Love You My Police

Love You My Police
Teman Masa Kecil



"hehe iya Vi,oh ya kalau kamu udah punya pacar belum?" tanya Alex


"hehe belum mas Alex , boro-boro punya pacar hehe aku sibuk terbang terus" ucap viona


"haha memangnya kamu ngak pernah dekat gitu dengan pilot-pilot " tanya Alex pada Viona


"haha Deket sih,tapi cuma sebatas rekan aja mas"ucap viona


"haha maksud aku ,kamu ngak pernah pacaran sama mereka" tanya alex lagi


"haha ngak lah mas ,mas Alex nih ada-ada aja " ucap Viona


"haha iya udah Vi ,aku cuma nanya aja " ucap Alek kemudian tersenyum pada Viona


"hehe iya mas"ucap Viona


"em oh ya Vi mau makan apa "tanya Alex sambil memberikan buku menu pada Viona


"aku nasi goreng aja mas,lama gak makan nasi goreng hehe" ucap viona


"serius Vi ,ngak takut gemuk kamu , soalnya biasanya cewek suka jaim kalau makan makanan yang berminyak katanya bisa buat gemuk lah gimana lah ,eh tapi maaf aku ngomong gitu" ucap Alex yang memang dia pernah mengalami hal menyebalkan seperti itu bersama mantan nya dulu yang sangat menjaga badan nya agar tidak gemuk,padahal Alex tak masalah mau cewek gemuk atau kurus Alex tetap menerima apa adanya kok,makanya itu Alex heran dengan Viona yang seorang pramugari tapi dia ngak jaim kalau makan makanan yang berminyak pdhl setau Alex pramugari itu sangat menjaga penampilan nya.


"haha mas Alex lucu deh,ngak semua cewek gitu kali " ucap viona


"hehe gitu ya,tapi serius Vi kadang ada juga yang gitu" ucap Alex


"hahaha oh iya mas,tapi gak semua kok" ucap viona dan mereka pun tertawa bersama


disaat mereka sedang mengobrol sambil memesan makanan tiba-tiba seseorang menghampiri mereka ...


"Alex "panggil seseorang itu


"Kareen ngapain kamu disini" ucap Alex terkejut karena dia bertemu dengan mantan pacarnya yaitu Kareena Lucia Patrist atau biasa di panggil Kareen


"oh aku sedang makan dong sama calon suamiku" ucap Kareen angkuh


"oh ya ,bagus lah kamu sudah menemukan seseorang yang kamu cari" ucap Alex


"iya dong , daripada sama kamu yang selalu buat aku ngak nyaman" ucap Kareen


"ah iya aku memang gitu"ucap Alex tak peduli


lalu Kareen pun melirik Viona


"oh ya ini siapa,ngak mungkin pacar kamu kan , massa dia mau sama kamu ,ngak mungkin cewek cantik kayak dia mau" ucap Kareen angkuh


"oh ya atau mungkin dia disini godain kamu kan nona?" tanya Kareen pada Viona


Alex pun sangat kesal dengan sifat angkuh Kareen,di saat Alex mau menjawab Kareen pun Viona malah menyahut, karena tak tega melihat Alex


"kalau saya pacar nya Alex kenapa nona,ada masalah" tanya Viona pada Kareen


Alex pun terkejut karena viona bilang kalau dia adalah pacarnya


sementara Kareen pun masih tak percaya kalau Alex punya pacar secantik viona


"ga mungkin anda berbohong kan nona" ucap Kareen


"saya serius nona,iya kan sayang" ucap viona sambil melihat Alex


"iya sayang" Alex pun refleks menjawab viona


"haha kalian jangan bohong ,kalau benar kalian pacaran apa buktinya?" tanya Kareen masih dengan keangkuhannya


Alex yang kesal pun kemudian mendekati viona lalu mencium bibir viona


Viona pun sempat terkejut tapi dia berusaha bersikap biasa saja padahal hati dia sedang dag Dig dug


setelah itu pun Alex kembali duduk di kursinya


"bagaimana ?,apa masih ngak percaya,atau mau lihat yang lebih hot dari yang tadi?" tanya Alex pada Kareen


kareen pun kesal dengan tindakan Alex yang menurutnya mempermalukan nya dan daripada dia makin malu dia pun akhirnya mengaku kalah


"hemm okay aku percaya sekarang,kalau begitu aku kesana dulu sama calon suamiku" ucap Kareen masih angkuh dan kemudian berlalu meninggalkan Alex dan Viona


sementara itu....


"emmm gapapa kok mas ,aku juga minta maaf tadi bilang kalau mas Alex pacar aku" ucap viona


"ga perlu minta maaf Vi ,aku yang malah berterima kasih sama kamu, kamu udah bantuin aku ngelawan sifat angkuhnya Kareen tadi" ucap Alex


", memang dia siapa mas" tanya Viona


"dia mantan aku Vi ,dan dia ninggalin aku karena dia mencari cowok yang bertitel Vi ,ya gitu sekarang dia sombong karena yang aku tau dia akan nikah sama seorang polisi "ucap Alex


"gitu ya mas,aku juga ngak suka sama cewek tadi ,maaf ya mas karena menurut ku dia terlalu sombong dan padahal baru calon istri polisi aja udah kayak gitu , gimana mau jadi ibu Bayangkari kalau sombong gitu" ucap viona karena dia juga geram dengan sifat Kareen tadi


"haha gitulah Vi , udahlah biarin aja dia gitu ,oh ya Vi sekali lagi maaf atas yang tadi" ucap Alex lagi


"iya mas gapapa kok" ucap viona


Alex pun kagum dengan sifat viona yang cantik dan baik itu,dan kemudian mereka pun melanjutkan makan mereka karena pesanan mereka sudah di antar kan oleh pramusaji di cafe tersebut.


Keesokan harinya Alex berkunjung ke penginapan Viona karena viona memberikan alamat penginapan nya pada Alex


kemudian Alex pun memencet bel pintu penginapan Viona


tak lama kemudian viona pun membukakan pintu...


"oh mas Alex , silahkan masuk" ucap viona mempersilakan Alex untuk masuk


"ah iya Vi terima kasih" ucap Alex kemudian dia pun masuk ke penginapan Viona


"silahkan duduk mas" ucap Viona dan kemudian Alex pun menuruti viona, sementara Viona dia pamit ke dapur untuk membuat kan minuman untuk Alex , lalu Alex juga sedang melihat lihat penginapan Viona


lalu Alex pun menemukan sebuah bingkai foto di sebuah meja dan Alex pun melihat foto tersebut setelah Alex melihat foto tersebut Alex pun terkejut ternyata....


tak lama kemudian viona pun kembali membawa jus jeruk untuk Alex dan meletakkan nya di meja


"mas Alex lihat apa" tanya Viona yang melihat Alex sedang berdiri


kemudian refleks alex pun memeluk viona ,viona pun terkejut kenapa Alex tiba-tiba memeluk nya


"Vio vio "ucap Alex pada Viona


Viona yang mendengar nama itu pun juga terkejut kenapa Alex menyebutkan nama itu karena itu adalah nama massa kecilnya berasama sahabat kecilnya waktu dia masih kecil, setelah itu Alex melepaskan pelukannya.


"mas Alex tau darimana nama itu" tanya Viona berkaca-kaca


"karena aku adalah Ale-ale mu Vio" ucap Alex pada Viona


"jadi mas Alex itu Ale ?" tanya Viona dan kemudian viona pun menangis


"iya vio ,hei jangan menangis"ucap Alex kemudian dia memeluk viona lagi untuk menenangkan viona


"Ale jahat ,kenapa Ale pergi ninggalin vio" ucap Viona sambil menangis


"maafin Ale vio , karena Ale baru kembali dan baru bertemu lagi dengan kamu setelah kita dewasa,aku pun sering mencari tau tentang kamu,dan aku sempat datang ke rumah kamu dulu,tapi ada yang bilang kamu sudah pindah bersama orang tua kamu"jelas Alex


memang waktu itu orang tua Alex mengajak Alex untuk pindah rumah,dan Alex pun pamit pada Viona , viona pun menangis karena sahabat kecilnya pergi ninggalin dia ,lalu setelah beberapa bulan setelah Alex pindah,viona pun juga pindah ke kota lain ,dan saat Alex beranjak dewasa dia balik ke kota lamanya untuk mencari viona ,tapi kata tetangga lamanya viona sudah pindah rumah,dan tetangga nya pun tak tau Viona pindah kemana,Alex pun sangat sedih karena kehilangan vio nya,dan akhirnya setelah beberapa lama dia pun bertemu dengan Viona lagi dengan kejadian yang tak terduga ini saat Alex lupa meninggalkan tas nya di bandara,saat itu lah awal dia bertemu lagi dengan Viona dan Alex pun sangat senang bisa bertemu dengan Viona lagi.


"jadi Ale dulu cari vio" ucap viona


"iya vio ,Ale cari vio tapi vio sudah pindah" ucap Alex


"iya Ale ,vio pindah karena vio menunggu Ale tapi Ale tak kembali ,vio fikir Ale sudah melupakan vio ,dan waktu itu juga mama sama papa vio ngajak vio pindah ke kota lain "jelas viona


"Ale ngak mungkin lupain vio,maafin Ale karena baru kembali " ucap Alex


"Alex ga perlu minta maaf,yang penting sekarang Ale udah kembali,jangan pergi lagi ya ale" ucap viona


"iya vio Ale ngak akan pergi lagi vio" ucap Alex


"oh ya Ale tau kenapa vio jadi pramugari" tanya Viona


"memangnya kenapa vio" tanya Alex


"karena vio ingin mencari Alex di kota manapun meskipun itu di luar negri sekalipun karena vio ingin bertemu lagi dengan Ale ,makanya vio juga selalu membawa foto masa kecil kita Ale" ucap Viona


"iya kah vio,makasih karena kamu masih inggat dengan Ale "ucap Alex sambil mengusap air mata viona


"iya Ale " ucap viona yang masih menangis