Me And My Three Younger Brothers

Me And My Three Younger Brothers
kelahiran Liam



Hari ini , aku dan adikku sedang menonton televisi diruang keluarga . Mama dan papa sedang pergi kerumah sakit , hari ini mama melahirkan dan artinya akan ada bayi baru dirumah ini .


"Mama ama yu , Ken mau bobo ama ayu aja" ucap Ken kecil sambil memejamkan matanya dan tiduran dipahaku


"Dikamar aja yuk , ayu temenin" ucapku lalu menggendongnya ke kamar .


"Suuut... " Hanzie


"Metta !! " Panggil hanzie lagi


"Bentar Hanz " ucapku sambil menidurkan adikku dikamarku , karena dia ingin tidur denganku gak mungkin kan aku masuk ke kotak tempat tidurnya yang sempit itu dikamarnya . Jadi aku bawa aja ke kamarku.


"Hei , metta !! Adikmu sudah lahir dan dia laki laki" ucap Hanzie


"Sungguhan?? Dia laki laki?? Hah~ padahal aku berharap dia perempuan, tapi tak apa lah ... Mungkin kalau aku punya adik lagi dia akan jadi anak perempuan " ucapku merasa sedikit kecewa , tapi rasa kecewa itu langsung ditepis oleh harapan yang baru


" Siapa tahu laki laki lagi , kan hanya Tuhan yang tahu " Hanzie


" Ya kau benar Hanya Allah yang tahu" aku


"Bagaimana dengan mama?? Apa dia baik baik saja??" Tanyaku sedikit terjeda


"YA !!, mama sedang tidur sepertinya setelah menyusui adikmu , aku benar-benar tidak sabar menunggu mereka pulang , aku ingin menyentuh adikmu" Ucap Vivian yang entah dari mana dia muncul secara tiba-tiba dibelakang ku.


"Kalau aku belum terbiasa dengan kejutan kalian , jantungku pasti copot " ucapku dengan wajah datar. Tentu saja aku kaget , tapi kalau aku berteriak Ken pasti bangun kan??


" Kamu tidak boleh terlalu dekat dengan mereka Vivian , apa lagi bayi baru yang akan datang nanti , kalian juga sama . Apa kalian mengerti maksud Moeder ??" Ucap Moeder memperingatkan


"Ja Moeder " jawab Vivian dan disusul oleh teman temannya yang lain, termasuk Hanzie dan Kanaya yang terpaksa mengucapkannya. Dua anak tertua diantara kami sangat suka anak kecil, bahkan ketika Kenzie lahir mereka sangat kecewa karena tidak bisa menggendongnya , hanya bisa melihat dan menyentuh halus tubuh Ken (walau begitu Ken sangat sensitif jadi dia selalu menangis ketika mereka berada didekatnya apalagi kalau mereka menyentuhnya) dan mereka sangat iri padaku yang bisa memangku adikku.


➷➹➷➹➷➹


Hari sudah menjadi pagi, hari ini aku bangun lebih pagi dari biasanya. Seperti biasanya aku melakukan aktivitas pagiku sebelum kesekolah


Bangun tidur kuterus mandi~


Tidak lupa menggosok gigi~


Abis mandi ku pakai baju~


Dan menghabiskan sarapan ku~


Haha, aku mengubah lirik terakhirnya. Karena aku tidak membereskan kasur ku karena masih ada Ken disana. Aku hanya membetulkan posisi bantal dan guling, menarik Kenzie lebih ke tengah kasur. Agar dia tidak jatuh.


Aku menghabiskan sarapan ku dan menonton TV karena masih jam 6 kurang 10 menit. Aku punya waktu untuk melakukan apa yang mau kulakukan selama kurang lebih 40 menit.


PR sudahku kerjakan


Alat tulis lengkap


Pensil sudah diserut


Seragam Rapi


tidak lupa memakai dasi dan topi


Sepatu hitam mengkilat


Rambut digerai tersisir rapi


Beres, pagi ini mettasha cantik seperti hari biasanya.


"Mau bercermin sampai kapan Metta?? " Tanya moeder


"Moeder, metta sudah cantik belum?? "


"Sudah, kamu benar-benar cantik seperti biasanya " Puji moeder kepadaku yang membuatku tersenyum lebar


"Aku sayang moeder, i love you" Ucapku dengan riang menghampiri moeder


"Moeder, kuharap kau dan anak anak lain , juga Vader bisa pulang ketempat seharusnya. Aku bukan bermaksud mengusir atau apa, metta hanya tidak mau melihat kalian sedih menunggu" Ucapku sedikit lirih dan takut mereka tersinggung


Moeder hanya tersenyum padaku , lalu berbisik dengan lembut ditelingaku


"Iya sayang, do'akan kami bisa tenang dan menemukan jalan pulang ya" Ucapnya lalu tersenyum menatapku


"Amin... Moeder, aku harap kau bisa menghabiskan waktu yang tersisa dengan kenangan indah " Ucapku lagi


"Iya, kuharap juga begitu, dan kuharap semua permohonanmu segera dan selalu terkabul" Ucapnya lalu menghilang dari hadapanku.


Tanpa kusadari ternyata Olivia sudah menungguku dan memanggilku berkali-kali didepan rumah.


"Dah Kenzie, bii... Titip Ken ya, papa bentar lagi pulang kok" Ucapku lalu berpamitan


➹➷➹➹➷


Mama dirawat selama 3 hari dirumah sakit, tubuh mama masih lemah setelah melahirkan, begitu mama dan papa datang dengan bayinya. Mereka langsung disambut olehku dan keluarga yang datang kerumah. Bibi,paman dan sepupu sepupu ku yang lainnya . Oh, mereka juga ikut menyambut, tapi mereka langsung pergi ketika mama dan papa berkumpul dengan keluarga lainya.


"Dia lucu sekali kan Ken??"


"Dia kecil cekali ya yu?? "


"Kamu juga dulu sekecil ini"


"Dulu Ken enah jadi bai ugha ya?? "


"Iya iya lah, ayu metta juga pernah jadi bayi, mama papa juga pernah"


"Oh "


"kamu juga sekarang masih bayi Kenzie!! "


ucapku


"uuh~" ucap Kenzie sambil memantulkan bibirnya


"Oeeeeek... Oeee... "


"Nangis yuuu!! "


"Mana susunya, kasih susu... Mom... Adek bayinya nangis niiih.... Mama?? " Teriakku memanggil mama dan papa tapi sepertinya mereka tidak mendengarnya. Aku mau sih gendong terus dibawa ke sana, tapi aku masih belum punya izin untuk gendong adik bayi yang baru lahir ini. Huuu~ kalau aja boleh digendong pasti gampang.


"Ken tunggu disini ya, sama dede bayinya, ayu mau panggil mama" Ucapku, Kenzie mengangguk anggukan kepalanya seperti burung beo.


Aku keluar dari kamar dan meminta mama datang ke kamar , Adik baruku itu siapa sih namanya ??


➷➹➷➹➷➹


Setelah menyusu, tangis bayi itu berhenti dan kembali tertidur dipelukan mama. Mama juga ikut tertidur dikasur setelah menyusui anak bungsunya yang baru lahir 3 hari yang lalu itu. Sepertinya mama lelah jadi aku membawa Ken keluar untuk membiarkan mama beristirahat dan tertidur dengan tenang bersama bayinya.


Setelah kami keluar kamar, aku dan Ken pergi ke ruang tamu. Kami melihat ada papa dan paman bibiku, uwa dan beberapa tetangga yang berkunjung kerumah. Aku memutuskan untuk pergi ke kamar saja, takut ganggu soalnya.


"Ken, ikut ayu ke kamar yuk!! "


"iya, yuk"


➹➷➹➷➹➷➹


Halo Readers!!


Gimana episode kali ini?!


*Jangan lupa like, coment, and ratting...


Terimakasih sudah membaca novel saya ❤💞, mohon maaf karena Author masih banyak kekurangan (ू˃̣̣̣̣̣̣︿˂̣̣̣̣̣̣ ू)


See you next time!!!