
Nezza dan teman-temannya pun kaget
"Hanss???" ujar nezza Niko dan Aldo bersamaan
"Kamu kenal nezz sama dia" tanya Bima
"dia Hans sepupunya Vikram Bim" Jawab nezza
"kalian ada apa kesini,kok kalian tau rumahku" tanya Hans dengan terkejut melihat nezza dan teman-temannya datang ke rumahnya
"kita mau cari Vikram Hans ,kita kira ini rumah Vikram "ujar nezza
"Vikram?,emang dia kenapa?"tanya Hans
"lu kga tau Vikram ngilang dan temen gue Agra meninggal ,dan orang yg terakhir bersama Agra itu Vikram "sambung Niko
"gue ngak tau Vikram dimana ,sejak semalem abis dari kantor polisi gue pulang,kalian berdua kan juga disana"ujar Hans
" lu serius ngk tau Hans" tanya nezza
"serius gue kga tau nezz" jawab Hans
" terus Vikram dimana lu pan sepupunya massa kga tau" geram Aldo
"ya mana gue tau,terus kalian Dateng rame-rame ke rumah gue sama bawa polisi emg mau ngapain ,ganggu waktu gue aja,gue sibuk tau kga "jawab Hans dengan kesal
"sorry Hans kita ngk bermaksud ganggu kesibukan lu,kita cuma pngn tau Vikram dimana itu aja kok,maaf ya" sambung nezza
"iya gapapa,tapi kalau kalian tanya Vikram ke gue,gue bener kga tau "ujar Hans
Bima yg dari tadi mendengar kan pun menyela pembicaraan mereka
"hemm ya sudah kalau begitu maaf kedatangan kami menggangu kesibukan anda tuan,kalau begitu kami pamit pulang dulu"
"tapi Bim"sahut Nezza"
"Nezza ayo pulang kamu ngk lihat seperti nya tuan Hans sedang sibuk" ujar bima
Aldo pun ikut membujuk nezza agar mau ikut pulang
" iya nezz ayok"
nezza pun menuruti permintaan Bima dan Aldo untuk pulang
"ya udah Hans gue sama temen-temen balik dulu,sorry ganggu lu"ujar nezza
"iya nezz sorry gue juga sibuk banget hari ini" jelas Hans
kemudian nezza,Bima,Aldo dan Niko pun meninggalkan rumah Hans
kemudian di dalam mobil mereka berbincang-bincang
"eh nezz lu ngerasa ada yang aneh ngk sih sama Hans" tanya Aldo
"lu ngerasa juga do,makanya dari tadi gue diem ,si Hans kayaknya ngk suka kita ke rumahnya" sambung Niko
"emang kalian ngerasa begitu?" tanya nezza
"iya nezz" jelas Niko
"ada yang ngk beres kayaknya sama si Hans itu" sambung Bima
"maksudnya Bim" tanya nezza
"iya maksud pak pol apa?"Niko ikut bertanya
"aku ngerasa Hans itu nyembunyiin sesuatu" jawab Bima
"gue juga ngerasa gitu nezz,sama kayak yg di fikirin pak pol,coba kalian fikir deh Hans sepupu Vikram kga mungkin dia kga tau Vikram dimana kan,ya kalaupun dia kga tau setidaknya dia ngasih tau alamat Vikram kan,ini ngak malah dia marah-marah aneh ngk sih?"
" iya kamu benar itu tadi juga yg saya fikirkan" ujar Bima
"terus kita harus gimana sekarang,kita ngk tau Vikram dimana ?"
"nanti aku dan anggota ku ke klub itu lagi untuk mencari bukti" jawab Bima
"gue ikut ya Bim" pinta nezza
"ngak nezza,ini tugas aku lebih baik kamu istirahat saja,nanti mama kamu cemas ,tadi kamu juga tidak masuk kampus kan" bujuk Bima
"tapi Bim gue pengen tau Vikram dimana?" ujar nezza
" bener kata pak pol nezz,mending lu istirahat" Niko pun ikut membujuk nezza
"Nezz dengerin aku,kamu mau kasus ini cepat selesai kan,kamu juga pengen tau penjelasan dari Vikram kan dan di mana dia saat ini" tanya Bima
" iya Bim" jawab nezza
" ya sudah aku antar kalian ke rumah Agra ambil motor kalian dan nezza aku anterin kamu pulang ,oh ya motor kamu udah di rumah tadi aku udah suruh teman aku anterin ke rumah kamu " ujar Bima
"thanks ya Bim"
"iya sama-sama nezza"
" thanks pak pol udah bantuin kita cari Vikram"sahut Niko.
"itu sudah tugas gue jadi santai aja,oh ya kalian berdua jangan panggil gue pak pol,panggil nama gue aja,nama gue Bima" ujar Bima
"oke Bim,eh tapi kayaknya agak gimana gitu panggil nama lu pan polisi , gimana kalo panggil lu bro aja biar lebih akrab" ujar Aldo
"Yoi bener kata Aldo,gimana bro Bim" Niko pun setuju
"terserah kalian saja lah" ujar Bima
"wkwkwk oke bro Bima"
mereka pun tertawa bersama termasuk nezza,Bima yg melihat nezza tertawa pun ada rasa lega , setidaknya nezza bisa melupakan kesedihannya walaupun cuma sementara karena sifat konyol teman-temannya
kemudian Bima pun mengantar Aldo dan Niko ke rumah Agra untuk mengambil motornya , setelah itu mengantar nezza pulang ke rumahnya
dan sesampainya di rumah nezza Bima pun menyuruh nezza masuk rumah dan istirahat, setelah memastikan nezza masuk ke rumahnya ,Bima pun kembali ke polres...
sesampainya di polres Bima pun menemui anggota nya
"Dim Tolong lu cari tau tentang pria bernama Hans yang tinggal di jalan Bougenville no 05" perintah Bima kepada Dimas
"emang kenapa lu suruh gue selidiki tu orang Bim" tanya Dimas
"gue rasa ini ada hubungannya sama hilangnya Vikram ,dan Vikram ada hubungannya dengan kematian diagra putra " ujar Bima
"lu serius Bim" tanya Dimas
" iya dim dari gerak-gerik Hans tadi gue simpulin bahwa dia ada hubungannya dengan kasus ini"
"baiklah klo gitu Bim,gue tau insting lu selalu tepat sasaran ,ya udah gue cari tau dulu tentang Hans itu" ujar Dimas
"oke thanks dim,oh ya Anto Dimana?" tanya Bima
"tadi dia Dateng ke klub yang kemaren kita razia , dan dia lagi cari bukti-bukti lain soal kematian Agra" jawab Dimas
" oke kalo gitu gue nyusul Anto dulu ya dim,lu jangan lupa tugas dari gue tadi"
"eh lu kga istirahat dulu" tanya Dimas
"tar aja dim,oke kalo gitu gue cabut dulu ya" jawab Bima yg kemudian menyusul Anto
"siap komandan" ujar Dimas
Bimapun pergi ke klub untuk menyelidiki kasus Agra
keesokan harinya di polres
Bima sedang ketiduran di polres tak disangka nezza juga datang ke polres tersebut dan membawa makanan buat Bima
nezza pun masuk ke polres dan bertanya kepada seseorang tentang keberadaan Bima
" permisi pak ,apa Bima nya ada?" tanya nezza kepada Dimas
" Bima sedang tidur nona,apa ada yg bisa saya bantu"
"aduh padahal saya mau ketemu sama Bima"jawab nezza
Anto yang pernah melihat nezza pun menghampiri nezza dan Dimas....
"ada apa dim?"tanya Anto kepada Dimas
Ada yg Dateng ke polres nih buat nemuin Bima
Cie apa nezza akan ketemu Bima lagi ya ðŸ¤