnya"
"yaudah sana mandi dulu, sarapannya dijalan aja sama Olivia "
"oke"
Setelah selesai mandi metta langsung bergegas memakai seragamnya , dan mamanya membungkuskan roti selai stroberi di pelastik kue untuk sarapan dijalan. Kenapa di plastik bukan dimisting?? soalnya kalau pakai plastik , kalau udah abis bisa langsung di buang dan gak berat atau ngabisin ruang ditas.
Sesampainya dikelas, di pelajaran pertama ternyata diadakan ulangan dadakan. Aku gak belajar sama sekali untuk ulangan kali ini , gimana nih!?....
"oke anak anak, siapkan alat tulis dimeja kalian, selain alat tulis jangan ada yang disimpan diatas meja kalian" Bu Resti
*"Minta tolong siapa nih... Ridder gak mungkin kesini, apa minta sama anak anak dirumah aja ya?? Hem...
"Metta, kerjakan!! jangan melamun" tegur Bu Resti
"ah, iya maaf Bu" kataku
Aku langsung membuka soal yang ada dihadapan ku dan mengerjakan soal tersebut. Ternyata lebih mudah dari yang aku bayangkan. Aku mengerjakan soal demi soal dikertas tersebut hingga akhirnya aku hanya tak bisa menjawab 1 soal terakhir yang paling sulit karena aku lupa rumusnya.
*" tinggal 10 menit lagi, siapapun tolong aku...
"Butuh bantuan kami?? " Yorands & Johannes
*" yaa... itu kalian lihat jawaban nomor 20 ke anak perempuan yang disana, dia anak yang pintar " kataku dalam hati sambil menunjuk kearah sana menggunakan pensil
"lalu?? " Johannes
*" Gak lalu lalu, Jawabannya A, B atau C kalian langsung beri tahu aku" ucapku sambil mengerakan jari tanganku membentuk huruf huruf tersebut kepada mereka
Mereka ngengguk dan menghampiri anak perempuan itu, nama anak itu adalah Fiona Cantika dia pandai dalam pelajaran matematika . Aku memperhatikan mereka, mereka sedang mengintip soal jawaban yang dikerjakan Fiona
"B" ucap Yorands , sedangkan tangan Johan membentuk inisial b seperti yang aku lakukan tadi.
Nice job twins
Dan selesai, Tepat waktu.
"Belikan kami cookies ya, sebagai hadiah" Johannes
"hah, sudah kuduga, baiklah" Ucapku pasrah
Padahal Moeder sudah bilang berkali-kali kepada mereka untuk tidak banyak meminta kepadaku. Tapi kali ini aku duluan yang meminta bantuan mereka, walau cuman satu nomor sih dan hanya perlu mengucapkan satu kata. Mungkin bagi mereka, mereka sudah membantuku selamat dari soal yang sulit.
Ngomong ngomong soal ujian, sebenarnya aku merasa seperti ada yang menatapku dari tadi. Aku merasakannya setelah aku mengetahui jawaban nomor 20 tadi yang diberi tahu oleh Si kembar dan yang membuatnya aneh adalah, setalah mereka meminta mereka langsung pergi tanpa pamit padaku. Jangan jangan ada sesuatu nih?? ah masa bodo, akunya yang terlalu parno kali ya.
Saat bel istirahat berbunyi, aku memutuskan pergi ke kamar mandi dulu sebelum memakan bekalku. Begitu sampai dikamar mandi, perasaanku jadi tak enak. Memang ada 'sosok' disini yang menyerupai Kuntilanak, tapi dia tidak jahil karena sudah pasrah pada dunia , dan tidak bisa dibilang 'baik' juga sih.
Ketika selesai buang air kecil, aku mencoba membuka pintu kamar mandi, tapi pintunya tak terbuka seperti dikunci atau tertahan dari luar . Aku panik sendiri, berteriak memanggil nama kuntilanak penunggu kamar mandi sekolah ini.
"Karinaaa... mbak karinaaa.... jangan jail, Metta mau keluar dari kamar mandi, metta lapar mau makan.... bukain!!! " teriakku
"maaf metta, mbaak nda bisa bukain. Nak metta buat salah apa sampe mbak Millie marah sama Nak Metta?? " tanya kuntilanak itu dari luar kamar mandi
"Millie?? siapa itu?? " tanyaku
➹➷➹➷➹➷➹
Halo Readers!!
Gimana episode kali ini?!
*Jangan lupa like, coment, and ratting...
Terimakasih sudah membaca novel saya ❤💞, mohon maaf karena Author masih banyak kekurangan (ू˃̣̣̣̣̣̣︿˂̣̣̣̣̣̣ ू)
See you next time!!!