
[Isi surat yang diberikan Rina]
Lyuci doain aku ya di negara B, semoga kamu baik baik aja di negara A ya, dan maaf aku gak bilang sama kamu secara langsung, aku gak berani takutnya nanti aku gak sanggup pergi.
Dan yang terpenting aku gak bakalan lupain kamu, nanti aku bakal balik ke negara A kok.
Semoga aja pas aku balik kamu masih ada dinegara A.
Pesan penting:selalu waspada apalagi sama Alex!
Jaga diri kamu baik baik ya
Bye sampai ketemu lagi
Tertanda
Rina Amaya Nevabed
___
"aku bakalan nunggu kamu kok Rin, semoga kamu bahagia di negara B" gumam Lyuci sambil berkaca kaca.
[Waktu pulang sekolah tiba]
Devan mengajak Lyuci untuk ikut dengannya tetapi Lyuci menolak. Walaupun Lyuci menolak untuk ikut dengannya.
Devan tetap mengkuti Lyuci dengan menyamar. Ia takut Lyuci kenapa kenapa akibat kejadian disekolah tadi.
...
Ketika sedang berjalan Lyuci merasa ada yang mengikutinya tetapi ketika ia menoleh tidak ada seorangpun."perasaan.....,mungkin cuman persaan aku aja" gumam Lyuci.
Lyuci melanjutkan jalannya hingga tiba tiba ia di bungkam dari belakang sampai pingsan.
Lyuci dibawa kesebuah bangunan tua, tempat itu di penuhi dengan bau amis darah.
Tempat itu sepertinya memang tempat untuk penyekapan dan penyiksaan orang. Lyuci di kurung di sebuah ruangan. Orang yang menculik Lyuci meninggalkan Lyuci sendirian di ruangan itu.
Malam hari pun tiba Lyuci terbangun dan perlahan membuka matanya, ia kaget karena di ruangan itu banyak sekali foto dirinya. Bahkan ada foto kakak dan kedua adik nya.
"dimana aku, kenapa banyak fotoku disini. Apakah orang yang menyekapku selalu mengikutiku.." batin Lyuci.
Lyuci mencoba membuka ikatan di tangannya, tetapi terdengar ada suara langkah kaki yang menuju ke ruangan itu.
Lyuci langsung pura pura pingsan.
Perlahan pintu terbuka dan terlihat sosok laki laki yang memakai baju serba hitam dan menggunakan masker.
Kemudian pria itu menggendong Lyuci dan membawa pergi Lyuci dari tempat itu.
"BERESKAN SEMUANYA! saya akan membawa gadis ini pulang dulu" teriak orang itu kepada anak buahnya."SIAP TUAN!" kata semua anak buah pria itu.
Ketika di mobil pria itu meletakkan Lyuci di sampingnya lalu berkata "bangunlah aku tau kau hanya pura pura". Dengan mengumpulkan keberaniannya Lyuci membuka matanya.
"terimakasih telah menolongku" kata Lyuci
"ya, aku akan mengantarmu pulang" kata pria itu. Lyuci disuruh untuk menunjukkan jalan kerumahnya.
Ditengah perjalanan Lyuci bertanya "siapa namamu dan kenapa kau mau menolongku?".
"kau tidak perlu tau namaku dan apa salahnya jika menolong orang yang membutuhkan bantuan?" kata pria itu dingin.
Setelah itu Lyuci hanya diam sepanjang perjalanan.
...
"apakah ini rumahmu?" tanya pria itu. "iya, terimakasih telah mengantarku".
pria itu hanya menganggukkan kepala lalu pergi.
Di rumah Lyuci, kakak dan kedua adiknya sangat panik harus mencari Lyuci kemana lagi.
"Kak kami takut kak Lyuci kenapa kenapa hiks..hiks.." kata Marvel dan Mia.
"Kak Lyuci pasti baik baik aja kok" kata Luca sambil memeluk kedua adiknya agar mereka tenang walaupun dirinya pun sangat panik.
Tok..tok..tok..
Lyuca membuka pintu dan terkejut sekaligus lega karena Lyuci akhirnya pulang.
"kemana saja kau Lyuci?" tanya Lyuca.
"nanti akan aku ceritakan kak, aku mau istirahat dulu" kata Lyuci sambil berjalan menuju kamarnya.
"kak Lyuca, kak Lyuci kenapa?" tanya Marvel. "kak Luci tidak apa apa, kita biarkan kak Lyuci istirahat dulu ya" jawab Lyuca lalu membawa kedua adiknya kekamar mereka masing masing.
[Dikamar Lyuci]
Lyuci mengganti pakaiannya kemudian membaringkan tubuhnya untuk tidur, tetapi tidak bisa karena Lyuci terus memikirkan siapa yang menculik dan siapa yang menyelamatkannya.
"apa jangan jangan yang disurat Rina itu...maksudnya Alex yang menculikku?" batin Lyuci. Lyuci terus memikirkan hal itu dan tertidur ketika jam 1 malam.
......................